5 Alasan Pokok Isi Quran PENYEBAB KAMI MENINGGALKAN ISLAM dan BERALIH MENJADI KRISTEN

LIMA ALASAN POKOK TENTANG ISI AL-QURAN YANG MENYEBABKAN KAMI MENINGGALKAN AGAMA ISLAM DAN BERALIH MENJADI PEMELUK AGAMA KRISTEN

Ada 5 (lima) inti pokok, dari ajaran Alquran tersebut yang saya tolak sebagai wahyu Allah, padahal kelima hal tersebut sebenarnya landasan vital/sokoguru dari ajaran agama Islam itu sendiri.

Ke 5 (lima) inti pokok tersebut adalah sebagai berikut :

1. Menolak perintah wajib sholat 5 kali sehari semalam dengan berdoa dalam bahasa Arab, berkiblat ke Kaabah + Batu Hitamnya yang ada di Mekah.
2. Menolak surat 72 Al Jin sebagai wahyu Allah karena bersifat kontradiksi.
3. Menolak kewajiban melakukan “doa syalawat bagi Muhammad”
4. Menolak hukum syariah Islam sebagaimana ditetapkan dalam Alquran karena kejam, tidak adil dan “out of dated”/ketinggalan zaman.
5. Menganggap nats 68 Al Kalam 10 yang berbunyi “JANGANLAH KAMU IKUTI SETIAP ORANG YANG BANYAK BERSUMPAH LAGI HINA” sebagai nats yang tidak disadari oleh Muhammad sendiri, telah membuka kedok apa isi Alquran itu sebenarnya.

Dalil-dalil atau rincian-rincian lebih lanjut tentang ke lima pokok penolakan mereka atas Alquran sebagai satu KITAB YANG DIWAHYUHKAN OLEH ALLAH dan menganggapnya hanya sebagai KITAB INSANI belaka, hasil karya Muhammad + rekan-rekannya yang diaku-akui sebagai Wahyu Allah, rincian adalah seperti di jabarkan berikut ini.

—————————————————————————————————————

PENOLAKAN PERTAMA :
PENOLAKAN ATAS PERINTAH WAJIB SOLAT 5 (LIMA) KALI
SEHARI SEMALAM DALAM BAHASA ARAB DENGAN KIBLAT KE MEKAH.

Sebelum kami membahas PENOLAKAN tersebut di atas, dianggap perlu untuk memberikan informasi-informasi terlebih dahulu sebagai berikut :

a. Bahwa isi Alquran di imani oleh umat Islam sebagai 100 % wahyu Allah yang didiktekan/di imlakan kepada nabi Muhammad secara langsung oleh Allah atau lewat malaikat Jibril dengan kalimat demi kalimat, kata demi kata sampai ke titik komanya, sehingga isi Alquran tersebut sama sekali bebas dari buah pikiran dan karangan manusia, termasuk Nabi Muhammad sendiri.

b. Bahwa ajaran Islam yang terpokok adalah “TAUHID” yaitu pengakuan: “TIADA TUHAN LAIN SELAIN DARI ALLAH/LAILA HAILALLAH dan HANYA KEPADA DIALAH MEREKA WAJIB SEMBAH SUJUD DAN MEMINTA PERTOLONGAN” (QS.1 Al Fatitah 5)

c. Pada waktu Muhammad dan pengikut-pengikutnya tiba di Medinah karena terpaksa Hijrah dari Mekah, di kota itu terdapat banyak bangsa Yahudi yang walaupun tidak berupa kelompok mayoritas namun punya pengaruh besar khususnya di bidang pemerintahan, ekonomi dan sosial budaya. Bangsa Yahudi ini dengan fanatik beragama dan setiap harinya melaksanakan ibadah sembahyangnya dengan kiblat ke YERUSALEM.

d. Karena posisi Muhammad dan pengikut-pengikutnya pada waktu itu masih lemah dan berstatus “menumpang” di negeri orang, maka arah kiblat shalat mereka di tetapkan oleh Muhammad juga kearah YERUSALEM sebagai satu taktik penyesuaian, karena Muhammad mengklaim Agama Islam yang dibawanya itu adalah AGAMA kelanjutan dari Agama Yahudi dan Agama Kristen.

e. KIBLAT kearah YERUSALEM ini berjalan bertahun-tahun lamanya sampai pada satu saat Muhammad + pengikut-pengikutnya merasa cukup kuat untuk mendominasi kota Medinah dengan mengusir bangsa Yahudi ke luar dari sana yang memang betul-betul dapat di laksanakan dengan kekuatan pedang (perang).
Serentak dengan terusirnya bangsa Yahudi ke luar dari Medinah, dengan alasan mendapat wahyu dari Allah, KIBLAT Sholat kearah Yerusalem di batalkan oleh Muhammad dan digantinya dengan arah baru yaitu ke arah MEKAH karena di sana ada BAITHOLLAH/RUMAH ALLAH yaitu apa yang kita kenal dengan KAABAH + BATU HITAMNYA sekarang ini ( Qs 2 Al Baqarah 142-145 dan 149-150).

f. Selain adanya perobahan KIBLAT ini, juga di tetapkan oleh Muhammad bahwa sholat dilakukan 5 kali sehari-semalam dengan total 17 X ruku dan sujud dan sholatnya harus dilakukan dalam BAHASA ARAB.

Juga ditetapkan bahwa setiap orang Islam yang mengaku dirinya “MUKMIN” diwajibkan melaksanakan IBADAH HAJI ke Mekkah dengan kewajiban mengelilingi KAABAH + BATU HITAM yang ada di dalamnya sebanyak 7 X putaran dan pada setiap selesainya satu putaran harus Ruku dan Sujud menyembah serta mencium BATU HITAM di Kaabah itu sembari mengucapkan doa “ALLAHUMA LABAIK BISMILLAHILAHU AKBAR” yang artinya: “KAMI MEMENUHI PANGGILANMU YA ALLAH !!!.

Note :
1) Bilamana ketentuan 7X mengelilingi KAABAH dengan melaksanakan ritus ruku sujud menyembah serta mencium BATU HITAM di sertai dengan kata-kata doa tersebut di atas, tidak dilaksanakan oleh para calon-calon Haji, maka berarti bahwa pelaksanaan rukun-nya tidaklah lengkap.
2) Setiap umat Islam harus dan wajib melaksanakan sholat 5X sehari-semalam dengan total 17X Ruku dan Sujud dengan Kiblat kearah Kaabah/baithollah di Mekkah itu dengan memakai bahasa Arab, karena bilamana mereka mengabaikannya maka tanpa ampun lagi mereka akan diganjar dengan hukuman API NERAKA, karena sholat 5X sehari-semalaman ini adalah Tiang-Utama atau SOKO GURU dari Agama Islam itu sendiri.

Sekarang mari kami sampaikan kepada uraian dan dalil-dalil kenapa kami menolak ajaran ALQURAN tersebut di atas sebagai satu ajaran yang tidak di WAHYUKAN oleh ALLAH melainkan hanya sebagai buah pikiran, bikin-bikinan dan rekaan dari Muhammad + kawan-kawannya saja dengan maksud tertentu dengan diselubungi sebagai “WAHYU cq. PERINTAH ALLAH”.

1) Mulut umat Islam minimal 5X sehari komat-kamit, bahkan adakalanya dengan suara yang keras-lantang dibantu dengan loundspeaker pula, mengumandangkan “BAHWA TIADA TUHAN SELAIN DARI ALLAH – LAILAHAILALLAH DAN KEPADANYA SAJALAH MEREKA WAJIB SUJUD MENYEMBAH” (kalau dalam Alkitab seturut Yesaya 45:5a dan 21b dan Matius 4:10), namun beberapa saat kemudian mereka Ruku, Sujud menyembah kepada Allah yang sudah berubah wujudnya menjadi BATU HITAM yang ada dalam bangunan tersebut dari batu-bata sebelumnya dengan kain hitam yang diberi predikat BAITULLAH/KABAH yang ada di Mekah itu.

2) Mulut umat Islam selalu kumat-kamit mengakui bahwa Allah itu pada satu titik yang bersamaan ada di-mana2 di setiap sudut dan penjuru dimensi dunia dan alam semesta ini, namun kenyataannya minimal 5 x dalam sehari-semalam. Allah hanya berada di Mekah dalam Kabaah dalam bentuk BATU HITAM itu saja.

3) ALQURAN cq ajaran Agama Islam – DALAM TEORINYA, tegas2 melarang umatnya menyembah PATUNG dan BERHALA karena hal itu berarti SYIRIK/MENDUAKAN ALLAH dan bertentangan diametral dengan inti syahadad “LAILAHAILALLAH ” namun dalam praktek kenyataannya dalam melaksanakan ibadah haji, berjuta2 umat Islam telah melakukan syirik dengan ruku, syujud menyembah Kaabah dan mencium BATU HITAM yang ada di dalamnya sambil mengucapkan doanya “ALLAHUMA, BISMILAHILAHU sebanyak 7 x ber-turut2.

4) Hal atau kenyataan yang di kemukakan dictum 3 diatas, adalah sekali gus membantah alas an umat Islam yang menyatakan: “Memang adalah benar bahwa kami melaksanakan 5 x sholat sehari dengan 17 x ruku dan syujutnya dengan kiblat ke Kabaah/Baitullah di Mekah itu, namun itu hanya manifestasi dari “TITIK PERSATUAN ARAH SHOLAT UMAT ISLAM SEDUNIA” saja, dan pada waktu kami melaksanakan sholat tersebut sama sekali tidak terlintas dalam fikiran kami untuk sembah sujud kepada Kaabah + Batu hitam didalamnya itu karena Kaabah + Batu kayu hitam tsb adalah hanya benda atau materi yang tiada manfaat dan melarat belaka” (lihat buku tafsir Alquran karangan Mahmud Yunus), dan disamping itu umat percaya dan iman bahwa Allah itu di satu detik yang bersamaan ada di-mana2 seantero muka bumi dan jagat.

Disamping bantahan di dictum 3 di atas kalau seandainya belum diaggap cukup, ada lagi 2 dalil bantahan dari kami bahwa alasan umat Islam tersebut di atas adalah teori yang di-cari2 dan di-buat2 saja seumpamanya menegakkan “BENANG BASAH” sebagai berikut:

a. Berdasarkan TEORI, bila seekor ayam jantan yang seluruh bulunya hitam, kawin dengan seekor ayam betina yang juga seluruh bulunya hitam (tanpa ada perkawinan dengan ayam jantan lain) maka pastilah anak ayam hasil perkawinan itu juga berbulu hitam. Eeh, sesudah telur menetas ternyata anak ayam itu bukan berbulu hitam tetapi merah. Sekarang tentu timbul pertanyaan yang mana yang benar “TEORI-nya atau KENYATAANNYA? Jawabannya sudah pasti “KENYATAANNYALAH YANG BENAR”, karena kenyataannya bulu anak ayam itu merah, bukan hitam.

Kalau hal ini dikaitkan dengan pernyataan atau alasan umat Islam tersebut di atas yang teorinya tidak Ruku, Sembah Sujud ke Kaabah/baitullah + Batu Hitam yang ada di dalamnya di Mekkah itu, melainkan hanya semata-mata satu manifestasi dari TITIK persatuan ARAH Sholat saja, jelaslah bahwa teori ini tidak benar atau TER-HUJAH, karena dalam PRAKTEK KENYATAANNYA yang dapat di lihat dengan mata kepala setiap orang pada setiap waktu dan setiap harinya bahwa umat Islam minimal 5 X dalam sehari semalam melakukan 17X ruku dan sembah Sujud kearah Kaabah/baitullah + Batu Hitam yang ada di Mekkah itu. Ini kenyataan dan bukan teori !!!.

b. Pernyataan umat Islam bahwa mereka beriman dan percaya bahwa Allah pada satu detik yang bersamaan berada dimana-mana di seantero sudut dan dimensi dunia dan alam semesta ini, kami anggap hanya teori belaka saja, karena dalam PRAKTEK KENYATAANNYA yang dapat dilihat dengan mata kepada setiap orang setiap harinya ALLAH selama 5X jangka waktu sholat hanya berada di Mekkah saja, yaitu kalau tidak berubah bentuk menjadi Kaabah + Batu Hitamnya, sekurang-kurangnya dia berdiam di dalamnya, karena di sujud sembahi sebanyak 17X rakaat oleh umat Islam. Dan kalau kenyataan inipun di bantah juga, maka sekali sentuhan, seluruhnya dunia dan jagad raya ini menjadi kosong ditinggalkan oleh Allah, karena Allah hanya berada di Mekkah saja yaitu telah berubah wujud menjadi Batu Hitam yang ada di Kaabah/baitullah itu, berdasarkan kenyataan yang dapat dilihat jutaan orang secara langsung ditempat dan ratusan juta secara tidak langsung lewat siaran TV-Satelit dimana umat Islam sembah sujud dan mencium Batu Hitam itu dengan dibarengi doa “KAMI MEMENUHI PANGGILANMU YA ALLAH !!!”.

Dengan mengucapkan doa/kata-kata seperti ini masih adakah orang yang berfikiran waras dapat menyangkal bahwa ALLAH yang Maha Kuasa dan Esa itu tidak/berubah wujud menjadi Batu Hitam tersebut? Ini adalah kenyataan dan bukan teori !!.

5) Bahwa Muhammad dengan Al qurannya mewajibkan umatnya melakukan doa dan sholat dalam bahasa Arab berdasarkan wahyu Allah yang diterimanya dari Allah, adalah satu hal yang diragukan. Apakah benar bahwa Allah itu hanya mengerti bahasa Arab saja? Bukankah Allah itu bersifat universal milik semua bangsa di dunia ini sehingga dengan sendirinya tidak terbatas pada satu bahasa saja? Kenapa berdoa-sholat harus mutlak menggunakan bahasa Arab dan kenapa Sholatnya harus berkiblat ke Mekkah saja, sepertinya Allah hanya ada di situ saja?

Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut adalah hanya satu dan singkat yaitu “INI ADALAH POLITIK DOMINASI ARABISME” saja, karena harus di ingat bahwa Muhammad + rekan-rekannya yang menulis dan menerbitkan Alquran itu adalah orang-orang Arab sebagaimana kita ketahui bahwa Muhammad bukan saja menyatakan dirinya sebagai Nabi Rasul Allah, melainkan juga selama dasawarsa-dasawarsa bagaimana akhir hidupnya adalah Raja atau Amirul Mukminin seluruh Jazirah Arab (Saudi Arabiah sekarang ini).

6) Apakah masuk akal bahwa Allah yang Esa itu, Yang Maha Kuasa, yang Roh, Yang tidak ada persamaannya, Yang Kekal dan tidak berubah itu bahkan umat Islam sendiri mengklassifikasikan Allah itu dengan 20 sifat dan 90 predikat kok disamakan begitu saja dengan BATU HITAM yang ada dalam Kaabah/Baitullah di Mekah. Tegasnya ALQURAN itu bersifat dualistis, kontradiksius dan oxiomolitis (berisi pertentangan-pertentangan dalam dirinya sendiri), karena disatu pihak ALQURAN itu menjunjung, mengkultus, memuliakan ALLAH sebagai satu oknum yang tidak ada setara-Nya, namun dilain pihak segera sesudah itu AL QURAN menghina ALLAH dengan menyamakan-NYA dengan BATU HITAM yang ada di dalam Kaabah/Baitullah di Mekah itu, terbukti pada waktu sang calon Haji mencium BATU HITAM itu dia melafazkan kata-kata doa: “KAMI MEMENUHI PANGGAILANMU YA ALLAH!”, jadi BATU HITAM itulah ALLAH !!!.

7) Apa masuk di akal bahwa Allah yang adalah pencipta langit dan bumi itu beserta segala isinya baik yang kelihatan maupun yang tidak, mempunyai rumah atau bait di dunia ini adanya khusus di Mekah saja dan harus di Sujud sembahi 5X dalam sehari-semalam yaitu waktu Subuh, Lohor, Asyar, Magrib dan Isya karena pada waktu-waktu itulah ALLAH ada di rumah-Nya ?

NOTE :
Ajaran ALKITAB ialah bahwa ALLAH tidak punya RUMAH di dunia ini, karena langit adalah TAHTANYA dan bumi adalah TUMPUAN KAKINYA …(Kis. 7:48-50), yang berarti bahwa ALLAH dalam satu detik yang bersamaan ada dimana-mana, ada disetiap milimeter ruang dimuka bumi dan di jagad raya ini, sehingga bilamana kita berdoa kepada Allah tidak perlu ada kiblat-kiblatan, kearah mana saja kita berdoa disitu ada ALLAH, selain itu kita tidak perlu gerak-gerik jasmani tertentu (ruku) dan tidak perlu doa dilafalkan dengan suara-suara yang berirama, melainkan berdoalah dengan roh dan kebenaran karena Allah itu Roh adanya (Yoh. 4:21-24).
————————————————————————————————————————————————–

PENOLAKAN ke-2:
MENOLAK SURAT 72 AL’JIN SEBAGAI ANEH
DAN TIDAK MASUK AKAL SERTA KONTRADIKSIUS.

Dalam Alquran ada terdapat satu SURAT No. 72 yang dinamakan “AL-JIN” yang isinya al:
1) Bahwa di dunia ini ada jin jin yang SALEH/MUKMIN dan ada jin-jin yang kafir (Mukadimah Surat Al-Jin dan 72 Aljin 11-14).
2) Bahwa manusia boleh atau dapat meminta pertolongan dan perlindungan pada Jin-Jin yang Saleh/Mukmin tersebut (Qs 72 AL-JIN 6).
3) Bahwa Jin-jin dapat memberi rezeki yang banyak kepada manusia (Qs.72 AL-JIN 16)
4) Pada waktu Muhammad sedang sholat, dia dikerumuni oleh banyak Jin-Jin (Qs. 72 Al-JIN 19).

Hal yang seperti inilah contoh dari apa yang telah kami jabarkan dalam PENOLAKAN ke-1, Diktum 6 – terdahulu, bahwa ALQURAN atau tegasnya ajaran agama Islam itu bersifat kontradiktif, dualistis dan axiomalistis (berisi pertentangan2 dalam dirinya sendiri), karena di satu pihak ALQURAN mengajarkan TAUHID/Meng-ESA-kan ALLAH (Lailahhailallah) dan hanya kepada DIA-lah umat Islam boleh sujud menyembah dan minta pertolongan (Qs 1 Al Fatihah 5), namun di lain pihak segera sesudah itu dalam ALQURAN yang sama di Surat 72 Al-JIN 6 dan 16, ALQURAN memerintahkan bahwa umat Islam boleh sujud menyembah JIN JIN untuk meminta pertolongan, perlindungan dan rezeki-rezeki (meskipun diselimuti dengan predikat Saleh/Mukmin).
Apakah hal ini tidak kontradiktif? Apa serendah inikah Wahyu Allah itu??
Apakah hal ini tidak berarti “Menyekutukan” ALLAH YANG MAHA ESA itu??
Kita mengetahui bahwa alam roh atau alam gaib hanya ada dua kekuatan atau golongan saja, yang dipisahkan oleh satu jurang yang tak terseberangi (Luk 16:26) laksana satu “TEMBOK BERLIN” yang tak terjangkau tingginya, yaitu:

1) ALLAH + ribuan malaikat-malaikat Suci yang setia kepada-Nya dibawah pimpinan Malaikat Akhbar : Mikhael, Jibril, Rufail dan lain-lain.
2) Iblis + ribuan malaikat-malaikat jahat sebagai pengikut-pengikutnya yang telah ALLAH usir/lempar ke luar dari sorga karena memberontak terhadap-Nya, yang dipimpin oleh setan-setan dan JIN-JIN antara lain: Baal, Moloch, Legion, dll.

Karena adanya tembok atau jurang pemisah secara TOTAL antara golongan ALLAH dan golongan IBLIS tersebut diatas, apakah masuk diakal sehat dan logis bahwa diantara pengikut-pengikut IBLIS ada terdapat JIN-JIN yang Saleh dan Mukmin? Tidak mungkin dan tidak masuk diakal bukan?? Oleh karenanya maka Surat 72 Al-JIN ini tidak mungkin wahyu ALLAH, melainkan hanya buah pikiran Muhammad sendiri saja, karena dia melihat disekelilingnya banyak sekali orang-orang Arab minta pertolongan, perlindungan dan rezeki-rezeki kepada JIN-JIN sebagaimana jelas terungkap di Surat 72 Al jin 6 dan catatan kaki No. 1524 dari nats tersebut (Alquran terjemahan Departemen Agama R.I. tahun 1978).

Selanjutnya dengan adanya Surat 72 Al jin 6 ini, sama saja artinya bahwa Muhammad memberi peluang atau “lampu hijau” kepada umatnya untuk berbuat SYIRIK, menyekutukan ALLAH yang mereka agung-agungkan MAHA-ESA dengan JIN-JIN/IBLIS dan dalam PRAKTEK KENYATAANNYA sehari-hari memanglah demikian adanya, karena bukan rahasia umum lagi dan adalah logis dan pantas berjuta-juta umat Islam memanfaatkan idzin Muhammad + ALQURAN nya itu dengan sujud menyembah serta bersekutu dengan JIN-JIN tersebut untuk mendapat: Kekebalan tahan tembak, tahan bacok, mendapat ilmu santet dan ilmu pelet, mendapat kekuatan sexual-exstra strong, memperoleh kekayaan-kekayaan, kenaikan pangkat dan lain sebagainya.

Apakah arti dan makna kumandang 5X sehari “LAILAHAILALLAH” dari umat Islam itu dan apakah dengan Surat 72 Al Jin dalam ALQURAN masih ada seorang Muslim yang jujur pada diri dan suara hati nuraninya untuk masih percaya bahwa ALQURAN itu berisi 100 % Wahyu ALLAH??

Ajaran ALKITAB milik umat Kristen itu, tentang hal dan masalah yang sama, dengan tegas dan tuntas menyatakan: TIADA TUHAN LAIN SELAIN DARI ALLAH YANG ESA ITU-LAILAHAILAHLLAH” (Yes 45:5a, 21b; Kel 20:2-3, Ul 4:35; Ul 6:4; Yoh 17:3; I Tim 1:17 dan banyak lagi nats-nats yang meng-ESA-kan ALLAH), dan tegas serta tuntas pula MELARANG MENYEMBAH PATUNG, BERHALA, SETAN-SETAN, dan JIN-JIN dalam bentuk, kwalitas atau predikat apapun (Kel 20:4-5; Kel 34:17; Im 26:1; Ul 4:15-19; Yes 44:9-20 dan banyak lagi nats-nats lain yang serupa dengan itu), dan khusus mengenai JIN-JIN yang oleh ALQURAN boleh disujud sembahi dan minta pertolongan serta perlindungannya.

ALKITAB (Yaitu, Bible) milik umat Kristen itu tegas-tegas melarangnya dalam Im 17:7 demikian: “Janganlah mereka (Umat Israel) mempersembahkan lagi korban mereka kepada JIN-JIN, sebab JIN-JIN itu adalah zinah dan inilah ketetapan yang harus menjadi ketetapan untuk selama-lamanya bagi mereka turun-temurun”. Tegas dan tuntas bukan!

ALKITAB menyatakan dengan tegas dan tuntas pula bahwa hanya kepada ALLAH yang ESA itu sajalah kita sujud-sembah dan berbakti (Matius 4:10), dan hanya kepada Dialah satu-satunya Oknum atau Alamat tempat kita minta pertolongan, perlindungan, rezeki dan apa saja yang kita butuhkan dalam hidup ini (Mzm 121:8; Mat 7; Mat 11:28, Luk 12:22-23).

Dan terhadap IBLIS + JIN-JIN pengikutnya, ALKITAB dengan sangat tegas pula menyatakan bahwa mereka itu adalah: Pendusta/Bapa segala Pendusta (Yoh 8:44), mempunyai malaikat-malaikat jahat (Matius 25:41), sehingga kita harus selalu waspada dan berjaga-jaga karena iblis juga adalah PENIPU (II Korintus 2:11) bahkan sedemikian hebat tipunya sehingga iblis bisa merayu seolah-olah dia adalah Malaikat terang yang suci (II Korintus 11:14), jadi bertentangan secara diametral dengan ajaran ALQURAN yang membenarkan kita bersekutu dengan JIN-JIN dan meminta rezeki, pertolongan serta perlindungan dari padanya.

Oleh karena itu, siapapun yang masih berpikiran sehat dan secara jujur mengikuti suara hati nuraninya – seperti halnya kami selagi masih Islam tempo hari – tidak mungkin dapat mengakui lagi bahwa ALQURAN dengan Surat 72 AL-JIN nya itu, sebagai Wahyu ALLAH.

————————————————————————————————————————————————–.

PENOLAKAN KE-3
PENOLAKAN ATAS PERINTAH MELAKSANAKAN DOA
“SHALAWAT NABI” PADA SETIAP KALI SELESAI MELAKSANAKAN SHOLAT

Dalam ALQURAN ada terdapat Surat No.33 yang dinamakan AL-AHZAB yang antara lain dalam ayat 56 menyatakan demikian: “Sesungguhnya ALLAH dan Malaikat-malaikat-Nya BERSHALAWAT untuk Nabi (Muhammad). Hai orang yang beriman (umat Islam), ber-Shalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkan salam penghormatan kepadanya”.
NOTE :
1) Dalam catatan “kaki/footnote” No. 1230 dan 1231 atas nats 33-AL AHZAB-56 ini ditafsir ALQURAN Departemen Agama R.I tahun 1978 dikatakan sbb :
a. Bershalawat artinya :
• Kalau dari ALLAH artinya adalah: Memberi Rahmat
• Kalau dari Malaikat2 artinya adalah: Meminta Ampunan (Dosa??).
• Kalau dari umat Islam/Mukmin artinya adalah: Berdoa supaya kepada Nabi Muhammad diberi Rahmat (dan kemuliaan) seperti misalnya “ALLAHU-MA SHALLIALA MUHAMMAD”.
b. Dengan mengucapkan perkataan seperti “ASSALAMU ALAIKA AYYUHAN NABI” artinya ialah “Semoga keselamatan tercurah kepadamu Hai Nabi (Mohammad).

2) Konsekuensi atau tindak lanjut dari perintah : “SHALAWAT NABI” ini, maka ALQURAN mewajibkan semua umat Islam menutup Sholatnya yang 5X sehari-semalam itu dengan mengucapkan /melafazkan Doa “SHALAWAT NABI” ini yang isinya bermacam-macam, namun intisarinya adalah mendoakan agar ALLAH melimpahkan kepada Nabi Muhammad Kemuliaan, Kebesaran dan Keselamatan, yang untuk sekedar contoh kami ambil tentang apa yang tiap-tiap hari ditayangkan di TV Malaysia yang berstatus NEGARA ISLAM itu, bunyi doa SHALAWAT NABI” ini adalah demikian : “Ya-ALLAH, karuniakanlah kepada junjungan kami Nabi Muhammad keselamatan, kemuliaan dan tempat serta derajat yang tinggi yang telah ENGKAU janjikan”.

Kalau seandainya nats 33-AL AHZAB-56 ini benar-benar Wahyu ALLAH, segera nampak beberapa kejanggalan-kejanggalan yang fatal bagi umat Islam sendiri yang mau mempelajari ALQURAN-nya memakai akal budi dan rasio yang sehat dan mau berlaku jujur untuk mendengarkan bisikan hati nuraninya sendiri (seperti halnya dengan kami selagi masih Islam tempo hari) sebagai berikut :

1) Seorang Nabi yang benar-benar diutus ALLAH seperti misalnya Nabi Musa (Bapak TAURAT) dan SAYIDINA ISA/ISA AL-MASIH (Bapak INJIL), jika mereka mati, sudah pasti beroleh Rahmat dan Keselamatan masuk Sorga, kembali kepada ALLAH yang mengutusnya dan tidak perlu di doakan keselamatan mereka.
Oleh karena itulah seantero isi ALKITAB tidak ada secuilpun terdapat nats dimana Nabi Musa meminta kepada umatnya untuk melakukan doa SHALAWAT bagi dirinya, lebih-lebih lagi Sayidina Isa. Jangankan meminta umatnya ber-Doa SHALAWAT bagi Dia, malahan Dia-lah yang mendoakan keselamatan umat-Nya (Yoh 17:1-26), bahkan Sayidina Isa sendirilah yang memberikan keselamatan itu (Yoh 14:1-3).
Dari fakta ini saja, sudah jelas bahwa nats 33-AL AHZAB-56 tersebut mustahil WAHYU ALLAH adanya dan lebih fatal lagi ialah bahwa nats “SHALAWAT NABI” ini secara tidak disadari oleh Muhammad, secara langsung atau tidak langsung mengungkapkan suatu dalil yang meragukan ke-Nabian dan ke- Rasulan Muhammad itu sendiri sebagai Nabi atau Rasul yang benar-benar disuruh/diutus oleh ALLAH.

2) Dengan adanya perintah melaksanakan Doa-SHALAWAT NABI ini,timbul kesan atau kesimpulan sbb:
• Bahwa Muhammad sendiri ragu atau tidak yakin bahwa kalau dia mati akan beroleh Rahmat Keselamatan Sorgawi (hal ini ternyata memang demikian, lihat nats 46-AL AHQAAF-9, sehingga perlu melalui nats-33 AL AHZAB-56 dengan mengatas-namakan ALLAH dan Malaikat2-Nya, dia memerintahkan kepada umatnya untuk mendoakan keselamatan dirinya dalam bentuk apa yang disebut Doa-SHALAWAT NABI itu.

• Bahwa Muhammad dengan sendirinya tidak mampu dan tidak kuasa menjamin keselamatan umatnya, bahkan keselamatan anak tunggalnya FATIMAH sendiripun dia tidak bisa jamin dihadapan ALLAH (Hadits Shahih BUCHORI). Dengan demikian, berarti bahwa Muhammad sama sekali tidak perduli apakah umatnya, pengikut yang setiap hari minimal 5X mendoakan keselamatannya, beroleh keselamatan sorgawi atau tidak. Yang pokok/utama baginya ialah: DIA SELAMAT (dengan adanya Doa SHALAWAT itu) sedangkan apakah ratusan juta umat pengikutnya beroleh selamat atau tidak itu soal ke dua dan terserah saja kepada ALLAH nantinya (Insya-Allah).

• Dengan tidak tahunya Muhammad sendiri apakah dia nanti setelah mati beroleh selamat atau tidak (nats 46-AL AHQAAF-9) dan ditambah pula bahwa dia tidak mampu menyelamatkan anak satu-satunya FATIMAH di hadapan ALLAH (Hadits Shahih BUCHORI), bagaimana nasib ratusan juta umat yang hanya merupakan pengikut-pengikutnya saja, maka dengan sendirinya akan timbul pertanyaan di hati setiap Muslim yang mau berpikir dengan tenang dan jujur serta yang mau mendengarkan suara hati nuraninya yang paling dalam (seperti halnya kami dulu selagi masih Islam) sbb : Pantesan seluruh umat Islam di dalam masalah “KESELAMATAN SORGAWI” ini hanya berani mengucapkan kata-kata : INSYAALLAH/MUDAH-MUDAHAN” anda diselamatkan oleh ALLAH dan diberi-Nya tempat yang layak disisi-Nya di Sorga nanti”, dan kesan yang pasti muncul sebagai kelanjutannya ialah : “Buat apa kami tetap mau ikut Agama Islam yang jelas-jelas tidak dapat menjamin keselamatan Sorgawi kami, bahkan Muhammad sampai-sampai meminta kepada umatnya untuk ber-Doa SHALAWAT bagi dirinya, apa lagi kami yang hanya pengikut-pengikutnya saja”.

Nats ALQURAN 33 AL AHZAB-56 yang kami jabarkan diatas tadi inilah salah satu contoh konkrit dari puluhan bahkan ratusan nats-nats yang terdapat dalam ALQURAN yang kami kategorikan : Bahwa isi ALQURAN itu sifatnya dualistis, kontradiktif, axiomalistis yaitu mengandung pertentangan-pertentangan dalam dirinya sendiri, karena misalnya di dalam masalah Doa-SHALAWAT NABI ini disatu pihak ALQIURAN dengan segala daya dibarengi dengan segala jenis sumpah menyakinkan umat Islam bahwa Muhammad itu Nabi dan Rasul yang benar-benar diutus/disuruh Allah (bukan Nabi/Rasul aku-akuan), namun dipihak lain dalam waktu yang hampir bersamaan – misalnya nats 33-AL AHZAB-56 ini keluarlah Wahyu ALLAH yang memerintahkan agar umat Islam minimal 5X sehari pada waktu selesai sholat memanjatkan Doa-SHALWAT yang memohon kepada ALLAH agar TUHAN memberikan keselamatan, kemuliaan dan kebesaran kepada Nabi Muhammad.

Apakah hal ini tidak kontrakdiktif dan aneh? karena kalau Muhammad benar-benar seorang Nabi atau Rasul yang ALLAH sendiri utus, maka dengan sendirinya pada waktu Muhammad mati, dia pasti masuk keselamatan Sorgawi – dipanggil kembali kesisi ALLAH yang menyuruh/mengutusnya dan tidak perlu pakai Doa-SHALAWAT NABI segala, seperti halnya NABI MUSA dan SAYIDINA ISA/NABI ISA yang tidak pernah meminta umat/pengikutnya untuk mendoakan keselamatan dirinya.

NOTE :
Pada penjabaran-penjabaran kami berikutnya nanti kami akan merinci lebih dalam lagi tentang sifat Dualistis, Kontradiksi dan Axiomalistis dari isi ALQURAN ini, yang membuat kami akhirnya memutuskan bahwa kami tidak percaya lagi bahwa isi ALQURAN itu adalah Wahyu ALLAH.

Lain halnya dengan Sayidina Isa Al-Masih Nabinya umat Kristen, Dia tidak pernah memerintahkan umatnya memanjatkan Doa-SHALAWAT memohon Keselamatan, Kebesaran dan Kemuliaan bagi diri-Nya, malahan Dia-lah yang mendoakan keselamatan bagi umat-Nya (Yoh 17:1-26), bahkan Dia sendirilah yang memberikan keselamatan Sorgawai itu (Yohanes 14:1-3).

Dan kalau Muhammad ragu-ragu dan bimbang bahkan tidak mengetahui apakah dia sendiri nanti akan ALLAH selamatkan atau tidak, sehingga segala sesuatu yang berkaitan dengan masalah “KESELAMATAN SORGAWAI” diembel-embeli dengan kata-kata “INSYA-ALLAH” atau MUDAH-MUDAHAN”, sebaliknya Sayidina Isa yang dalam ALQURAN disebut Nabi Isa Almasih itu, dengan tegas dan tuntas mengatakan :

AKU-lah Jalan dan Kebenaran dan Hidup, tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa (Allah) kalau tidak melalui Aku (Yohanes 14:6).
Barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia (Allah) yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal/keselamatan Sorgawai (Yoh 5:24).
Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau (yaitu penjahat yang disalibkan disebelah kanan Sayidina Isa) akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus/Sorga (Lukas 23:43).
Janganlah kamu heran akan hal ini (sabda Sayidina Isa kepada murid-murid pengikut-Nya), sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang ada di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya, dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal (Keselamatan Sorgawai) tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum” (Yohanes 5:28).
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal (Sayidina Isa) supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal (Yohanes 3:16).

Dan berpuluh-puluh nats lagi bisa kami sitir yang serupa dengan ini, bahwa Sayidina Isa itulah satu-satunya Nabi yang Allah utus membawa Syariat Injil yang bisa menjamin keselamatan Sorgawi bagi siapa saja yang percaya dan beriman kepada-Nya. Kita boleh pilih antara dua, ikut Sayidina Isa + Alkitab yang menjamin keselamatan Sorgawai kita atau Muhammad + Alquran yang disamping tidak menjamin keselamatan sorgawi kita, malahan dia sendiri belum tentu selamat (nats 46-AL AHQAAF-9) sehingga lewat Alquran-nya 33-AL AHZAB-56 perlu mengeluarkan perintah kepada kita untuk memanjatkan Doa-SHALAWAT NABI untuknya. Jangan salah pilih, karena kalau kita salah pilih akan berakibat penyesalan yang tidak terkoreksi lagi untuk selama-lamanya.
___________________________________________________________________________________

PENOLAKAN KE-4
MENOLAK HUKUM SYARIAT ISLAM SEBAGAI
TIDAK ADIL, KEJAM DAN KETINGGALAN ZAMAN/OUTDATED.

Berdasarkan penelitian kami, dalam ALQURAN yang terdiri dari 30-JUZ, 114 Surat dan 6666 ayat itu yang berkaitan dengan ke-Imanan, Hukum dan Syariat Agama Islam, secara umum dapat ditarik 3 (tiga) inti dari pokok yaitu :

1) Kewajiban penyebaran Agama Islam oleh pemeluk2nya adalah dengan tujuan mendirikan NEGARA ISLAM sejagad, dimana Hukum Syariat Islam sajalah yang diberlakukan di negara tersebut. Hal ini dapat kami simpulkan dari nats 5-ALMAIDAH-52 yang berbunyi: “Hai orang-orang beriman (umat Islam) janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi Wali (pemimpin)-mu ….” Dan “Mengapa kau angkat orang-orang kafir menjadi pemimpin-pemimpinmu” (Hadist Nabi Muhammad).
Hal ini berarti bahwa bilamana umat Islam mendiami sesuatu Negara yang belum berbentuk NEGARA TEOKRASI ISLAM, misalnya satu Negara yang rajanya atau Presidennya + anggota2 pemerintahannya beragama non Islam (misalnya Pilipina atau Muang Thai) atau suatu negara yang meskipun rajanya atau Presidennya + anggota-anggota pemerintahannya beragama Islam namun Hukum yang diberlakukan bukan Hukum Syariat Islam (misalnya republik Indonesia), maka adalah kewajiban suci dari umat Islam untuk mengupayakan agar Negara tersebut cepat atau lambat menjadi suatu NEGARA TEOKRASI ISLAM.

2) Penyebaran agama Islam dan Syariatnya tidak dilakukan dengan landasan KASIH melainkan dilakukan berlandaskan PERANG DAN TOTALITER, yang sebagai bukti kami sitir nats ALQURAN terkait antara lain sbb :

Maka berperanglah kamu pada jalan Allah, kobarkanlah semangat para Mukmin untuk berperang … (Qs.4-AN NISSAA-84).
“Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang beriman kepda Allah dan RasulNya (Muhammad) dan kemudian mereka tidak ragu-ragu untuk berjihad/berperang ….” (Qs.49-AL HUJURAAT-15).
“Katakanlah kepada orang-orang Badui yang tertinggal, Kamu akan diajak untuk memerangi kaum yang mempunyai kekuatan yang besar, kamu akan memerangi mereka atau mereka menyerah masuk Islam. Maka jika kamu penuhi ajakan ini niscaya Allah akan memberikan pahala kepadamu ….”(Qs.48-AL FATH-16).
Dan banyak lagi nats-nats yang serupa dengan itu misalnya antara lain: Qs.2-AL BAQARAH-216; 8-AL ANFAAL 15-16; 9-AT TAUBAH-29,38-55,123 dan lain-lain.

3) Hukum/Syariat Islam (Pidana + Perdata) tidak berlandaskan KASIH, melainkan berdasarkan IN-TOLERANSI, KERAS/KEJAM dan TIDAK ADIL, yang sebagai buktinya kami sitir antara lain :
a. Potong tangan dan kaki serta bunuh dan tumpas (Qs. 5-AL MAIDAH-33) bagi orang2 yang melawan Muhammad.

b. Potong tangan bagi pencuri-pencuri (Qs. 5-ALMAIDAH-38)

c.
d. Kerangkeng-kan seumur hidup (adakalanya diganti dengan dirajam dengan batu) bagi wanita-wanita WTS (Qs.4-AN NISSAA-15).
e. Sesah dengan 100X pukulan rotan atau pentungan bagi mereka yang ketangkap basah berzinah (Qs. 24-AN NUUR-2).
f. Paksaan untuk tetap memeluk agama Islam (walaupun sudah tidak betah lagi) dengan membatalkan HAK HARTA WARISAN bagi orang-orang yang murtad/keluar dari agama Islam (Hadits Nabi Muhammad).
g. Tidak adil, dengan menetapkan pembagian harta warisan antara laki-laki yang mendapat dua bagian dan satu bagian untuk wanita (Qs.4-AN NISSAA-11). Lebih-lebih lagi ketidakadilan ini nampak dengan jelas sekali dengan adanya Hukum POLYGAMI, dimana seorang laki-laki/suami boleh beristri sampai 4 istri sekaligus + sekian banyak selir kalau mampu, sedangkan si wanita/istri jangankan main-main dengan laki-laki lain, salah atau lalai sedikit saja memenuhi kewajibannya terhadap suaminya, bisa dengan serta merta ditalaq suaminya. Dan disamping itu si suami bisa saja meninggalkan istrinya begitu saja tanpa memberikan surat talaq, sedangkan si istri sama sekali tidak punya hak untuk mentalaq suaminya. Sehingga sering terjadi di sistri sampai seumur hidupnya tidak bisa bersuami baru lagi karena belum ditalaq/dicerai oleh suaminya yang sudah tidak mau tahu dengannya (status si istri: dibilang istri bukan dan dibilang janda juga bukan).
h. Penuh ancaman-ancaman api neraka bagi mereka-mereka yang alpa Sholat, menolak ikut perang, menolak berpuasa, menolak memberikan zakat, melarikan diri dari medan perang, menolak mengkafirkan orang2 yang bukan Islam termasuk orang2 Kristen yang walaupun dalam Qs. 5-AL MAAIDAH-82 jelas dan tegas dikatakan bahwa orang-orang Kristen itu adalah sahabat-sahabat umat Islam yang terdekat dan ditambah pula pengakuan Muhammad/umat Islam bahwa agama mereka itu adalah kelanjutan dari agama Taurat dan Injilnya umat Kristen itu.

Tegasnya Hukum/Syariat Islam itu bertentangan secara diametral dan antagonis dengan HUKUM KASIH yang diajarkan oleh Sayidina Isa dalam Matius 22:39 yang berbunyi: “KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA SEPERTI DIRIMU SENDIRI” dengan penjabarannya yang lebih rinci lagi terdapat dalam : Mat 5:1-12; Mat 5:21-43; Luk 6:27-41
Note :

Karena panjangnya rincian HUKUM KASIH itu, kami persilahkan Anda membaca nats-nats diatas di dalam ALKITAB.

Bahwa terdapat satu perbedaan atau pertentangan yang bersifat diametral atau antagonis itu antara ALQURAN + Hukum Syariatnya dengan ALKITAB + HUKUM Syariatnya itu adalah satu hal yang logis dan memang senang atau tidak, begitulah konsekwensinya, karena antara keduanya terdapat satu perbedaan yang pokok dan fundamentalis yaitu :

a. Yang hendak didirikan oleh Muhammad dengan ALQURANNYA sebagai sarananya adalah satu KERAJAAN DUNIAWI, yaitu satu IMPERIUM TEOKRASI ISLAM yang dia harapkan akan meliputi seluruh muka bumi ini, dimana oleh Muhammad sendiri telah dimulai realisasinya dan pada waktu dia meninggal dunia tahun 632 dapat diwujudkannya sebagai langkah awal dimana seluruh zajirah Arab telah dia jadikan satu Kerajaan Teokrasi Islam yang pertama, dimana dia sendiri adalah Raja atau Amir atau Amirul Mukminimnya. Karena yang menjadi tujuan atau target akhir adalah IMPERIUM TEOKRASI ISLAM di dunia ini, maka realisasinya adalah dengan sendirinya mengikuti cara-cara duniawi pula yaitu: perang, kekerasan, pemaksaaan, ancaman, pemisahan umat manusia dalam dua blok yaitu blok Islam dan blok Kafir yang harus ditumpas kalau tidak mau masuk Islam, pengkultusan individu seperti pemberian titel-titel Amirul Mukminin, Uliil Ambrie, Khalifah dll, pengaturan POLEKSOSBUDHANKAM dll hal terkait dengan penegakkan suatu kerajaan duniawi yang lazim diperlukan (Hukum Pidana, Hukum Perdata, Hukum Ke-tatanegaraan dan lain sebagainya).

Kesemuanya inilah pada hakekatnya isi dari ALQURAN itu yang dinamakan Hukum Syareat Islam tersebut, sedangkan bilamana ada hal-hal yang berkaitan dengan ke-Imanan, ke-Rohanian dan ke-Tuhanan itu adalah hasil jiplakan yang lihai dari Muhammad + kawan-kawan dari isi Kitab TAURAT dan Kitab INJIL yang memang sudah ratusan tahun beredar di tanah Arab itu seperti ALKITAB terjemahan Paman Walinya sendiri yaitu WAROKAH bin NAUFAL, sehingga bila diambil secara prosentase isi ALQURAN itu adalah kurang lebih 75% hasil jiplakan dari ALKITAB (Taurat dan Injil) + kurang lebih 25% hasil pemikiran, rancangan, idea, kreasi dari Muihammad dan kawan-kawan serta sekretaris-sekretarisnya.

b. Sebaliknya yang hendak didirikan oleh SAYIDINA ISA dengan ALKITAB sebagai sarananya adalah satu KERAJAAN SORGAWI dan bukan Kerajaan duniawi diatas muka bumi ini sebagaimana ditegaskan-Nya dalam Yoh 18:36: “Kerajaan-Ku bukan dari dunia ini. Jika kerajaan-Ku dari dunia ini, pasti hamba-hamba-Ku telah melawan supaya Aku jangan diserahkan kepada orang-orang Yahudi, akan tetapi kerajaan-Ku bukan dari sini” (maksudnya Kerajaan Sorga).

Karena Kerajaan yang akan didirikan oleh SAYIDINA ISA itu adalah KERAJAAN SORGA yang penghuni-penghuninya adalah roh orang-orang yang sudah beroleh keselamatan sorgawi – maka dengan sendirinya untuk mewujudkannya tentu saja tidak dengan cara-cara duniawi yang lazim seperti perang, kekerasan, ancaman2 dll seperti yang diuraikan di butir a diatas, melainkan dengan cara KASIH, KELEMAH LEMBUTAN, PERSUASI dan lain-lain sebagaimana dirincikan dalam Mat 5:1-12; 21-34 serta Luk 6:27-41, dan inilah pada hakekatnya seluruh isi dari ALKITAB yang dinamakan INJIL KERAJAAN ALLAH itu (Luk 16:16).

Pengikut-pengikut SAYIDINA ISA yang dinamakan umat Kristen/Nasrani itu, memang dibebani tugas oleh SAYIDINA ISA untuk “meng-Kristen-kan” semua bangsa dimuka bumi ini sebagaimana yang tersurat dalam Matius 28:19-20, namun pelaksanaannya tidak dengan mendirikan IMPERIUM TEOKRASI KRISTEN di seantero muka bumi ini, karena kerajaan yang didirikan Sayidina Isa adalah Kerajaan Sorga dengan cara-cara persuasi, lemah lembut dan kasih memberitakan kebenaran Injil Al-Masih kepada setiap orang, setiap suku dan bangsa bahwa tidak ada nama lain dibawah kolong langit ini yang diberikan kepada umat manusia yang bisa menyelamatkannya selain dari nama SAYIDINA ISA AL-MASIH (Kis 4:12).

Apakah orang, suku dan bangsa yang di Injili itu mau menerimanya atau menolaknya, itu adalah 100% hak azasi dari mereka sendiri untuk memutuskannya karena Allah memang menghendaki manusia itu bebas dan merdeka.
_______________________________________________________________________________

PENOLAKAN ke-5
MENGANGGAP NATS 68-AL QALAM-10 SEBAGAI NATS
YANG TELAH MEMBUKA KEDOK TENTANG APA ISI ALQURAN ITU SEBENARNYA.

Khusus membahas nats 68-AL QALAM-10 tersebut pada judul diatas, terlebih dahulu perlu kami ingatkan kembali kepercayaan dan ke-Imanan Islami bahwa:
Isi Alquran itu adalah 100% Wahyu Allah yang didiktekan/diimlakan langsung oleh Allah kepada Nabi Muhammad (atau dengan perantaraan Malaikat Jibrail) secara kalimat demi kalimat dan kata demi kata, sehingga oleh karenanya isi Alquran itu tidak ada secuilpun hasil pemikiran, rekayasa dan perbuatan tangan manusia termasuk Nabi Muhammad.

Kalau hal ini benar adanya (100% Wahyu Allah), pastilah tidak akan terdapat kejanggalan-kejanggalan, perbedaan-pertentangan antara nats/ayat yang satu dengan nats/ayat yang lainnya dalam ALQURAN itu, karena tidak mungkin ALLAH menurunkan WahyuNYA bertentangan dan lebih-lebih lagi kalau diingat bahwa Wahyu atau Firman-Nya itu ALLAH wahyukan lewat SATU ORANG saja yaitu Muhammad sendiri atau dengan kata lain “sumber Wahyu adalah satu Oknum (Allah) dan Penyampai Wahyu adalah juga satu orang (Muhammad) saja dan tidak 2, 4, 7, atau 10 orang”.

NOTE :
Terlalu sering umat Islam menuding umat Kristen, karena menemui nats-nats dalam ALKITAB yang satu dengan yang lainnya bertentangan dengan kata-kata: ”Alkitab yang umat Kristen anggap suci itu, tidak benar Wahyu Allah adanya, karena masakan Allah menurunkan Wahyu-Nya bertentangan/tidak sama??.

OK, anggaplah tudingan umat Islam ini benar adanya (Nanti di penutup Bab ini akan kami jelaskan bahwa tudingan tersebut keliru/tidak benar adanya), kemungkinan terdapat nats-nats/ayat-ayat dalam ALKITAB yang satu dengan lainnya bertentangan adalah wajar-wajar dan logis saja, karena Wahyu dalam Alkitab tidak Allah sampaikan dengan cara dikte/imla langsung kata demi kata kepada sipenerima Wahyu dan disampaikannya tidak melalui satu orang saja (seperti kepada Muhammad), melainkan lewat lebih dari 40 (empat puluh) orang yang satu dengan yang lainnya adakalanya tidak saling kenal-mengenal dan hidupnya pun tidak dalam satu masa/periode yang sama.

Sebaliknya, kalau ada terdapat pertentangan-pertentangan antara nats/ayat yang satu dengan nats yang lainnya dalam ALQURAN (dibawah ini nanti akan kami jabarkan pertentangan-pertentangan itu), inilah yang tidak wajar dan tidak logis serta tidak masuk akal, karena Wahyu yang ada dalam ALQURAN, Allah sampaikan dengan cara dikte/imla langsung kalimat demi kalimat dan kata demi kata lewat Muhammad sendiri saja, sehingga tudingan “MASAKAN ALLAH MENURUNKAN WAHYU BERTENTANGAN/TIDAK SAMA” itu paling tepat dialamatkan kepada ALQURAN itu sendiri dari pada dialamatkan kepada ALKITAB-nya umat Kristen !!!

Pada penolakan pertama, ke-2,3 dan ke-4 telah kami jelaskan dasar dan dalil-dalil kenapa kami menolak ke-4 thema tersebut sebagai tidak Wahyu Allah dan sekarang ini akan kami jabarkan sebab-sebab pokok kenapa “KAMI TIDAK PERCAYA LAGI BAHWA ALQURAN ITU WAHYU ALLAH” yang menjadi penyebab utama kenapa kami meninggalkan Muhammad + Alquran dan beralih memilih Sayidina Isa + Alkitabnya sebagai junjungan dan Juruselamat kami.

1) Nats 68- AL QALAM-10 yang berbunyi: DAN JANGANLAH KAMU IKUTI SETIAP ORANG YANG BANYAK BERSUMPAH LAGI HINA,yang menjadi judul PENOLAKAN ke-5 ini, sengaja kami pilih karena kami anggap adalah faktor inti yang secara disadari oleh Muhammad sendiri telah dia suruh masukkan dalam Alquran sebagai Wahyu Allah yang sekaligus mengungkapkan kedoknya sendiri dan sekaligus pula mengungkapkan bahwa Alquran itu tidak boleh dipercayai karena penuh dusta.
Kenapa kami berkesimpulan demikian?

a. Terus terang saja, selama ini belum pernah kami menemui satu kitab pun yang beredar selain dari ALQURAN yang isinya penuh dengan segala jenis SUMPAH. Dari sejak awal sampai akhir dari 30 juz.114 Nats/Surat dan 6666 ayat yang ada dalam ALQURAN itu, tidak terhitung banyaknya kata-kata “SESUNGGUHNYA” (jumlahnya : 2257 kali atau ± 1/3 dari 6666 ayat2 ada terdapat kata “SESUNGGUHNYA” ini, dan kalau ditambah dengan sumpah secara langsung, jumlahnya menjadi kurang lebih 2/5 atau 40%) yang artinya bahwa ALLAH secara tidak langsung BERSUMPAH bahwa ayat yang Dia turunkan itu tidak bohong melainkan benar-benar dapat dipercaya adanya (alangkah ragu-ragunya Allah itu?).

Secara khusus pula – karena masih juga ragu-ragu meskipun sudah melafazkan ribuan kali kata-kata “SESUNGGUHNYA” ALLAH menurunkan satu Nats/Surat Khusus yaitu 52-ATH THUUR yang terdiri dari 49 ayat, yang isinya 99% atau hampir seluruhnya terdiri dari SUMPAH-SUMPAH dan BANTAHAN-BANTAHAN dari ALLAH terhadap umat manusia yang daif, hina dan kotor berdosa itu.(Alangkah rendahnya derajat dan integritas Allah yang harus menurunkan nats/Surat “SUMPAH” untuk meyakinkan manusia yang NOTA BENE adalah ciptaan-Nya sendiri).

b. Apa yang Allah sumpahkan pada butir a. diatas, rupa-rupanya belum dianggap cukup memadai, sehingga perlu lagi Allah tambahkan dengan SUMPAH-SUMPAH jenis lain yang tersebar ke-30 Juz dari Alquran tersebut yaitu dengan kata-kata : “DEMI ALLAH (Allah yang mana lagi?), DEMI Alquran yang penuh hikmah, DEMI MALAIKAT-MALAIKAT, DEMI LANGIT, DEMI GUGUSAN BINTANG-BINTANG, DEMI BINTANG-BINTANG, DEMI MATAHARI, DEMI ANGIN, DEMI AWAN, DEMI MALAM, DEMI SIANG, DEMI SUBUH, DEMI FAJAR, DEMI KIAMAT, DEMI BUMI, DEMI KOTA MEKAH, DEMI MASA, DEMI KALAM, DEMI JIWA MANUSIA (91-ASY SYAMS-7), DEMI BUAH TIN, DEMI BUAH ZAITUN, DEMI KUDA PERANG”

Dan lain-lain jenis “Demi” yang tidak perlu kami tambahkan disini lagi karena kami anggap deretannya sudah cukup panjangnya.
Tegasnya dengan begitu banyaknya Allah bersumpah dalam Alquran seperti yang kami jabarkan diatas terhadap umat manusia yang daif, hina, kotor, berdosa yang notabene pula adalah hasil ciptaan-Nya sendiri, sama saja artinya bahwa ALQURAN telah menghina ALLAH dengan tidak tanggung-tanggung dan bagi setiap orang Muslim yang sedikit saja mau memakai akal budi dan rationya serta mau jujur mengikuti suara hati nuraninya (seperti kami pada waktu masih Islam dulu), pada hakekatnya sudah cukup alasan dan dalil untuk menolak Alquran itu Wahyu Allah, karena kalau kita toh masih tetap mau menerimanya sebagai Wahyu Allah, maka berarti kita mengakui bahwa Allah kita itu “TIDAK MAHAKUASA lagi, TIDAK MAHA MENGETAHUI lagi, TIDAK MAHA KONSISTENT lagi, melainkan sudah turun posisi dan integritasnya sebagai seorang oknum yang ragu-ragu dan hina”. Apakah benar begitu? PASTI TIDAK BENAR! Yang benar ialah bahwa Muhammadlah yang tidak maha mengetahui, yang ragu-ragu, yang inkonsistent, yang tidak percaya dirinya sendiri, yang plin plan, sehingga untuk membela dirinya atas tudingan lawan-lawan dan musuh-musuhnya perlu dan harus bersumpah dengan 1001 macam “DEMI” untuk menyakinkan mereka dengan wahana ALQURAN ciptaannya sendiri yang dia nyatakan sebagai WAHYU ALLAH itu dan oleh karena saking bingungnya atau satu usaha untuk pembenaran yang tidak benar, dengan sadar diturunkannyalah dalam ALQURAN nats 68-AL QALAM-10 tersebut diatas.

NOTE :
Mungkin anda sebagai seorang Muslim akan menjawab : Jangan suka main tuduh, karena di dalam ALKITAB pun ALLAH juga BERSUMPAH!
Bagaimana ini? Anda benar sekali, memang di dalam ALKITAB ada ALLAH bersumpah namun hanya satu kali saja yang terdapat dalam Kej 22:16 yang bunyinya : AKU BERSUMPAH DEMI DIRIKU SENDIRI demikianlah Firman Tuhan, karena engkau telah berbuat demikian…….dan sumpah Allah ini sifatnya jauh berbeda dengan ratusan SUMPAH ALLAH yang ada dalam ALQURAN itu yang sifatnya temporer/insidentil saja, karena sumpah ini adalah SATU PERJANJIAN KEKAL antara ALLAH dengan IBRAHIM + keturunannya Bangsa Israel yang dilakukan 1 X saja namun berlakunya untuk selama-lamanya (Kej 17:7-8) dan sebagai Anda lihat sumpah-Nya adalah “DEMI DIRIKU SENDIRI” dan bukan “Demi Buah Tin, demi kuda perang, demi langit, demi fajar, dan lain-lain itu, sebagaimana yang terdapat dalam ALQURAN itu. Disamping itu Anda harus ingat bahwa ALKITAB yang hanya mengandung 1X sumpah ALLAH tersebut diatas adalah : tebalnya kurang lebih 5 X dari ALQURAN, natsnya kurang lebih 10 X lebih banyak (1.188 nats) dan ayatnya kurang lebih 5 X lebih banyak (30.442 ayat) dari ALQURAN.

Agar perbedaan antara SUMPAH ALLAH dalam ALQURAN dengan SUMPAH ALLAH dalam ALKITAB menjadi tuntas, diinformasikan disini bahwa, nats-nats lain dalam Alkitab memang ada muncul kembali ALLAH BERSUMPAH ini, namun kesemuanya mengacu kepada SUMPAH ALLAH yang 1 X tersebut diatas itu saja misalnya pada Ibrani 6:13-14 yang bunyinya demikian : “Sebab ketika Allah memberikan janji-Nya kepada Abraham, Ia bersumpah demi diri-Nya sendiri, karena tidak ada orang yang lebih tinggi dari pada-Nya……”

Untuk lebih mentuntaskan lagi masalah BERSUMPAH ini, satu dan lain disebabkan rupa-rupanya bangsa Israel sudah ketularan kebiasaan bangsa-bangsa Kafir yang berdiam disekitar mereka, yaitu bila timbul sedikit saja persoalan atau ketidak sesuaian pendapat segera BERSUMPAH demi segala macam “DEMI” (seperti halnya yang ada dalam Alquran). KEBIASAAN BERSUMPAH telah dikecam dan dilarang oleh Sayidina Isa dengan tegas, demikian : “Tetapi Aku berkata kepadamu; Jangan sekali-kali BERSUMPAH baik demi langit karena langit adalah Tahta Allah, maupun demi bumi karena bumi adalah tumpuan kaki-Nya, ataupun demi Yerusalem karena Yerusalem adalah kota Raja Besar, janganlah juga engkau bersumpah demi kepalamu karena engkau tidak berkuasa memutihkan atau menghitamkan sehelai rambutpun. Jika YA, hendaklah kamu katakan YA, jika TIDAK hendaklah kamu katakan TIDAK, karena apa yang lebih daripada itu berasal dari si jahat-iblis/setan”(Mat 5:34-37). Ini baru namanya tegas – tuntas, tanpa tedeng aling-aling!

2) Terus terang saja, selama ini belum pernah kami menemui kitab yang beredar yang isinya: campur aduk, tidak berurutan, simpang siur, temanya meloncat-loncat, tidak diketahui dimana awal dan dimana akhirnya sesuatu perikop selain dari isi Alquran ini. Dalam setiap nats/surat yang 114 banyaknya dalam Alquran itu, terdapat ayat-ayat yang meloncat-loncat dari tema/perikop yang dibicarakan, misalnya untuk sekedar contoh, kami ambil secara “jemputan saja”. Surat 59-AL HASYR (24 ayat) Perikop/tema : PENGUSIRAN ORANG-ORANG YAHUDI DARI MEDINAH

Coba kita membaca seluruh isi ke-24 ayat yang ada dalam Surat tersebut. Dengan susah payah kita mencari dimana letak kisah pengusiran orang Yahudi dari Medinah itu yang ditonjolkan oleh perikop/tema tersebut di atas. Paling banter dapat kita simpulkan yang ada kaitannya dengan perikop/tema tersebut ialah apa yang ada tertulis di sebagian ayat-ayat saja yang berbunyi: “DIALAH (ALLAH) yang mengeluarkan orang2 kafir diantara Ahli Kitab dari kampung mereka ….”
Ini pun diragukan, karena berdasarkan puluhan nats-nats lain yang ada dalam Alquran, orang-orang Yahudi tidak digolongkan sebagai orang Kafir melainkan digolongkan sebagai Ahli Kitab seperti halnya dengan sebutan bagi orang Kristen dan Nasrani.

Sedangkan ayat-ayat yang lainnya (ayat-1, sebagian ayat-2 dan ayat-3 s/d.24) yang dibicarakan adalah tema/perikop lain yang sama sekali tidak ada sangkut pautnya dengan PENGUSIRAN ORANG-ORANG YAHUDI DARI MEDINAH tersebut di atas, dan itupun sedemikian acaknya sehingga sukar untuk melacak tema apa yang sedang dibicarakan/dibahas sehingga siapapun yang membacanya akan menjadi bingung karenanya. Hal ini terdapat dihampir semua 114 Surat isi ALQURAN itu dan hal inilah yang membuat kami mengatakan bahwa isi Alquran itu campur aduk tidak berurutan dan simpang siur.

NOTE :
Lain halnya dengan Alkitab, isinya teratur, berurutan, kontinuitas, jelas-gamblang, tidak ada perikop/tema lain yang nyelonong masuk ke dalam perikop/tema yang dibicarakan atau dikisahkan. Oleh karena yang kami “jemput” dari Alquran adalah perikop/tema: PENGUSIRAN ORANG-ORANG YAHUDI DARI MEDINAH, maka kami ambil sebagi “jemputan” pula kisah PENGUSIRAN juga dari Alkitab yaitu: Dari Perjanjian Lama : Hakim-hakim Perikop/tema : GIBEON MENGUSIR MUSUH

Karena kisahnya panjang, mari kita baca ayat 1-25 dari Kitab Hakim-hakim 7 tersebut dengan teliti dan jelimet, jelas dan tuntas bahwa tidak ada satu ayatpun yang menyimpang dari perikop/tema yang dikisahkan/dibahaskan, semuanya teratur, berurutan, berkontinuitas dari sejak awal sampai ke akhir kisah.

Kalau contoh – imbangan ini belum memuaskan juga, mari kami ambil secara “jemputan” nats yang ada dalam Perjanjian Baru; Yohanes 8:21-29, perikop /tema SAYIDINA ISA BUKAN DARI DUNIA INI.

Coba Anda baca seluruh ayat 21-29 tersebut yang kesemuanya berkaitan dengan masalah “Rohani”, tidak ada satu ayatpun yang keluar dari perikop/tema yang dibicarakan, semuanya jelas-tegas, gampang dimengerti, tidak berbelit-belit, teratur-berkesinambungan, meyakinkan tanpa perlu meraba-raba seperti seorang yang sedang mengisi teka-teki silang.

Jelas sekali perbedaan antara Alquran dan Alkitab itu bukan? Yang satu kabur, berbelit-belit sehingga untuk mengartikannya kita perlu belajar dulu “Teori relativitas”-nya Eistein, sedangkan yang lainnya jelas-gamblang, sederhana, blak-blakkan dan langsung kesasaran sehingga seorang yang tamat SD/SMP pun dengan mudah memahaminya !!!

3) Kami selama ini tidak pernah menemui Kitab Agama lain selain dari Alquran yang isinya membeberkan bahwa Allah adalah satu oknum yang paling tidak percaya diri, paling ragu-ragu dan paling tidak konsisten sehingga perlu sampai ratusan kali harus meng-ulang2 Sabda-Nya.

a. Bahwa Alquran itu benar-benar Wahyu Allah dan tidak bikin-bikinan manusia.
b. Bahwa Muhammad itu adalah benar-benar Nabi Allah yang Dia utus/suruh dan tidak Nabi aku-akuan saja.

Sehingga entah dari mana asal-usulnya tudingan-tudingan itu, mendadak Allah menjadi kalap sehingga menurunkan dengan BERSUMPAH Wahyu-Nya: 81-AT TAKWIR 15-25 yang berbunyi demikian : “Sungguh, Aku (Allah) bersumpah demi: Bintang-bintang yang beredar dan terbenam, demi malam apabila telah hampir meninggalkan gelapnya dan demi subuh apabila fajar mulai menyingsing, SESUNGGUHNYA ALQURAN itu benar-benar Firman Allah yang dibawa oleh utusan yang mulia Jibrail yang mempunyai kekuatan dan mempunyai kedudukan tinggi disisi Allah yang mempunyai Arsy (Tahta), yang ditaati disana (alam Malaikat-malaikat) dan dipercaya, dan temanmu Muhammad itu bukanlah sekali-kali orang gila, karena SESUNGGUHNYA Muhammad itu melihat Jibrail (pembawa ayat-ayat Alquran) di ujuk yang terang dan Muhammad bukanlah seorang yang bakhil (pendusta) untuk menerangkan yang ghaib dan Alquran itu bukanlah perkataan syaitan yang terkutuk”.

Apa Anda sebagai seorang Muslim yang berakal-budi, yang punya akal dan ratio sehat, yang jujur terhadap suara hati nurani Anda yang paling dalam, masih dapat menerima bahwa Allah yang Mahabesar, yang Mahakuasa, yang Maha Esa, yang ada dengan sendirinya, yang Kekal dan tidak pernah berobah-obah menjadi begitu kecil, begitu lemah dan tidak berdaya, sehingga harus mengeluarkan pernyataan dengan SUMPAH seperti yang tersurat dalam 81-AT THAKWIR 15-25 tersebut diatas terhadap tudingan orang-orang yang tidak percaya bahwa Muhammad itu Nabi dan Alquran itu Wahyu Allah, sedangkan orang-orang yang menuding-nuding itu adalah notabene hasil ciptaan Allah itu sendiri ???

Kami hakul-yakin bahwa Anda dengan perasaan yang tersinggung berat dengan suara lantang akan menjawab “INI PENGHINAAN BERAT TERHADAP ALLAH, INI TIDAK MUNGKIN TERJADI, INI TIDAK MASUK DIAKAL, INI BEYOND REASON dan APA YANG TERSURAT DALAM 81-AT THAKWIR 15-25 TERSEBUT ITU BUKANLAH WAHYU ALLAH” AMIN, terkecuali tentunya kalau mendadak sontak telah terjadi penukaran STATUS POSISI antara ALLAH dan Muhammad, yaitu bukan Muhammad lagi yang pesuruh Allah melainkan Allah lah yang telah berobah menjadi pesuruh Muhammad. Hal ini tentu saja TABU dan MUSTAHIL karena mengarahkan pikiran kearah itu saja sudah merupakan raja-biangnya-Syirk !!! Jadi dengan sendirinya tertinggal satu solusi atau kesimpulan yaitu: “BAHWA ALQURAN ITU TIDAK WAHYU ALLAH !!”.
Yang benar tentang hal ini adalah bahwa berdasarkan logika dan ratio dari siapa saja yang mau berlaku jujur pada dirinya sendiri pasti berpendapat seperti terlukis di bawah ini : Pada waktu sebelum adanya nats 81-AT THAKWIR 15-25 tersebut, Muhammad telah dituding dan diolok-olokkan oleh orang Arab musuh-musuhnya, bahwa dia adalah seorang yang sinting dan gila serta pendusta dan ALQURAN yang katanya Wahyu ALLAH itu dicemooh sebagai perkataan/ayat-ayat setan belaka alias bukan Wahyu ALLAH.

Untuk membela dirinya dari tuduhan dan tudingan musuh-musuhnya tersebut, satu dan lain karena dia sendiri tidak mampu berbuat mujizat sebagai counter bukti; maka disuruhnya Sekretarisnya Zaid bin Tsabit untuk menulis bantahan yaitu nats 81-At THAKWIR tersebut dalam ALQURAN dengan diatas namakan Wahyu ALLAH agar menjadi BERBOBOT kelihatannya”.

Skenario atau analisa seperti dijabarkan di atas inilah yang masuk diakal siapapun yang berpikiran sehat dan tidak tenggelam dalam fanatisme dan taktik buta, namun Muhammad pada waktu itu sudah berada dalam posisi apa yang kita sebut sekarang ini “sudah terlanjur basah” dan “sudah tidak ada jalan mundur lagi”, karena terlanjur menyatakan “SEMUA YANG TERTULIS DALAM ALQURAN ITU ADALAH 100% WAHYU ALLAH”, sedangkan sebenarnya adalah hasil pemikiran, rekaan, imaginasi, sangka-sangkaan dia sendiri sebagai seorang insan biasa yang tidak luput dari kesalahan-kesalahan, kekurangan-kekurangan, kekhilafan-kekhilafan dan kelemahan-kelemahan, walaupun harus diakui baik oleh kawan maupun oleh lawan bahwa dia adalah seorang yang Besar dan Briliant pada zamannya.

Dan hal inilah yang membuat isi Alquran itu penuh dengan sumpah-sumpah, penuh dengan pengulangan-pengulangan, penuh dengan dualisme dan kejanggalan-kejanggalan, kontroversial dan axiomalistis, ragu-ragu dan inkonsistent yang akibat lanjutnya ialah bahwa semua hal-hal negatif tersebut itu secara tragis dan menyedihkan seluruhnya terulang kepada ALLAH dan tanggung jawab ALLAH semata-mata, karena kata Muhammad bahwa seluruh isi Alquran itu adalah 100% Wahyu Allah dan tidak ada hasil buah pikirannya atau dengan perkataan lain yang tegas dan gamblang: “Adanya sumpah-sumpah, pengulangan-pengulangan, kejanggalan-kejanggalan, dualisme, kontardiksi-kontradiksi, axioma dan inkonsitensi-inkonsitensi dalam ALQURAN, itu bukanlah tanggung jawab Muhammad, melainkan tanggung jawab Allah semata-mata karena kesemuanya itu adalah Wahyu-Nya, sedangkan Muhammad hanya menulis dan menyampaikan saja.

Meskipun dengan sanggahan-sangggahan kami pada PENOLAKAN ke-1, 2, 3, 4, dan ke-5 tersebut di atas dianggap tetap cukup untuk menolak ke-Imanan Islami bahwa ALQURAN ITU WAHYU ALLAH, namun untuk lebih melengkapinya lagi dibawah ini kami tambahkan lagi hal-hal lain yang kami temui dalam ALQURAN yang sifatnya aneh dan tidak masuk diakal bilamana kita toh masih tetap percaya bahwa isi ALQURAN tersebut benar-benar 100% Wahyu ALLAH.

1) ALLAH BUTA SEJARAH DAN MELESET BERNUBUAT
a. Dalam Surat 19-MARYAM-28, dinyatakan bahwa MARYAM, ibu Sayidina Isa adalah saudaranya Harun dan selanjutnya dalam Surat 3-ALI IMRAN 36-37 dikatakan bahwa MARYAM, ibu Sayidina Isa tersebut diserahkan oleh ayahnya bernama IMRAN kepada ZAKHARIA untuk dipelihara dan dibesarkan. Hal ini tidak mungkin terjadi dan terlaksana, karena HARUN sesuai sejarah adalah abangnya Nabi Musa yang hidup kurang lebih 1500 tahun sebelum Sayidina Isa dilahirkan oleh MARYAM dan HARUN tersebut memang punya seorang adik perempuan yang kebetulan pula bernama MARYAM (Kel 12:1-16), dan ayah dari ketiga bersaudara ini memang AMRAN (dalam lafaz bahasa Arabnya ALQURAN: IMRAN). MARYAM, ibu Sayidina Isa dan MARYAM adik HARUN dan adalah tidak mungkin pula terjadi IMRAN dapat menyerahkan MARYAM anaknya itu kepada ZAKHARIA untuk dipelihara dan dibesarkan karena ZAKHARIA baru nongol/dilahirkan di dunia ini kurang lebih 1500 tahun kemudian yaitu sezaman dengan MARYAM,ibu Sayidina Isa,sebagaimana tertulis dalam Surat 19-MARYAM 1-7.

b. Dalam Surat 30-AR RUUM 1-4, dinubuatkan oleh Allah lewat mulut Nabi Muhammad bahwa kerajaan Romawi yang pada waktu itu telah dikalahkan oleh Kerajaan Persia, nanti sesudah wafatnya Nabi Muhammad-jadi sesudah tahun 62, akan membalas dan mengalahkan kembali bangsa Persia. Lagi–lagi ALLAH yang Maha Tahu itu menjadi buta Sejarah, karena apa yang disebut “NUBUAT” itu bukanlah NUBUAT lagi melainkan hanya pencatatan sejarah saja oleh Nabi Muhammad, sebab dikalahkannya Bangsa Romawi oleh Bangsa Persia dan dikalahkannya kembali Persia oleh Bangsa Romawi SEMUANYA terjadi dalam kurun waktu Nabi Muhammad masih hidup.
Sejarah mencatat :
Tahun 614 , Bangsa Romawi dikalahkan oleh Bangsa Persia
Tahun 629, Bangsa Romawi mengalahkan kembali bangsa Persia
Tahun 632 , Nabi Muhammad meninggal dunia di Medinah

c. Dalam Surat 17-AL ISRAA-1 terdapat Wahyu Allah yang berbunyi sebagai berikut: “Maha suci ALLAH yang telah memperjalankan (Miradj) hamba-Nya (Muhammad) pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram (di Mekah) ke Al-Masjidil Aksha ( di Yerusalem) yang telah KAMI berkahi sekelilingnya………”

Disini ternyata lagi Allah itu buta sejarah, karena tidaklah mungkin Allah me-miradj-kan Nabi Muhammad yang hidup diantara tahun 571-632 dari …..Masjidil Haram di Mekah dalam satu alam ke Masjidil Aksha di Yerusalem, karena pada waktu Nabi Muhammad masih hidup Masjidil Aksha belum ada, sebab baru dibangun tahun 701, jadi 69 tahun sesudah Nabi Muhammad mati dan dikuburkan di Madinah tahun 632.

2) ALLAH TIDAK TERTIB DAN KACAU
ALLAH yang Maha Tertib dan Maha Teratur itu telah menurunkan Kitab Wahyu-Nya yang dinamakan ALQURAN itu justru sangat kacau isinya dan kacau formulasinya. Untuk membuktikan hal ini, sebagai contoh kami petik disini satu SUB-SURAT yang terdiri dari 7 (tujuh) ayat saja dari 6666 ayat yang ada dalam Alquran itu yaitu :

Surat 5-AL MAAIDAH 94-100 (7 ayat) Perikop Sub-Suratnya adalah : “MENGHORMATI KAABAH SEBAGAI SOKO GURU KEHIDUPAN MANUSIA”

• Ayat-94 : Mempersoalakan korban binatang hasil perburuan
• Ayat-95 : Mempersoalkan – idem –
• Ayat-96 : Mempersoalkan – idem –
• Ayat-97 :Mempersoalkan masalah Kaabah, jadi cocok/sesuai dengan yang dikehendaki oleh Perikop Sub-Surat di atas.
• Ayat-98 : Mempersoalkan tentang bentuk siksaan dari Allah bagi orang-orang yang menentang-Nya.
• Ayat-99 : Mempersolakan bahwa Rasul-rasul hanya penyampai Wahyu Allah saja.
• Ayat-100 : Mempersoalkan masalah tindakan baik dan buruk

Ini hanya satu contoh kecil saja (1 Sub-Surat dengan hanya 7 ayat) tentang betapa kacau dan simpang siurnya formulasi Wahyu Allah yang ada dalam Alquran itu, apapun pula kalau dibahas seluruh isi Alquran dengan cara/sistym seperti ini yang jumlahnya 114 Surat dengan ratusan Sub-Suratnya dengan total 6666 ayatnya, pastilah tidak dapat lain kesimpulannya ialah : ALLAH ITU KACAU.

3) ALLAH ITU TIDAK ADIL
ALLAH yang Maha Adil, justru digambarkan tidak adil atau sekurang-kurangnya menimbulkan kejanggalan-kejanggalan. Tentang soal apa ALLAH itu tidak adil?

KETIDAKADILAN ALLAH DI DUNIA
Kami hendak mempersoalkan kembali keadaan di dunia yang fana ini, dimana Allah sudah berlaku tidak adil dengan menetapkan perbedaan hak antara pria dan wanita (dengan menambahnya lagi dengan ketidakadilan-ketidakadilan jenis-jenis lain), yaitu pria dapat dua bagian harta warisan dan boleh ber-polygami sampai beristri empat, sedangkan wanita hanya dapat satu bagian dari harta warisan saja dan tidak ada hak men-talaq suaminya walaupun ditinggalkan, disia-siakan dan ditelantarkan oleh suaminya bertahun-tahun tanpa diberi surat talaq/diceraikan.

KETIDAKADILAN ALLAH DI AKHIRAT
Ketidak-adilan Allah di sorga sesudah orang-orang yang beriman (pria dan wanita muslim) mati dan beroleh keselamatan sorgawi nanti (kehidupan di alam Rohani). Berdasarkan Wahyu-Nya sendiri yang ada dalam Alquran, rupa-rupanya Allah hanya menyediakan SORGA BAGI KAUM PRIA SAJA, karena jelas-jelas tertulis dalam Alquran sbb :
a. Di sorga disediakan makanan dan minuman (52- ATH THUUR-19)
b. Di sorga mereka (kaum pria) mempunyai istri-istri (4-AN NISAA-57) karena dikawinkan dengan bidadari-bidadari yang cantik dan bermata jelita (52-ATH THUUR-20) dan disediakan divan2 untuk tempat mereka bersukaria dengan bidadari-bidadari istri-istri mereka itu.

Jelas dan gamblang bahwa ini adalah sorganya kaum pria saja, karena kami tidak menemukan satu ayatpun dari wanita-wanita Muslim yang juga masuk sorga.
Kesimpulan kami adalah: Tidak ada seorangpun wanita muslim walaupun dia super mukmi bisa masuk sorga karena mereka mau dikawinkan dengan siapa lagi disebabkan semua prianya ya bekas suaminya atau pacarnya, ya idolanya ketika dulu kesemuanya sudah dikawinkan dengan bidadari-bidadari yang 1000 X lebih cantik dan bermata jelita dari diri mereka. Dan di dalam Alquran kami tidak menemukan sepatah Wahyu Allahpun bahwa wanita-wanita yang beroleh keselamatan Sorgawi itu akan dikawinkan dengan Malaikat-malaikat. Apa ini tidak janggal !!!.
Kalau toh Anda karena fanatisme agama dan taktik buta tetap saja mengatakan bahwa hal ini tidak janggal, pastilah Anda tidak dapat mengelak lagi kalau kami katakan bahwa ALLAHnya ALQURAN itu: TIDAK ADIL !!! Belum lagi, kalau kami mempertanyakan apakah masuk diakal yang sehat dan logis bahwa di Sorga yang notabene adalah satu tempat DI ALAM ROHANI – jadi berbeda 180 derajat dengan kondisi dan situasi yang fana ini – masih ada nafsu sex, masih perlu makan dan minum dan masih kawin mengawin???

NOTE :
Lain halnya dengan Sorganya umat Kristen, yang kondisi dan situasinya masuk di akal dan ratio dari siapapun yang membacanya dalam ALKITAB.
a. Di Sorga/Kerajan Sorga terdapat satu tahta, yaitu tahta ALLAH (Why 7:15).
b. Di atas itu duduklah Anak Domba ALLAH yaitu SAYIDINA ISA AL-MASIH (Why 7:17).
c. Disekitar tahta, mahluk2 memuji Dia dengan kata2: “Kudus, Kudus, Kuduslah TUHAN ALLAH, yang Mahakuasa, Yang sudah Ada, dan Yang akan Datang (Why 4:8) dan dihadapan tahta terdapat orang2 Kudus yang tidak terhitung banyaknya dari segala Bangsa dan Suku dan Kaum dan Bahasa (Why 7:9).
d. Di Sorga mereka (yang telah beroleh keselamatan Sorgawi) tidak kawin dan dikawinkan (Markus 12:25).
e. Di Sorga mereka hidup seperti Malaikat-malaikat (Markus 12:25).

4) ALLAH BERTINDAK ANEH DAN JANGGAL
ALLAH yang Maha Suci itu telah bertindak aneh dan janggal. Kenapa?
Dalam sejarah Perjanjian Lama (TAURAT) dan Perjanjian Baru (INJIL) yang Kitab-kitab mana diakui oleh ALQURAN sendiri tentang keabsahannya sebagai satu Kitab Suci (2-AL BAQARAAH-4) tidak pernah ALLAH mau mencampuri urusan hidup pribadi dari pada Nabi-nabi suruhan/utusan-Nya sebegitu menjelimetnya sampai-sampai pada urusan sex, rumah tangga dan rahasia tempat tidur mereka, selain dari Nabi Muhammad ini. Kami enggan dan segan untuk merinci campur tangan Allah itu satu persatu, melainkan mempersilahkan Anda untuk membacanya sendiri dalam Alquran :

• Surat 33-AL AHZAB 28-34
• Surat 33-AL AHZAB 50-55
• Surat 66-AT TAHRIM 1-5

Setelah kami membaca betapa menjelimetnya dan mendetailnya Allah ikut campur dan kehidupan sex, rumah tangga dan rahasia tempat tidur Nabi Muhammad sebagaimana terjabar dalam 3 (tiga) SURAT ALQURAN di atas, sedangkan hal yang serupa tidak pernah Allah lakukan terhadap puluhan Nabi-nabi sebelum Muhammad sejak Nabi Adam sampai pada Sayidina Isa, ditambah pula dengan Surat-24 AN NUUR 11-26 dimana Allah secara khusus mati-matian membela AISYAH isteri Muhammad itu, bahwa dia benar-benar tidak berzinah, maka pastilah timbul dalam hati nurani kita satu perasaan aneh yaitu: “APA IYA INI SEMUA, APA IYA INI BENAR-BENAR WAHYU ALLAH” atau hanya satu “house-rules” bikinan Nabi Muhammad untuk mengatur dan mengatasi isteri-isterinya yang banyak itu yang dia berikan “cap” sebagai Wahyu Allah, karena tidak mungkin Allah berlaku sejanggal ini.

5) ALLAH TIDAK KONSEKWEN DAN INKONSISTENT
Berbicara soal kejanggalan-kejanggalan yang ada dalam ALQURAN yang katanya 100% Wahyu Allah itu, jumlahnya ada banyak sekali sehingga kalau dibahas satu per satu akan memakan puluhan halaman lagi. Juga mengenai tidak konsekwen dan tidak konsistennya Allah terhadap apa yang Dia telah Wahyukan ada banyak sekali terdapat dalam ALQURAN sehingga untuk menyingkatkan penulisan ini, kami mensitir satu contoh yang spesifik tentang hal tidak konsekwen dan inkonsistennya Allah itu, yaitu tentang apa yang tertulis dalam : SURAT 3 AL MAAIDAH 82“……..Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman (Islam) ialah orang-orang yang berkata : “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani…….”

Namun segera sesudah itu, ALLAH meralat WahyuNya tersebut dengan mengatakan hal yang 180 derajat bertentangan dengannya yaitu: SURAT 98 AL BAYYINAH 6 “……Sesungguhnya orang-orang Kafir yakni Ahli Kitab (yang dimaksudkan adalah orang Nasrani dan orang Yahudi) dan orang-orang yang musyrik akan masuk ke neraka jahanam dan mereka kekal di dalamnya, karena mereka itu adalah seburuk-buruknya mahluk…….”
Apa ini tidak kontradiksius dan inkonsistent dan apakah bisa disalahkan kalau kami mengatakan bahwa ALLAHnya ALQURAN itu: TIDAK KONSEKWEN DAN TIDAK KONSISTENT!

KESIMPULAN.

Bilamana semua yang kami jabarkan dan uraikan dalam penolakan 1 s.d ke-5 dirangkumkan menjadi satu rangkuman, intisarinya sebenarnya sederhana saja yaitu : Bahwa ALLAH, yang:
• MAHA BESAR dan MAHAKUASA
• MAHA SUCI dan MAHA MENGETAHUI
• MAHA PENGASIH dan MAHA PENYAYANG
• MAHA ADIL
• TIDAK BERAWAL dan TIDAK BERAKHIR
• KEKAL dan TIDAK BEROBAH-ROBAH
• TIDAK ADA PERSAMAANNYA dan SETARA-TARANYA
• BEBAS DARI BERBUAT KESALAHAN
• TELAH MENCIPTAKAN LANGIT DAN BUMI INI HANYA DENGAN BERSABDA “JADI MAKA JADILAH”

PASTI TIDAK MUNGKIN – SEKALI LAGI PASTI TIDAK MUNGKIN, BAHWA ALLAH ITU:

a. Tidak adil
b. Tidak mengetahui sejarah
c. Salah bernubuat
d. Ragu-ragu dan tidak percaya diri sendiri, sehingga perlu bersumpah dengan segala jenis materi dan non materi hasil ciptaan-Nya sendiri.
e. Salah menurunkan wahyu-Nya sehingga perlu dibatalkan atau diganti/direvisi.
f. Mempertahankan diri-Nya sendiri dari tudingan manusia yang notabene adalah ciptaan-Nya sendiri dengan segala sumpah.
g. Tidak berada pada satu detik yang bersamaan disetiap millimeter ruang bumi dan angkasa raya ciptaan-Nya itu, melainkan hanya berada disatu tempat saja yaitu di Mekkah.
h. Menyatakan diri-Nya telah berobah menjadi batu hitam yang melarat itu.
i. Hanya mengerti bahasa Arab saja.
j. Punya rumah di satu tempat tertentu diatas dunia ini (Mekkah).
k. Bertindak tidak berdasarkan KASIH yang notabene adalah personafikasi dari ALLAH itu sendiri yaitu MAHA PENGASIH dan MAHA PENYAYANG.
l. Tidak konsisten terhadap janji2-Nya dan perbuatan2-Nya serta kata2-Nya.
m. Mengijinkan manusia menyembah ilah-ilah lain (termasuk makhluk-makhluk ghaib seperti JIN-JIN) selain daripada ALLAH.

SEHINGGA oleh karena apa yang tidak mungkin dilakukan oleh ALLAH sebagaimana terjabar di diktum a. s.d m. diatas, kesemuanya ada terjabar secara berulang-ulang dalam ALQURAN, maka jelas dan gamblang pastilah isi ALQURAN ITU TIDAK WAHYU ALLAH.

Akhirnya sebagai penutup SADURAN kami ini, kami akan penuhi janji kami pada PENOLAKAN-5 yaitu: “Bahwa tidak benar ada pertentangan-pertentangan Wahyu ALLAH dalam ALKITAB”, sebagaimana sering ditudingkan oleh pihak Islam kepada umat Kristen karena mereka telah menemukan banyak nats/ayat yang satu dengan yang lainnya bertentangan dalam Alkitab, sedangkan ALKITAB itu adalah Wahyu ALLAH.

1. Terlebih dahulu perlu dinformasikan bahwa cara penulisan ALKITAB berbeda 180 derajat dengan cara penulisan ALQURAN. Kalau penulisan atau isi ALQURAN itu menurut kepercayaan umat Islam adalah 100% Wahyu Allah sebagai hasil dikte/imla Allah langsung kepada Nabi Muhammad (atau lewat Malaikat Jibril) secara kalimat demi kalimat dan kata demi kata, sehingga isinya sama sekali bersih dan bebas dari pikiran, rekaan dan buah tangan manusia termasuk Nabi Muhammad sendiri, maka sebaliknya penulisan ALKITAB adalah berbeda sama sekali, yaitu:

a. ALKITAB ditulis bukan oleh 1(satu) orang saja (seperti halnya Muhammad) melainkan oleh lebih dari 40 orang yang telah menerima Wahyu Allah yaitu para Nabi dan Rasul, dan baru selesai ditulis kurang lebih 1600 tahun.

b. Wahyu ALLAH diterima oleh pada Nabi/Rasul tersebut melalui mimpi, perasaan, pendengaran dan penglihatan rohani, jadi bukan dengan cara dikte/imla seperti halnya dengan pengakuan Muhammad.

c. Wahyu ALLAH yang mereka terima itu, sebelum dituliskan untuk disampaikan kepada umat sesamanya, terlebih dahulu mereka selidiki atau cari tahu dahulu tentang :
“Apa sebabnya, apa motivasinya, apa peristiwa yang terkait, apa kondisi dan situasi yang sedang berlaku dan lain sebagainya. Maka Wahyu Allah itu diturunkan kepada mereka, tegasnya dengan kata lain : “Apa LATAR BELAKANG dari Wahyu yang ALLAH turunkan kepada mereka itu”. WAHYU ALLAH yang mereka terima dikombinasikan dengan LATAR BELAKANG hasil penyelidikan mereka itulah yang mereka tulis dalam ALKITAB.

d. Ada kalanya ALLAH menurunkan Wahyu-Nya tentang sesuatu masalah atau topic yang sama, bukan kepada 1 (satu) orang saja melainkan kepada beberapa orang sekaligus (katakanlah 3 orang). Bilamana pada penulisan Wahyu Allah tersebut dalam ALKITAB oleh ke-tiga orang Penerima Wahyu itu terdapat PERBEDAAN atau KETIDAK SAMAAN hal ini tidak berarti bahwa WAHYU ALLAHNYA yang berbeda, melainkan LATAR BELAKANG dari Wahyu Allah itulah yang berbeda, karena WAHYU ALLAH MUSTAHIL BISA BERBEDA/TIDAK SAMA meskipun di Wahyukan serempak kepada 3 orang atau 5 orang lebih sekaligus. Yang mungkin bisa berbeda/tidak sama adalah hasil penyelidikan LATAR BELAKANG dari Wahyu Allah tersebut oleh ke tiga orang itu yang telah mereka lakukan sendiri-sendiri dengan cara mereka masing-masing dan LATAR BELAKANG ini adalah “BUKAN WAHYU ALLAH”

2. Sebagai contoh atau bukti tentang apa yang kami uraikan diatas, kami akan kutip satu nats dari Perjanjian Lama (TAURAT) dan satu nats dari Perjanjian Baru (INJIL) yang nats/ayat-ayat-nya berbeda/tidak sama.

a. II Raja-raja 8:26 ….: diceritakan bahwa Ahazia berumur 22 tahun pada waktu dia menjadi Raja di Yerusalem…..sebaliknya II Tawarikh 22:2 ….: menceritakan bahwa Ahazia berumur 42 tahun pada waktu dia menjadi raja di Yerusalem ….
Disini ada perbedaan umur, nats/ayat yang satu mengatakan 22 tahun sedangkan nats/ayat yang lainnya 42 tahun. Perbedaan ini adalah LATAR BELAKANG dari Wahyu, sedangkan WAHYU ALLAH-nya sendiri tidak berbeda yaitu bahwa Raja Ahazia telah dinubuatkan MATI TERBUNUH, dan hal ini terdapat di II Raja-raja 9:27 (mati terbunuh) dan juga di II Tawarikh 22:9 (mati terbunuh).

b. Matius 8:28 ……: Dikisahkan bahwa Sayidina Isa datang di Gedara dan yang keluar dari daerah kuburan 2 (dua) orang kerasukan setan, sebaliknya Lukas 8:26 ……..: Mengisahkan bahwa Sayidina Isa datang di Gerasa dan yang keluar dari daerah kuburan 1 (satu) orang kerasukan setan. Disini ada perbedaaan nama kota dan jumlah orang yang kerasukan setan. Perbedaan ini adalah LATAR BELAKANG, dari Wahyu Allah-nya sendiri TIDAK BERBEDA atau SAMA yaitu bahwa Sayidina Isa berkuasa mengusir setan-setan dan hal ini terdapat baik di Matius 8:32, maupun di Lukas 8:32.

Dari dua contoh diatas jelaslah bahwa yang berbeda/tidak sama adalah LATAR BELAKANG dari Wahyu Allah dan bukan Wahyu Allah-nya sendiri, karena Wahyu Allah…..ditulis oleh misalnya 3 atau 10 orang. Oleh karenanya, yang nampak saja seperti ada pertentangan atau perbedaan dari nats atau ayat Alkitab itu, sedangkan sebenarnya tidaklah demikian, karena Alkitab bukan 100% KITAB ILAHI melainkan adalah KITAB ILAHI dan KITAB INSANI sekaligus, disebabkan adanya faktor-faktor yang melatarbelakangi WAHYU ALLAH yang diturunkan dan dituliskan dalam ALKITAB tersebut.

Demikian saduran kami dari tulisan-tulisan dan pernyataan-pernyataan lisan dari pada hamba Tuhan yang dulunya beragama Islam, namun sekarang ini sudah beralih menjadi pengikut-pengikut SAYIDINA YESUS KRISTUS yang aktif, militan, tangguh sebagaimana diuraikan diatas sebab-sebab utamanya ialah karena mereka TIDAK PERCAYA LAGI BAHWA ALQURAN ITU WAHYU ALLAH, melainkan menganggapnya hanya satu Kitab Insani belaka yang isinya kurang lebih 75% hasil jiplakan yang lihai dari isi ALKITAB ditambah kurang lebih 25% hasil buah pikiran, imajinasi, rekaan, kreasi dari Muhammad dan kawan-kawannya yang menulis ALQURAN itu dengan diberi selimut kamuflase seolah-olah sebagai 100% Wahyu Allah.

About siapmurtad

Siap memaparkan kesalahan alquran
This entry was posted in KESALAHAN QURAN, MURTADIN and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

138 Responses to 5 Alasan Pokok Isi Quran PENYEBAB KAMI MENINGGALKAN ISLAM dan BERALIH MENJADI KRISTEN

  1. Lili Naomi says:

    Puji Tuhan!
    nama kamu (penulis) telah tertulis dalam buku kehidupan sebagaimana yg dijanjikan olehNya bahwa setiap orang yg percaya dan mengaku dengan lidahnya bahwa Yesus adalah Tuhan serta melakukan perintahNya akan beroleh hidup yg kekal. terima kasih karena semakin meneguhkan iman saya dalam Yesus melalui tulisan ini. sampai jumpa di surga, kawan :) God loves us.

    • fathim says:

      setiap yang bernafas (hidup) pasti akan mati (tidak kekal)…….kalaulah yang mengaku yesus adalah tuhan dan melakukan perintahnya kekal (abadi) hidupnya……kenapa Yesusnya juga mati???? kalau Lili Naomi mengatakan yang mengakui yesus adalah tuhan dan melakukan perintahnya kekal (abadi) hidupnya, kenapa dalam akhir perkataannya sampai jumpa di surga???? tdk logis……..

      • ungke says:

        Kamu tidak akan faham perkara sorgawi fathim , karena kamu tidak punya roh kudus untuk menjelaskannya,

      • soetoyo says:

        maksud lili naomi itu , hidup kekal di surga , bukan di bumi , karna bumi itu hannya tempat sementara , sobat .

      • julia says:

        Shallom…beroleh hidup yg kekal itu,maksudnya bukan tidak boleh mati.tetapi sekalipun tubuh seseorg itu mati tetapi jiwa/roh tetap hidup.Dan akan hidup kekal selamanya d sorga….Hanya org yg telah menerima Yesus Kristus sebagai Juruselamat peribadinya sahaja yg tau/mengerti….

      • Kasih says:

        Apa yang paling penting bagi kamu fathin? tubuh kamu kah atau roh kamu? tubuh yang sementara kah atau roh yang hidup kekal? bagi saya kehidupan roh yang paling utama kerana tubuh adalah sementara. yesus perlu mematikan tubuh manusiawi kerana kasihnya yang sangat besar kepada manusia supaya melalui kematiannya bisa menyelamatkan manusia dari hutang dosa. Dengan demikian, yesus telah bangkit bersama roh dan tubuh surgawinya. Setiap manusia akan mati oleh kerna itu yesus bertubuhkan manusia juga harus mati. Seperti yesus memperoleh tubuh surgawinya kita yang percaya dan ikut akan ajarannya pasti memperoleh tubuh surgawi juga yang tak pernah akan mati. mengakui yesus adalah Allah jika hanya kata-kata sahaja tanpa perbuatan tidak menjaminkan sesiapapun masuk ke kerajaan syurga. faith without action is death!

      • Fathim.. bagaimana kamu bisa selamat… nabi muhamad mu aja kekal dikuburan medinah dan masih dishalawati umat islam sampe sekarang… artinya muhammad minta didoain umatnya karena muhammad sadar dengan semua perbuatan jahatnya ia merana dikuburan….

        Kuburan muhammad di medinah bukti muhammad tidak selamat….

        Saat muhammad mati allah swt dan jibril juga ikut mati dan berhenti berwahyu karena allah swt dan jibril adalah dua sosok fiksi ciptaan muhammad…

        Wahyu allah swt hanyalah uap busuk yg keluar dari congor muhammad…

    • Anonymous says:

      SAMPAI JUMPA DI NERAKA SAUDARA MANUSIA KU, TPI KMI MUSLIMIN YAKIN BAKAL MASUK SURGA JAUH LEBIH DULU,,DAN YG LEBIH PASTI SURGA GK BAKAL DI MASUKIN UMAT LAEN SEBELUM UMAT MUSLIM MASUK LEBIH DAHULU,,N JNGN2 KAUM KAFIR GK BAKAL PERNAH CICIPIN UDARA SURGA,,SUNGGUH MERUGI,,,,SUBHANALLAH,

      • Anonymous says:

        jangan sampai nanti kamu kemakan omongan kamu sendiri

      • Jhon Haloho says:

        wkwkkw
        kalau surga islam ma aneh
        surga islam ada diskotik,bioskop,dan tempat hiburan lain seperti dalam alquran
        wkwkw

      • Kasih says:

        jangan menghakimi orang lain saudara, hari semalam adalah sejarah, hari ini adalah hadiah dan esok belum pasti. jadi anda sebaiknya berdoa dengan penuh kasih kepada saudara lain jika anda merasakan dia sesat bukannya dengan penuh yakin menyatakan mereka masuk neraka… bukankah setiap manusia asalnya dari Adam dan Hawa jadi kita ini bersaudara… setiap dari kita adalah berharga di mata Tuhan… bukan anda yang menentukan keberadaan orang lain jika kehidupan anda sebenarnya belum pasti… bukankah kata-kata anda ini tidak ubah seperti membunuh orang lain… sepertinya pasti yang diri sendiri selamat dan orang lain tidak… hanya Tuhan yang tahu dan merancang kehidupan bagi setiap manusia… jika anda mendoakan kecelakaan kepada saudara lain pastinya Tuhan tidak mengkabulkan doa anda…. Tuhan yang saya kenal tidak mengajar spy kita mendoakan kecelakaan orang lain tetapi mendoakan spy dia menemui penyelamatan dalam hidunya… jangan begitu yakin saudara jika masa depan anda adalah masih InsyaAllah!

      • Anonymous says:

        Hihihi…BEBAL-BEBAL KELEDAI…jelas-jelas data dan fakta telah disampaikan dan tak terbantahkan namun masih aja ngeyel… :D

    • tonwsh says:

      Ah anda ini sangat gegabah, cari ajah dalam bible anda, tidak ada satu kata secara letterlijk yang menyatakan bahwa yesus itu tuhan dan sembahlah aku ! Tidak akan anda temukan. Silahkan cari dan baca dulu bible anda yang benar, jangan asal telan ajah yang pastor atau pendeta katakan !

    • tonwsh says:

      Ah anda kan melakukan expansi agama kristen dengan tidak fair yaitu kedok dengan pura2 bantu pakai beras supermie dan uang, kalau mau meng kristen kan orang tuh cari sana di irian yang pada belum punya agama ! jangan cari sasaran muslim yang melarat !

    • Anonymous says:

      eli,,,..eli…..lama sabaktani,,,tuhan…tuhan…mengapa engaku meninggalkan aku….
      TUHAN KOQ MINTA TOLONG DGN TUHAN,,,JELAS YESUS BUKAN TUHAN …CUMA UTUSAN TUHAN

  2. pandugendut says:

    . SIKAP PENGARANG PENGARANG KRISTEN
    TERHADAP KESALAHAN ILMIAH DARI TEKS BIBEL (1/2)

    PENELITIAN MEREKA YANG KRITIS

    Kita merasa heran karena reaksi yang berbeda-beda yang
    ditunjukkan oleh ahli tafsir Kristen terhtadap kumpulan
    kesalahan-kesalahan, kekeliruan dan kontradiksi ini. Di
    antara mereka ada yang mengakui sebagian
    kesalahan-kesalahan tersebut dan tidak segan-segan
    membicarakan soal-soal yang rumit itu dalam
    karangan-karangan mereka. Ada golongan lain yang secara
    lihai menghindari hal-hal yang tak dapat dipertahankan,
    tetap mempertahankan kemurnian Bibel kata demi kata
    serta berusaha meyakinkan orang lain dengan
    keterangan-keterangan yang bersifat apologetik dengan
    memakai argumentasi yang tak terduga, dan dengan begitu
    mengharap orang lain akan melupakan soal-soal yang
    ditolak oleh logika.

    R. P. de Vaux, dalam pengantar terjemahan Kitab
    Kejadian mengakui adanya kritik-kritik dan mengakui
    pula kebenaran kritik-kritik tersebut, akan tetapi,
    baginya, tidaklah penting untuk mengadakan penyusunan
    baru terhadap kejadian-kejadian pada masa yang lampau.
    Ia menulis dalam catatan-catatannya: bahwa Bibel
    menyebutkan kenangan sesuatu atau beberapa banjir yang
    dahsyat di lembah Tigris atau Euphrate, yaitu
    banjir-banjir yang dibesar-besarkan dalam tradisi
    sehingga menjadi suatu bencana dunia, adalah tidak
    penting; yang penting adalah bahwa pengarang Kitab
    Kejadian telah mengisi kenangan itu dengan ajaran abadi
    mengenai keadilan dalam rahmat Tuhan, serta kejahatan
    manusia, dan keselamatan bagi orang yang benar.

    Dengan begitu maka untuk merubah suatu legenda rakyat
    menjadi suatu kejadian suci yang perlu diyakini oleh
    umat beragama, adalah suatu tindakan yang dapat
    dibenarkan selama pengarang memakainya untuk contoh
    dalam pelajaran agama. Sikap apologetik semacam itu
    akan membenarkan segala macam penyalahgunaan
    tulisan-tulisan yang dianggap suci dan mengandung sabda
    Tuhan. Membenarkan campur tangan manusia dalam hal-hal
    yang suci berarti menutupi segala perubahan-perubahan
    yang dilakukan oleh manusia terhadap teks Bibel. Jika
    terdapat suatu maksud teologik maka segala perubahan
    dibolehkan, dan dengan begitu maka orang membenarkan
    perubahan-perubahan yang dilakukan oleh
    pengarang-pengarang Sakerdotal (pendeta-pendeta) pada
    abad VI serta kesibukan-kesibukan legalistis yang
    akhirnya menghasilkan riwayat-riwayat khayalan yang
    sudah kita lihat.

    Ada kelompok yang tidak kecil daripada ahli-ahli tafsir
    Kristen yang merasa bangga untuk menerangkan
    kekeliruan, kesalahan dan kontradiksi yang terdapat
    dalam Bibel dengan mengemukakan alasan bahwa para
    pengarang Bibel terpengaruh oleh faktor-faktor sosial
    daripada peradaban atau mental yang berbeda dengan
    peradaban dan mental sekarang; ini berarti bahwa
    persoalan kekeliruan dan kontradiksi tersebut berakhir
    dan menjelma menjadi suatu jenis yang khusus daripada
    kesusasteraan. Penggunaan istilah “suatu jenis yang
    khusus daripada kesusasteraan” ini dalam perdebatan
    yang rumit di antara para ahli tafsir Bibel telah dapat
    menutupi segala kesulitan. Tiap kontradiksi antara dua
    teks dapat dijelaskan dengan: perbedaan cara ekspresi
    daripada tiap pengarang, khususnya perbedaan gaya
    sastranya. Sudah tentu argumentasi seperti ini tidak
    dapat diterima oleh semua orang, karena argumentasi
    tersebut tidak serius. Tetapi argumentasi tersebut
    masih ada orang yang memakainya sekarang, dan dalam
    membicarakan Perjanjian Baru, kita akan melihat
    orang-orang menafsirkan kontradiksi yang ada didalamnya
    dengan cara yang berlebihan.

    Suatu cara lain untuk memaksakan hal-hal yang tak dapat
    diterima oleh logika dalam teks Bibel adalah dengan
    mengelilingi teks tersebut dengan
    pertimbangan-pertimbangan apologetik. Dengan begitu
    maka perhatian pembaca dialihkan dari problema crucial
    mengenai kebenaran kepada problema-problema lain.

    Pemikiran-pemikiran Kardinal Danielou mengenai Banjir
    yang dimuat dalam majalah Dieu Vivant (Tuhan yang
    hidup), nomor 38 tahun 1947 halaman 95-112 dengan judul
    “Banjir Pembaptisan dan Hukuman,” menunjukkan cara
    tersebut. Ia menulis: “Tradisi yang paling kuno
    daripada Gereja telah terlihat dalam Teologi Banjir,
    gambar Yesus Kristus dan gambar Gereja. Ini adalah
    hikayat yang besar sekali artinya. Hukuman yang
    mengenai seluruh umat manusia.” Setelah mengutip
    Origene yang dalam karangan: “Ceramah tentang
    Yehezkiel,” membicarakan tentang tenggelamnya seluruh
    Dunia dan diselamatkannya dalam Perahu, Kardinal
    Danielou tersebut membicarakan tentang pentingnya angka
    delapan (yang menunjukkan jumlah orang yang
    diselamatkan oleh Perahu; Nuh dan isterinya serta tiga
    orang anaknya dan isteri-isteri mereka). Ia mengulangi
    yang ditulis oleh Yusten dalam Dialognya “mereka itu
    memberikan simbol hari ke delapan, hari Yesus Kristus
    dibangkitkan dari mati” dan ia menulis: “Nuh, yang
    dilahirkan pertama daripada penciptaan baru, suatu
    citra Yesus Kristus yang merealisir apa yang
    digambarkan oleh Nuh.” Ia meneruskan perbandingan
    antara Nuh yang diselamatkan oleh kayunya perahu dan
    oleh air yang mengapungkannya, dan air pembaptisan (air
    Banjir yang melahirkan kemanusiaan baru) dan kayu
    salib. Kardinal menekankan nilai simbolisme dan menutup
    uraiannya dengan menekankan kekayaan spiritual dan
    doktrinal daripada sakramen Banjir!

    Banyak sekali yang dapat dikatakan mengenai
    pendekatan-pendekatan apologetik. Pendekatan semacam
    itu menerangkan suatu kejadian yang tak dapat
    dipertahankan kebenarannya, dan pada waktu yang
    diterangkan oleh Bibel, dengan penjelasan yang bersifat
    universal. Dengan tafsiran seperti yang ditulis oleh
    Kardinal Danielou kita kembali ke abad pertengahan di
    mana kita harus menerima teks apa adanya dan segala
    pembicaraan mengenainya terlarang kecuali pembicaraan
    yang menguatkan.

    Meskipun begitu, saya merasa segar bahwa sebelum
    periode obscurantisme yang dipaksakan ini, kita baca
    sikap-sikap yang logik seperti sikap Agustinus yang
    menunjukkan pemikiran yang maju, lebih dahulu daripada
    pemikiran yang ada pada masa hidupnya.

    Pada periode pendeta-pendeta Gereja, problema kritik
    teks sudah terasa oleh karena Agustinus menyebutkannya
    dalam suratnya no. 82, yaitu yang mengandung
    kalimat-kalimat penting sebagai berikut: “Khusus kepada
    fasal-fasal dari Bibel, yang dinamakan kanonik (yang
    telah dilegalisir oleh Paus) saya memberi perhatian dan
    kehormatan, dan saya yakin seyakin-yakinnya bahwa tak
    seorangpun daripada para pengarang-pengarangnya yang
    melakukan kekeliruan dalam menulisnya. Jika dalam
    fasal-fasal itu saya jumpai suatu pernyataan yang
    kelihatan bertentangan dengan kebenaran, maka saya
    tidak ragu untuk mengatakan bahwa: teks (yang saya
    baca) itu salah, atau si penterjemah tidak
    menterjemahkan teks asli sebaik-baiknya, atau pikiran
    saya kurang cerdas.

    Bagi Agustinus, tak terbayang bahwa suatu teks kitab
    suci dapat mengandung kesalahan. Agustinus memberi
    penjelasan tentang “dogma bahwa Bibel tidak bisa salah”
    secara terang dan jelas. Jika ada kalimat-kalimat yang
    nampaknya kontradiksi dengan kebenaran, ia mencari
    sebabnya, dan tidak mengenyampingkan kemungkinan sebab
    itu datang dari manusia. Sikap semacam itu adalah sikap
    orang yang percaya dan mempunyai daya kritik. Pada
    zaman Agustinus ( 354 – 430 M ) belum ada kemungkinan
    konfrontasi antara teks Bibel dan Sains. Suatu
    pandangan yang luas yang serupa dengan pandangan
    Agustinus akan menghilangkan kesulitan-kesulitan yang
    disebabkan konfrontasi antara beberapa teks dalam Bibel
    dengan pengetahuan ilmiah.

  3. bagi gue itu semua nya mungkin bener, untuk masalah ini gue gak terlalu ambil berat karena ini cocok buat jadi bahan diskusi dalam mencari kebenaran, jadi jgn takut kalo mati mau kemana? pilih mana? hidup ini kita harus punya pengharapan dan iman supaya ada kasih dan damai, buat hidup ini jadi benar supaya tidak ada kesia-siaan didalam nya, jadi ada yang bisa kita kenang sampai akhir hidup ini…..

  4. atara says:

    tulisan yang mencerahkan…….bagi saudaraku yang belum memahami kitab sucimu….mungkin ini bahan yang bagus buat kajian n baru buat kesimpulan……mumpung masih ada waktu dapat memilih jalan kebenaran…….

    • argoprameks says:

      YA….JALAN BENAR MENUJU NERAKA… YESUS (nabi Isa AS) BUKAN TUHAN. tetapi hanyalah seorang NABI DAN ROSUL. NAMA KRISTEN YANG DIPAKAI SEKARANG PUN MERUPAKAN DARI BUAH pikiran dari umat – umat jauh setelah nabi isa wafat. TERUTAMA DARI BANGSA ROMAWI PADA SAAT KEKAISARAN ROMAWI. dan asal muasalnya seperti ini :
      Jika dijawab Yesus adalahTuhan dan Juru Selamat manusia, maka dia tak perlu agama dan tak beragama. Maka, pernyataan ini bisa dipahami bahwaYesus tak beragama, artinya Yesus itu ateis. Menurut Yossy Rorimpadel, dari Sekolah Tinggi Teologi “Apostolos”, Yesus itu beragama Yahudi. Lalu, mengapa pengikutnya tak beragamaYahudi?

      Jika Yesus beragama Katolik, mana dalilnya ? kapan Yesus memproklamirkan dirinya beragama Katolik? Jika dinyatakan,Yesus beragama Kristen Protestan, lebih tidak masuk akal lagi,Sebab, Protestan lahir pada abad ke-16, saat bergulirnya pergerakan Reformasi gereja yang dimotori oleh Martin Luther dan John Calvin.
      Label dan penamaan Kristen diberikan pada pengikut (agama) Yesus, setelah bertahun-tahun Yesus tidak ada. Pendeta Yosias Leindert Lengkong mengatakan dalam buku Bila Mereka Mengatakan Yesus Bukan Tuhan menyebutkan, istilah “Kristen”muncul di Antiokhia pada 41 Masehi. Dan, yang mengucapkankata “Kristen” atau “Kristianos” bukan murid Yesus atau orangterpercaya, tapi justru orang-orang luar
      (hlm.77). Pendapat ini cukup beralasan, karena dalam Alkitab, Yesus tak pernah bersinggungan dengan kristen.

      bersinggungan dengan kata “Kristen”.

      • argoprameks says:

        dan kesimpulannya :
        APA BILANG JESUS BERAGAMA KRISTEN.???
        Umat Kristen selalu mengklaim
        bahwa “Kristen” adalah ajaran
        Yesus.
        Klaim ini sesungguhnya
        tidak memiliki dasar sama
        sekali selain hanya angan-
        angan dan omong-kosong
        belaka.

        Pokok-pokok pikiran di bawah
        ini,
        tanpa bisa dibantah oleh
        siapapun, membuktikan bahwa
        “Kristen” sama sekali bukan
        ajaran Yesus!

        1. Yesus tidak pernah
        mengajarkan atau memberi
        nama “Kristen” pada misi dan
        tugas yang diembannya.

        2. Yesus tidak pernah
        memerintahkan umatnya
        (umat Israel) untuk
        sembahyang (kebaktian) di
        “gereja”.

        3. Yesus tidak pernah
        menyatakan dirinya sebagai
        “Tuhan Pencipta Semesta
        Alam”.

        4. Yesus tidak pernah
        memerintahkan umatnya
        (umat Israel) untuk
        menyembah dia.

        5. Agama Kristen baru benar-
        benar eksis setelah kanonisasi
        Perjanjian Baru. Sebelumnya,
        Kristen sama sekali belum
        eksis di muka bumi ini.

        6. “Kristen” adalah istilah
        Yunani dari kata “Christos”
        yang merupakan terjemahan
        dari kata Ibrani “Mesiah” yang
        berarti “yang diurapi” atau
        “yang ditahbiskan”. Sementara
        Yesus adalah seorang Israel
        yang berbahasa Ibrani. Jadi,
        bagaimana mungkin Yesus
        mengajarkan “Kristen” yang
        notabene bukan istilah
        bahasanya?

        7. Selama hidupnya di dunia,
        Yesus tidak pernah
        menyeberang ke negeri lain
        kecuali hanya muter-muter di
        negeri Israel. Bagaimana
        mungkin Tuhan hanya mondar-
        mandir di negeri Israel saja?
        Memangnya manusia pada
        waktu itu cuma ada di negeri
        Israel?

        8. “Kristen” menemukan
        identitas dirinya melalui
        propaganda Paulus Tarsus.
        Sebagaimana diketahui, Yesus,
        tidak pernah kenal, tidak
        pernah melihat, tidak pernah
        menyebut, dan tidak pernah
        berbicara dengan manusia
        yang bernama Paulus dari
        Tarsus.

        9. Yesus disunat, sedangkan
        umat Kristen tidak perlu
        disunat (sesuai ajaran Paulus).

        10. Yesus meninggal diberi kain
        kafan, sedangkan umat Kristen
        meninggal berpakaian
        pengantin (seperti
        meninggalnya Paulus).

        Dari pokok-pokok pikiran di
        atas,
        jelaslah bahwa “Kristen”
        bukan saja tidak pernah
        diajarkan oleh Yesus, tetapi
        istilah “Kristen” sendiri baru
        muncul puluhan tahun
        kemudian setelah dugaan
        penyaliban Yesus
        (Kisah Para Rasul 11:26),
        yakni resminya setelah
        kanonisasi Perjanjian Baru.

        NAHHHHHH
        LOHHHHHHHHHHHHH???????????

      • ungke says:

        Lagi lagi orang yang tidak di sertai roh kudus akan sulit mencerna semua itu

      • Anonymous says:

        argoprameks…
        anda bego atau apa??

        Pesan yang ada dalam alkitab bukan hanya untuk yahudi dan orang kristen…
        melainkan UNTUK SEMUA MANUSIA ….
        kita manusia di tuntut untuk percara kepadaNya…

        tidak seperti kalian…
        awloh kalian hanya tertuju pada islam doank…
        kalian umatnya awloh
        tp semua umat manusia punya ALLAH

        awloh mu dengan ALLAH kami berbeda…
        awloh mu mengajarkan cara MEMBUNUH yang tidak menganut islam…
        tp ALLAH kami mengajarkan cara MENGASIHI orang lain bahkan terhadap musuh…

      • rianti says:

        @agroprameks
        nah kan kamu sendiri ngaku kalo agama kristen bukan dibawa oleh yesus , tapi kok di quran ditulis yesus menurunkan injil???????? hayooooooooo jawab yang bener yah????? kalo gak tau sejarah, jangan sok tau !!!! apa allonya quran yg sok tau ya????

  5. argoprameks says:

    wah..parah nih…. blog ini jadi ajang penghujatan agama islam. apakah sebelumnya yang punya blog ini orang islam yang kemudian pindah ke agama nasrani? setelah saya baca, namun tidak seutuhnya, tapi saya sudah bisa menangkap isi dari beberapa artikel yang ada yang intinya menjelekkan ajaran islam yang katanya islam itu agama atau ajaran nabi Muhammad SAW yang sudah tidak suci lagi karena sudah banyak yang dikarang oleh Nabi Muhammad SAW. HAL ITU TIDAK BENAR ADANYA. saya seorang muslim meskipun ilmu agama Islam saya tidak mendalam tapi saya rasa, yang anda tuliskan itu semua merupakan pemahaman anda yang dangkal. perlu berdiskusi dengan dengan yang ahlinya ( ustadz ) atau guru agama islam atau kyai dulu. baru bisa di tuliuskan. anda telah MURTAD.

    • ungke says:

      Yang pintar saja tapi yang tidak diurapi roh kudus saja tidak bisa mengerti perkara ini, apalagi anda yang tidak pintar , pasti sangat tidak bisa mengerti

  6. argoprameks says:

    DEFINISI SHOLAT
    Sholat berasal dari bahasa Arab
    As-Sholah (ashsholatu.gif)
    Definisi (ta’rif/pengertian):
    Sholat secara Bahasa (Etimologi) berarti Do’a
    Sedangkan secara Istilah/Syari’ah (Terminologi), sholat adalah perkataan dan perbuatan tertentu/khusus yang dibuka/dimulai dengan takbir (takbiratul ihram) diakhiri/ditutup dengan salam.
    Sholat merupakan rukun perbuatan yang paling penting diantara rukun Islam yang lain sebab ia mempunyai pengaruh yang baik bagi kondisi akhlaq manusia. sholat didirikan sebanyak lima kali setiap hari, dengannya akan didapatkan bekas/pengaruh yang baik bagi manusia dalam suatu masyarakatnya yang merupakan sebab tumbuhnya rasa persaudaraan dan kecintaan diantara kaum muslimin ketika berkumpul untuk menunaikan ibadah yang satu di salah satu dari sekian rumah milik Allah subhanahu wa ta’ala (masjid).

    Dan Mengapa Pakai Bahasa Arab Dalam Bersholat?

    Apakah bijak memaksa orang bersolat dalam bahasa asing, yaitu bahasa Arab? Mengapa tidak lebih baik bersolat dalam bahasa ibu, yaitu bahasa sehari-hari. Apakah bahasa Arab lebih baik dipakai dalam solat dari pada bahasa Indonesia, Jawa, Bugis, Sunda, Minang, Madura dan lain sebagainya? Inilah pertanyaan-pertanyaan yang muncul dalam pikiran apabila mendengar bahwa orang Islam diharuskan bersolat dengan memakai bahasa Arab.

    Semua Orang Mengerti Jika Pakai Satu Bahasa

    Para Mukmin akan menjawab, apabila bersolat dengan bahasa Arab semua orang di seluruh
    dunia memakai kata yang sama. Tetapi walaupun semua memakai kata-kata yang sama, apakah gunanya jika kata-kata yang diucapkan tidak dimengerti?

    Dulu orang Katolik Roma beribadah dengan menggunakan bahasa Latin.
    Tapi akhirnya mereka menyadari bahwa sebagian besar umatnya tidak mengerti bahasa Latin. Akibatnya sekarang ibadah Katolik Roma selalu diucapkan dengan memakai bahasa ibu umat yang dilayani.

    Kemurnian Al-Quran Dijaga

    Para Mukmin juga mengatakan bahwa dengan memakai bahasa Arab, Al-Quran tidak mungkin dapat dirubah. Tetapi artinya Al-Quran juga tidak perlu dirubah jika menggunakan bahasa lain. Yang penting supaya terjemahan dalam bahasa ibu selalu sesuai dengan bahasa Arab.
    Saat ini ada Al-Quran yang ditulis dalam dua bahasa, yaitu bahasa Arab dan bahasa terjemahan disebelahnya. Tentu, tidak mungkin arti aslinya hilang.

    Al-Quran Lebih Murni dari Alkitab?

    Ada orang berpandangan bahwa kemurnian Al-Quran lebih terjamin dari kitab-kitab lain. Ini jelas tidak dapat dipertahankan. Karena Al-Quran sekarang ini mulai diterjemahkan. Apakah itu artinya bahwa kemurnian Al-Quran dikurangi? Dengan kata lain kemurnian Alkitab dan Al-Quran tidak akan berkurang jika selalu diterjemahkan berdasarkan pada naskah-naskah kuno.
    Isa Al-Masih Tidak Menyuruh Murid-Nya Memakai Bahasa Asli

    Isa Al-Masih selalu memakai bahasa setempat, yaitu Aramaic. Orang banyak yang besar jumlahnya mendengarkan Dia dengan penuh minat. (Injil, Markus 12:37) Lagi Injil Lukas 19:48 berbunyi: … seluruh rakyat terpikat kepada-Nya dan ingin mendengarkan Dia. Tidak satu ayatpun dalam Injil yang menyuruh atau memberi nasihat supaya “Doa Bapa Kami” (doa yang sama penting bagi orang Kristen sebagai Al-Fatihah untuk umat Islam) diucapkan dalam bahasa asli Injil. Apalagi Isa Al-Masih tidak memakai bahasa Arab walaupun Ia Kalimah Allah! Malahan ia tidak mengajar pengikut-Nya memakai bahasa Arab. Namun kita tahu menurut Al-Quran Isa Al-Masih adalah “yang terkemuka di dunia dan di akhirat” (Sura Ali ‘Imran 3:45)
    Allah Memiliki Semua Bahasa di Dunia

    Bukankah Allah itu Maha Tahu dan bersifat universal memiliki semua bangsa di dunia ini? Demikian Allah tidak terbatas pada satu bahasa saja! Oleh karena itu kita perlu bertanya, “Mengapa bersolat harus mutlak menggunakan bahasa Arab saja?”
    Doa Terbaik Adalah Doa Dalam Bahasa Ibu

    Jika seorang anak dilukai dan menangis ia akan selalu mendekati orang tuanya dan meminta pertolongan dengan memakai bahasa ibu. Kita sebagai ciptaan Allah dikaruniakan bahasa ibu oleh Allah sendiri. Apabila kita berdoa dan/atau bersolat, pemakaian bahasa ibu adalah kecenderungan naluri. Kita dengan gampang dapat bersolat dari hati. Sebaiknya kita belajar bersolat dengan memakai bahasa ibu.
    Dalam Bersolat Ingatlah Rahmat Allah Yang Tidak Berubah!

    Allah berfirman melalui Nabi Yesaya 500 tahun sebelum Masehi: Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karenakehjahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatakan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. Kita sekalian sesat seperti domba, masing-masing kita mengambil jalnnya sendiri tetap TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. (Kita Nabi-nabi, Yesaya 53:5-6)

  7. argoprameks says:

    KA’BAH SEBAGAI KIBLAT

    Apakah yang dimaksud dengan Kiblat? Secara literal, kiblat berarti arah dari pemusatan perhatian. Adapun arti Kiblat dalam Islam adalah arah menghadapkan wajah ketika mengerjakan shalat.
    Allah SWT berfirman didalam Surat Al-Baqarah Ayat 115,

    Dan kepunyaan Allah-lah timur dan barat, kemanapun kamu menghadap disitulah Wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui.
    Sepertinya, ayat ini menerangkan bahwa tidak ada arah tertentu yang perlu ditetapkan untuk menyembah kepada-Nya. Jika tidak diperlukan arah secara lahiriah, maka setiap orang bisa menghadapkan wajahnya kemanapun ketika dia mengerjakan shalat.

    Adakah hikmah dibalik penetapan Kiblat? Sebagaimana kita ketahui, ibadah puasa dan dzikrullah (mengingat Allah SWT) adalah ibadah individu. Adapun Shalat dan Haji adalah ibadah yang dikerjakan secara berjama’ah (bersama-sama). Dalam penetapan Kiblat terkandung makna penegasan dan pengajaran tata-cara dan tata-krama (etika) suatu dinamika kelompok. Prinsip terpenting untuk mencapai kesatuan dan kesetia-kawanan (solidaritas) kelompok adalah dengan penyatuan arah pandangan yang menafikkan pengelompokan atas dasar kebangsaan, rasialisme, kesukuan, asal wilayah, bahasa, maupun asal negara.

    Allah SWT memilih Kiblat sebagai jalan-keluar untuk mencapai Kesatuan dan Solidaritas Umat karena, pilihan selain Kiblat, alih-alih mempersatukan, justru mengkotak-kotakkan Umat. Agama Islam adalah agama semua Nabi. Maka, satu-satunya penegasan bahwa semua Nabi hanya mengajarkan satu ajaran (yakni, Tauhid) adalah dengan penetapan sebuah ‘Titik-Arah’ Peribadatan.

    Kiblat yang tunggal untuk semua orang di seluruh penjuru dunia melambangkan kesatuan dan keseragaman diantara mereka. Lebih dari itu, perintah ini sangat sederhana dan mudah dikerjakan, baik oleh lelaki ataupun perempuan, berpendidikan tinggi ataupun rendah, orang kampung ataupun orang kota, kaya ataupun miskin, semuanya menghadap ke titik yang sama. Hal ini menunjukkan betapa sederhananya dan betapa indahnya Al-Islam.

    Perlu dicatat dalam ingatan bahwa, jika keputusan ini diserahkan kepada umat niscaya terjadilah ketidak-sepakatan yang sangat tajam. Namun, dengan Rahmat Allah SWT diputuskan-Nya hal ini sekali saja untuk ditaati oleh semua insan, sebagai pemersatu dan penyeragaman Umat Islam. Maka dari itu, ketika Adam AS sampai ke bumi, pondasi Baitullah (Ka’bah) telah diletakkan oleh para malaikat. Kiblat untuk Nabi Adam AS dan keturunannya adalah Ka’bah yang bentuknya masih sangat sederhana ini. Allah SWT berfirman didalam Surat Ali ‘Imran ayat 96:

    [b]Sesungguhnya, rumah yang pertama kali dibangun untuk (tempat ibadah) manusia, adalah Baitullah di Bakkah (Makkah) yang diberkati dan menjadi petunjuk bagi semesta alam[/b].

    Setiap insan mengikuti ketentuan Kiblat sehingga sampai pada masa Nabi Nuh AS, dimana pada waktu itu Ka’bah ikut hancur diterjang banjir besar. Sekian waktu berselang, Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS membangun ulang Ka’bah atas perintah dan bimbingan langsung dari Allah SWT, kemudian menjadi Kiblat bagi mereka dan para pengikutnya. Setelah itu, Al-Quds (Baitul-Maqdis/Masjidil-Aqsa) ditetapkan sebagai Kiblat untuk para Nabi dari Bani Israil. Itupun, ketika para Nabi mengerjakan shalat di dalam Al-Quds, biasanya menghadap sedemikian rupa sehingga Al-Quds dan Baitullah (Ka’bah) berada tepat di arah depan mereka.
    Dikisahkan oleh Al-Qurthubi, ketika shalat telah diwajibkan kepada Nabi Muhammad SAW dan orang-orang mukmin, semula arah Kiblat sama seperti semasa leluhur beliau, Nabi Ibrahim AS. Setelah hijrah ke Madinah; ada pula ulama yang mengatakan menjelang hijrah; Allah SWT memerintahkan agar beliau menghadapkan wajah ke Al-Quds. Rasulullah SAW biasa melakukan dengan berdiri diantara Hajar Aswad dan Rukun Yamani, sehingga Baitullah dan Baitul-Maqdis, dua-duanya, berada didepan beliau. Menurut hadits Bukhari, Rasulullah Muhammad SAW mengerjakan shalat dengan Kiblat Al-Quds selama sekitar 16 atau 17 bulan sewaktu di Madinah. Beliau SAW sepenuhnya berserah diri kepada perintah Allah SWT. Namun demikian beliaupun berharap bahwa Kiblat hendaknya sama seperti semasa Nabi Adam AS dan Nabi Ibrahim AS. Adapun Allah SWT Maha Mengabulkan harapan insan-insan pilihan-Nya. Oleh karena itu Rasulullah SAW sangat berharap bahwa keinginan beliaupun dikabulkan Allah SWT. Berkali-kali beliau menengadahkan wajah ke langit, dari hari ke hari, mengharapkan turunnya wahyu perihal Kiblat. Dan, Allah SWT pun berfirman didalam Surat Al-Baqarah Ayat 144:

    Sungguh Kami (sering) melihat wajahmu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan palingkan kamu ke kiblat yang kamu sukai. Maka palingkanlah wajahmu kearah Masjidil Haram. …

    Dengan diturunkannya wahyu ini, Allah SWT mengabulkan keinginan Rasulullah SAW. Selanjutnya, perhatikanlah kata ‘syathra’ disini berarti bahwa orang-orang di negara lain bilamana melaksanakan shalat hendaklah berusaha sebaik-baiknya untuk menghadapkan wajah ke arah masjidil-haram, namun tidak perlu harus persis ke arah bangunan Ka’bah. Akan tetapi, bagi mereka yang dapat melihat Baitullah wajib menghadap tepat ke Ka’bah sewaktu mengerjakan shalat.

    Begitu kaum Yahudi di Madinah mengetahui bahwa Kiblat kaum Muslim telah berubah ke arah Masjidil Haram dan tidak lagi ke Masjidil Aqsa, mereka bukan saja berolok-olok dan menertawakan, melainkan juga terperanjat dengan perubahan itu. Ini karena selama ini mereka dapat menerima keberadaan umat Muslim sehubungan dengan kesamaan Kiblat dengan mereka. Kini dengan terpisahkannya Kiblat kaum Muslim dengan kaum Yahudi berarti pula bahwa orang-orang Muslim adalah sebuah umat tersendiri dan terpisahkan dari mereka orang-orang Yahudi. Maka sejak saat itu mereka memperkeras sikap pertentangan terhadap umat Islam dan memperlakukan umat Islam sebagai musuh.

    Lebih jauh lagi, perubahan Kiblat ini mempertegas penjelasan bahwa Al-Aqsa maupun Masjidil-Haram bukanlah sebentuk berhala (benda yang disembah), dan tujuan sebenarnya dari menghadap ke arah Kiblat adalah melaksanakan perintah Allah SWT. Bisa saja diperintahkan-Nya kita menghadap ke Masjidil-Haram ataupun Masjidil-Aqsa. Kewajiban kita adalah mematuhi perintah-Nya dengan segenap akal dan sepenuh hati.
    Manfaat lain dari pengalihan Kiblat adalah untuk memisahkan antara orang-orang munafik dengan Muslim yang sejati. Perhatikanlah Firman Allah SWT didalam Surat Al-Baqarah Ayat 143,

    … Dan Kami tidak menetapkan kiblat yang menjadi kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot.

    Menurut sebuah hadits didalam Musnad Ahmad, yang diriwayatkan oleh ‘Aisyah RA, Nabi Muhammad SAW bersabda, “Orang-orang Ahli Kitab cemburu terhadap umat Muslim karena tiga perkara; Pertama, Allah SWT telah menetapkan satu hari ibadah dalam seminggu untuk seluruh umat terdahulu. hari Sabtu untuk Yahudi, hari Ahad untuk Nasrani dan kemudian hari Jum’at ditetapkan untuk umat Muslim. Ke-dua, perubahan Kiblat. Ke-tiga mengucapkan ‘Amiin’ setelah Imam. Para Ahli-Kitab tidak mendapatkan semua itu.”

    Perlu diingat bahwa adakalanya Sunnah dibatalkan oleh Al-Qur’an, dan jika tidak dibatalkan maka keabsahannya setara dengan Al-Qur’an. Misalnya, Semula arah Kiblat tidak disebutkan didalam Al-Qur’an, maka umat Muslim mengikuti Sunnah. Kemudian perubahan Kiblat ditegaskan didalam Al-Qur’an, namun ditekankan pula bahwa shalat yang telah dikerjakan menurut sunnah tidaklah sirna (nilainya).

    Menurut sebuah Hadits didalam Bukhari dan Muslim, perubahan Kiblat terjadi ketika Rasulullah SAW sedang melaksanakan Shalat Ashar, beberapa riwayat menyatakan Shalat Dhuhur (sebagaimana dinukilkan didalam tafsir Ibnu Katsir).

    Beberapa orang sahabat menyelesaikan shalat mereka bersama-sama Rasulullah SAW. Mereka melihat saudara-saudara mereka sedang shalat didalam masjid di lingkungan mereka, menghadap ke arah Masjidil-Aqsa. Para sahabat lantas mengumumkan dengan lantang bahwa mereka baru saja menyelesaikan shalat bersama-sama Rasulullah Muhammad SAW dengan menghadap ke arah Baitullah. Maka mereka yang sedang shalat pun memutar arah menghadap mereka dan tetap melanjutkan shalat tanpa membantah ataupun bertanya-tanya sepatah katapun. Kejadian ini membawa hikmah penting, yakni didalam Islam kredibilitas (sifat dapat dipercaya) seseorang sebagai saksi, dalam banyak hal sudahlah mencukupi untuk didengar perkataannya.

    Perubahan arah Kiblat itu terdengar di Masjid Quba pada keesokan harinya. Sebagaimana juga diriwayatkan didalam hadits Bukhari dan Muslim, maka para jama’ah masjid Quba pun mengubah arah menghadap didalam shalat mereka seketika mendengar pemberitahuan perubahan itu, meskipun pemberitahuan itu hanya disampaikan oleh seorang saja. Betapa nampak jelas disini bahwa begitu besar rasa saling menghormati, rasa saling yakin dan percaya, dimanfaatkan dan diamalkan para sahabat Nabi Muhammad SAW.

    Sebuah Hadits didalam Bukhari, yang diriwayatkan oleh Al-Bara’ bin ‘Adzib, ketika Kiblat diubah ke arah Masjidil-Haram orang-orang bertanya kepada Rasulullah SAW, bagaimanakah dengan umat Muslim yang telah wafat sedangkan dahulu mereka berkiblat ke arah Masjidil-Aqsa. Pertanyaan ini dijawab dengan wahyu Allah SWT, yang menerangkan bahwa shalat mereka itu sah adanya, tidak serta merta hilang terbawa perubahan, dan diterima oleh Allah SWT. Jawaban ini pun menjadi bagian dari Surat Al-Baqarah Ayat 143,

    … dan Allah tidaklah akan menyia-siakan keimananmu (shalatmu)

    Menarik untuk dicermati bahwa pada ayat ini kata ‘Iman’ telah dipergunakan oleh Allah SWT sebagai kata-ganti untuk shalat. Maka, ini berarti bahwa belumlah terdapat keimanan (keyakinan tentang Islam) dalam diri seseorang tanpa mendirikan shalat. Dengan kalimat lain; Shalat adalah penanda (indikator) Iman seseorang. coleage

    Semoga Allah SWT memudahkan kita untuk mendirikan shalat secara teratur sehingga dari padanya menguatkan Iman kita. Dan Semoga Allah SWT mempersatukan umat Muslim diseluruh penjuru dunia, yang mengikatkan diri pada satu Kiblat yang sama. Amiin.

    dan yang perlu diingat Allah itu Tuhan Pencipta dan Pemilik Alam Semesta maka apapun yang ada didunia ini milik Allah dan Allah bisa cabut kapanpun dan apapun termasuk nyawa kita….bukan seperti satpam yang nungguin gedung… dan Allah menurunkan Manusia dibumi sebagai khalifah ….. Alhamdulillahirobilalamin….

    Al-Aqsha: Kiblat Pertama Umat Islam

    Yang lebih menarik lagi, masjid Al-Aqsha juga dijadikan oleh Allah SWT sebagai kiblat buat umat Islam sejak perintah shalat diberlakukan. Rasulullah SAW bersama para shahabat shalat menghadap ke masjid Al-Aqsha selama beberapa waktu lamany, sebelum kemudian dipindahkan ke arah ka’bah.

    Bahkan di kota Madinah ada sebuah masjid bernama masjid Qiblatain. Artinya masjid yang punya dua kiblat. Sebab konon di sinilah dahulu orang-orang berpindah kiblat dari masjid Al-Aqsha di Palestina ke Ka’bah di Makkah.

    Jadi kenapa sekarang ini kita sangat peduli pada masjid Al-Aqsha, salah satunya karena masjid itu adalah kiblat kita pertama kali sebelum dipindah ke Makkah. Tempat itu punya hati tersendiri di hati umat Islam dan telah menjadi bagian sejarah syariah yang tak akan terlupakan.

    Kalau ada tangan berdarah yang berupaya menghancurkannya, tentu saja umat Islam akan bangkit dari seluruh dunia untuk menghentikannya. Bahkan bukan sekedar menghentikanya, tapi mengusir yahudi dari bumi Palestina.

    Al-Aqsha adalah Masjid Para Nabi

    Selain itu, hubungan seorang muslim dengan masjid Al-Aqsha adalah hubungan historis. Di mana para nabi dan rasul dahulu hidup dan tinggal di seputar masjid tersebut.

    Misalnya nabi Sulaiman dan ayahandanya, nabi Daud ‘alaihimassalam. Demikian juga masjid itu adalah tempat nabi Ibrahim, sehingga sekarang ini ada tempat yang disebut dengan Al-Khalil Hebron. Nabi Musa dan nabi Isa ‘alaihissalam juga tidak bisa lepas sejarahnya dari masjid itu.

    Dan umat Islam lebih berhak untuk bernabi kepada para nabi itu ketimbang orang-orang yang mengaku sebagai keturunan yahudi. Sebab Allah SWT telah menyebutkan bahwa meski secara nasab, orang-orang yahudi dan nasrani memang keturunan dari para nabi di atas, namun secara ideologis umat Islam adalah para pewaris sah mereka.

    Sebab nabi Muhammad SAW adalah nabi terakhir dari serangkaian para nabi yang telah diutus sebelumnya. Agama Islam lebih berhak untuk menjaga peninggalan para nabi dari pada orang-orang yahudidan nasrani.

    Dikisahkan dalam kitab sirah nabawiyah (biografi Nabi Muhammad SAW) bahwa umat Islam pernah menjadikan Yerusalem sebagai kiblat (menghadapkan wajah ke arah tertentu ketika shalat). Kemudian kiblat umat Islam berubah menjadi ke Ka’bah di Mekah atas perintah Allah SWT dan ini adalah juga keinginan Nabi Muhammad SAW.

    Pada saat sebelum Nabi Muhammad diutus, Allah sudah memerintahkan para Nabi2, baik dari negeri Arab maupun dari Bani Israil untuk shalat menghadap Yerussalem, di Yerussalem terdapat Bangunan Suci yang disebut Mesjidil Aqsa.
    Mengapa ke sana, karena bangsa Yahudi saat itu dimuliakan Allah atas bangsa2 yang lain, dan atas kemuliaan inilah, Allah memerintahkan seluruh Nabi termasuk Muhammad SAW dan umatnya menghadap ke negeri bani Israil.
    Sayang, bani Israil selalu ingkar dan selalu berbuat kerusakan di atas muka bumi, dan seing membunuh para Nabi, hingga Allah mengutus Nabi terakhir dari luar bangsa Yahudi: Muhammad SAW.
    Demikian secuil latarbelakangnya.

    Berikut tambahan informasi untuk anda:

    Alasan pemindahannya ini diantaranya sbb.:

    Menurut Sheikh Ahmad Kutty, pengajar senior dan ulama Islam di Institut Islam Toronto, Kanada, menjelaskan karena Ka’bah adalah Rumah Ibadah yang pertama dan paling tua yang pernah dibangun untuk semua umat manusia dengan tujuan menyembah Allah SWT, seperti dinyatakan dalam Al-Qur’an. Allah SWT berfirman, [Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk (tempat beribadat) manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia.](Al-Imran 3:96).

    Perubahan arah kiblat dari Yerusalem ke Ka’bah merepresentasikan bahwa Islam berdiri memanggil semua umat manusia di muka bumi untuk meninggalkan tempat pemujaan lokal dan kedaerahan/sempit ke Tempat Ibadah Pertama, dimana manusia diundang untuk memberikan perhatian kepada bapak mereka sekaligus manusia pertama di bumi, Adam.

    Dengan kata lain, perubahan ini dimaksudkan untuk menyatukan semua umat manusia dalam menyembah Tuhan yang Maha Esa. Demikian Islam telah memotong habis semua akar kesukuan, ras dan etnis yang memisahkan satu sama lain.

    Lebih jauh lagi, kita juga belajar dari tradisi Nabi Muhammad SAW yaitu menjadikan Ka’bah sebagai kiblat bagi Nabi-Nabi sebelum beliau. Kita juga diberitahu bahwa semua Nabi Allah — seperti Ibrahim AS, Musa AS dan Isa AS — juga menghadap ke Ka’bah ketika mereka Shalat.

    Mudah-mudahan pertanyaan lo bisa terjawab apabila ada yang salah gw minta maaf karena gw hanya manusia biasa.. dan kesempurnaan hanya milik Allah SWT.

    • Argo anggrek says:

      “Kita juga diberitahu bahwa semua Nabi Allah — seperti Ibrahim AS, Musa AS dan Isa AS” — juga menghadap ke Ka’bah ketika mereka Shalat.” Berarti beliau beliau shalat…sejak kapan sih perintah shalat diturunkan atau diwahyukan. Salam damai …..nggak usah emosi ya…peace..Semua kembali ke kepercayaan masing masing kok…

  8. argoprameks says:

    sekali lagi, yesus bukan tuhan, melainkan manusia biasa. seperti halnya Nabi Muhammad SAW, juga manusia biasa. dan yang disalib itu juga bukan Nabi Isa AS. Melainkan salah seorang murid dari Nabi Isa AS yang berjumlah 13 itu ada yang berkhianat saat nabi Isa AS Dikejar – kejar untuk dibunuh oleh pasukan romawi. murid Nabi Isa AS yang berkhianat itu bernama Yudas. kisah sejarahnya seperti ini ;

    Pada satu kali Nabi Isa Alaihissalam, sedang mengajar agama kepada murid-muridnya disuatu tempat. Diantara muridnya ada yang berkhianat dan memberitahukan kepada penguasa-penguasa yang anti kepada Nabi Isa as (romawi) Beliau dikepung hendak ditangkap dan dibunuh.

    Pada ketika itulah nabi ‘Isa ’as diangkat oleh Allah kepadaNya,sehingga beliau tidak dapat ditangkap oleh orang kafir yang hendak membunuhnya.

    Orang-orang kafir itu menyerbu masuk rumah, mereka mengambil seorang dari pada murid beliau (kabarnya yang berkhianat itu), lantas menangkapnya dan kemudian mensalibnya.

    Yang tertangkap dan tersalib itu bukan Nabi Isa as tetapi orang lain (murid yang berkhianat tadi) yang wajah, bentuk tubuhnya dan gayanya dibuat semirip mungkin dengan Nabi Isa AS. oleh ALLAH SWT. karena sipenangkap ini tidak tau persis muka nabi Isa as. Setelah laki-laki itu ditangkap lantas dipukuli sehingga berdarah muka dan tubuhnya. Mereka tidak memperdulikan ucapan orang yang ditangkap itu yang mengatakan berulung-ulang bahwa ia bukan Isa.

    Lantas ia disalib bersama dengan ”pejabat” lain dalam keadaan muka dan badan yang berdarah dan bengkak-bengkak.Orang-orang yang melihat kemudian menjadi ragu-ragu apakah benar yang di salib itu Nabi Isa As atau bukan .

    Inilah kepercayaan I’itiqad umat islam tentang Nabi Isa di akhir masa beliau, dan inilah yang di terangkan oleh Allah dengan firman-Nya :

    Artinya: ’’dan karena ucapan mereka: ’’Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih , ’Isa putra maryam, Rasul Allah. Dan mereka tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya, tetapi yang mereka bunuh ialah orang yang serupa dengan ‘Isa. Sesungguhya orang-orang yang berselisih paham tentang ‘Isa sebenarnya mereka dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang di bunuh itu,kecuali mengikuti persangkaan belaka mereka tidak yakin bahwa yang mereka bunuh itu ‘Isa” (An Nisa: 157).

    Orang –orang Yahudi dan romawi yang menangkap dan menyalib Nabi ’Isa itupun kemudian jadi ragu-ragu, apakah benar yang mereka salib itu Nabi ‘Isa yang sebenarnya.

    Hal ini diterangkan Allah dalam akhir ayat itu, artinya :

    “sesungguhnya orang-orang yang berselisih faham tentang pembunuhan terhadap ‘Isa itu, sebenarnya mereka dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu .

    Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, Kecuali mengikuti persangkaan belaka. Mereka tidak yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah ‘Isa. (An-Nisa”:157).

    Dan Allah menyatakan dengan tegas dalam al-Qur’an bahwa nabi Isa As diangkat kepadanya.

    Firman Allah, artinya:

    “Tetapi (yang sebenarnya) Allah telah mengangkat Isa kepadaNya,dan Allah Maha Kuasa dan Maha Bijaksana”. (An Nisa:158)

    Tegasnya dapat dinyatakan dengan yakin, bahwa Nabi Isa As tidak dapat ditangkap oleh orang kafir, juga tidak dapat disalib dan dibunuh tetapi diangkat hidup kepada Allah.

    jadi anggapan kalian orang nasrani, bahwa Nabi Isa AS (YANG kalian sebut yesus) telah disalib itu salah besar. Nabi Isa AS telah diselamatkan oleh ALLAH SWT ke suatu tempat yang aman dan tidak seorangpun tahu, kecuali ALLAH SWT. jadi selama ini yang kalian sembah yesus itu bukan nabi Isa AS. Melainkan orang lain yang kalian kira itu yesus. TERTIPU MENTAH – MENTAH kalian… ADA LAGI TAMBAHAN YANG MENGUATKAN PERNYATAAN SAYA
    :
    Kita ketahui dari Bibel, bahwa dari 12 orang murid utama ‘Isa, ada seorang yang telah berkhianat dengan jalan menjual informasi mengenai keberadaan ‘Isa kepada para ahli Taurat dan orang-orang Romawi. Murid tersebut diyakini bernama Yahudza Iskharyuti atau Yudas Iskariot.

    Dan Yudas digambarkan memiliki rencana yang jahat terhadap ‘Isa al-Masih setelah acara jamuan makan malam al-Maidah selesai dengan membocorkan rahasia keberadaan sang Nabi kepada musuh-musuhnya dengan imbalan 30 batang perak, sehingga mereka melakukan penyerbuan terhadap persembunyian ‘Isa al-Masih.

    “… Apa yang hendak kau perbuat, perbuatlah dengan segera.” (Bibel – Yohanes 13: 27).

    Namun sesuai dengan janji Allah, bahwa rencana yang jahat tidak akan menimpa selain kepada orang yang sudah membuat rencana itu sendiri, begitu pula halnya dengan diri ‘Isa al-Masih, beliau telah diselamatkan Allah dari tragedi penyaliban dengan menukarkan jasad jasmani ‘Isa dengan Yahudza Iskharyuti yang merupakan otak dari semua rencana jahat itu.

    An Nisa ayat 157. Dan karena ucapan mereka: “Sesungguhnya kami telah membunuh Al Masih, Isa putra Maryam, Rasul Allah[]”, padahal mereka tidak membunuhnya dan tidak (pula) menyalibnya, tetapi (yang mereka bunuh ialah) orang yang diserupakan dengan Isa bagi mereka. Sesungguhnya orang-orang yang berselisih paham tentang (pembunuhan) Isa, benar-benar dalam keragu-raguan tentang yang dibunuh itu. Mereka tidak mempunyai keyakinan tentang siapa yang dibunuh itu, kecuali mengikuti persangkaan belaka, mereka tidak (pula) yakin bahwa yang mereka bunuh itu adalah Isa.
    []. Mereka menyebut Isa putera Maryam itu Rasul Allah ialah sebagai ejekan, karena mereka (Yahudi dan Romawi) tidak mempercayai kerasulan Isa.

    Demikianlah kiranya Allah telah menentukan keputusan-Nya untuk memberikan hukuman terhadap orang yang telah merencanakan hal yang keji atas diri Nabi-Nya dengan azab yang belum pernah terjadi pada seluruh makhluk-makhluk Allah.

    Kita lihat, betapa Yahudza alias Yudas telah disiksa diatas kayu salib oleh Allah dengan perantaraan orang-orang Yahudi dan Romawi; kemudian ketersaliban Yudas diatas kayu ini diabadikan Allah untuk generasi selanjutnya, yaitu dengan cara menjadikan Yudas yang tersalib itu kedalam simbol keagamaan Kristiani.

    • PRO Eddy says:

      allah membalas tipu daya itu dan allah sebaik-baiknya pembalas/pembuat tipu daya
      dalil ini yg dipakai sifat iblis di Injil sifat tipu daya hanya iblis dan bapanya dusta adalah iblis jadi Allah didalam Injil tidak pernah menipu manusia jadi sangat bertolak belakang sifat allah di Alqur,an dan Allah di Injil ini harus dicermati oleh hati yg paling dalam spy anda paham tipu daya allah anda sama dg sifat iblis di Injil tetapi Allah di Injil tdk pernah ada sifat sebagai tipu daya manusia dan semua sudah saya pelajari ternyata kitab anda diluluskan oleh injil palsu Barnabas karna sumber anda dari Injil Barnabas jadilah hakim yg adil saksi 4 Injil lebih baik dari 1 Injil itu hasil hukum yg benar dan adil dan anda renungkan allah anda mempunyai sifat tipu daya supaya anda paham karna Allah tak punya sifat tipu daya .

      • rianti says:

        kalau quran bilang isa itu almasih, artinya mesias, barnabas bilang muhamad almasih. jadi…….. mana yang bohong ya????? islam bilang barnabas asli berarti quran yg bohong dong

    • ungke says:

      Sangat bebal hati anda ini …suda keliatan dalil yang anda kemukakan tidak pas tapi masi saja dipaksakan, jangan keraskan hatimu untuk menerimah pengajaran yang benar

      • Anonymous says:

        nulis bahasa indonesia saja sudah amburadul, masih ngatain orang lain “bebal”….
        belajar nulis dulu baru komentar ya nak

    • soetoyo says:

      saudara ku argo ,semua yang u tulis itu tidak ada benarnya sedikit pun, YESUS benar benar di salibkan di golgota , dan yang di salib itu bukan yudas , sudah jelas di ALKITAB itu di tuliskan. anda telah di racuni oleh ajaran ajaran yang tidak benar ( duniawi) . saya berharap kamu akan kembali kejalan yang benar .

      • tonwsh says:

        Apanya yang benar Boss, kalau anda pengikut yesus yang taat dan setia, apakah anda disunat seperti yang dilakukan yesus kah ? juga apakah anda juga tidak makan babi seperti yang diperintahkan yesus kah ?

    • Yoi says:

      Argo….. Apa anda pernah baca kisah penyaliban Jesus di Alkitab ??? Yg mana di tulis secara detail, aPa yg terjadi, siapa yg hadir, jam berapa, kata yg di ucapkan, jalan yg dilalui,siapa Raja yg berkuasa, siapa Gubernur, dan di saksikan oleh ribuan orang, mana mungkin bisa di putar balikan ??? Ehhh datang Islam ngarang cerita lagi, emangnya muhamat datang duluan Jesus ??? Rupanya muhamat yg tulis notulen saat itu ??? Benar 2 bego otak mu. Ingat lo kejadian tersebut di tulis oleh 4 rasul tapi sama tu kisahnya… Kok Rasul yang aneh ini laen ceritanya???? Ngarang yaa..

    • Kasih says:

      Jika benar yesus tidak mati apakah makna Allah menurunnya kedunia ini? Bukankah misi utama Allah ingin menyelamatkan manusia? kelahirannya yang ajaib dikandung oleh roh kudus oleh perawan maryam… Bukankah ini kedengarannya Allah sudah menyiapkan misi besar untuk manusia? Pada permulaannya setelah manusia jatuh kedalam dosa, Allah sudah merencanakan Misi besarnya untuk menyelamatkan manusia sebab manusia adalah milik Allah dan ciptaannya yang paling disayangi dan yang persis gambarannya. Allah tidak mencipta malaikat2nya serupa dengan dirinya begitu juga makhluk2 lain di dunia. Allah hanya mencipta manusia betul2 serupa dengan dirinya ada tubuh jiwa dan roh. Dan dari sini kita harus yakin jika manusia mempunyai tubuh, jiwa dan roh maka Allah juga mempunyai tubuh, jiwa dan roh kerna Allah mencipta manusia persis dirinya. tidakkah anda rasa terhormat apabila peribadi kita persis peribadi Allah? kerana pelanggaran kita Allah telah mengusir manusia dari keberadaannya yang suci. kerana manusia Adam dan Hawa sudah memakan buah pengetahuan dan tahu membezakan apa yang baik dan buruk serta mengetahui segalanya maka Allah telah mengusir mereka dari keberadaanya supaya manusia tidak melebihinya seperti malaikat2 jahat yang sudah melebihi Allah dan ingin mengambil kerajaan syurga. Allah juga telah memagar pohon buah yang memberi kehidupan selama-lamanya supaya manusia tidak dapat hidup selama-lamanya dan melawannya seperti malaikat2 jahat yang disebut iblis. Tetapi kerna Allah sudah menetapkan manusia bukan sebagai pembantunya, bukan sebagai hamba tetapi sebagai anaknya yang pada permulaan untuk menguasai segala alam yang telah diciptanya maka disinilah Misi Allah bermula iaitu ingin menyelamatkan manusia seperti kasih seorang bapa kepada anaknya. bukankah ini kedengaran logik? Jika yesus tidak mati maka tiada kehidupan baru seperti jika biji benih tidak mati di dalam tanah maka pucuk baru tidak akan bertunas. Anda menyatakan seolah-olah misi Allah telah gagal. Buat apa Allah menyelamatkan yesus dari kematian jika misi utamanya adalah sepatutnya menyelamatkan manusia? siapa yang paling penting satu orang kah atau banyak orang? Allah mengutus peribadi tubuhnya yesus kedunia dengan misi untuk menyelamatkan manusia… Seperti seorang kekasih yang sanggup mengharungi lautan api demi cintanya… seperti seorang bapa yang sanggup mati untuk anaknya… seperti seorang ibu yang sanggup mati demi keselamatan anaknya… begitulah kasih Allah! sanggup berkorban dan sanggup bermatian demi anaknya manusia! Inilah Allah kita Allah yang penuh dengan cinta kasih yang memandang manusia seperti anaknya. jangan tidak peduli akan kasih Allah ini kerana kasihnya tanpa syarat dan anda bebas untuk buat pilihan tanpa terikat dengan pelbagai adat2 manusiawi. Salam damai dlm nama yesus kristus!

    • rianti says:

      agama kristen jauh sebelum islam ada,kok tiba2 ada agama islam yang datang belakangan bisa2nya merubah sejarah????aneh bin nyata

  9. argoprameks says:

    BUKTI ALQURAN ITU WAHYU DARI ALLAH :

    bahwa Al-Qur’an secara Kitab Suci menurut kami maksudnya adalah: “seluruh kumpulan wahyu Allah yang TERUCAP melalui mulut Rasulullah Muhammad SAW melalui perantara Jibril”, itulah Al-Qur’an menurut kami! Anda bisa membayangkan bahwa Al-Qur’an itu sudah tertulis di Lahul mahfuz dan Allah “MENARUH”nya di mulut Muhammad melalui perantara Jibril. Jibril pula yg
    bertugas mengawasi dan menjaga hapalan UCAPAN2 / LAFAL WAHYU tersebut setiap saat kepada Muhammad, terlepas dari diturunkan dgn bahasa apa itu atau dimana diturunkannya! Bisa anda katakan bahwa baik secara substansi maupun secara redaksional, Allah lah yg “mengarang” Al-Qur’an!! AL-QUR’AN ADALAH KITAB SUCI ABSOLUT DAN PENGERTIANNYA ADALAH SECARA HAKIKAT, BUKAN PENDEKATAN!!!

    • mboh says:

      ok memang Awloh lah yang mengarang secara substansional maupun redaksional tapi isinya bro mirip-mirip dengan Alkitab Perjanjian Lama gitu loh, siapa yang mau percaya omong kosong kamu bro, kecuali orang-rorang yang tidak berpikiran kritis, setahu saya waktu baca Qur’an isinya melompat-lompat kayak Awlloh tidak tahu bagaimana memulai dan menyelesaikan suatu bab atau ayat, ayat-ayat yang amburadul inilah yang terus kau katakan sebagai Firman Awlohh, silahkan percaya, tetapi nggak mungkin saya percaya bro…
      Wassalam

    • pemimpi says:

      di
      Bagaimana karakter IBLIS, dapat anda simak dan anda pahami sesuai dengan karakter ALLOW SWT:
      Allow swt Penyesat
      Sendiri
      QS 04 : 143
      QS 04 : 88
      QS 05 : 41
      QS 06 : 39
      QS 07 : 178
      QS 13 : 27
      QS 14 : 4
      QS 16 : 93
      QS 18 : 17
      QS 30 : 29
      QS 35 : 8
      QS 39 : 23
      QS 39 : 36
      QS 40: 74
      QS 40 : 34
      QS 42 : 44
      QS 42 :46
      QS 45 : 23
      QS 47 : 1
      QS 74 : 31
      Berbagi tugas dengan setan setan
      QS 04 : 118
      QS 15 : 39.
      QS 38 : 82
      Mengutus setan setan
      QS 19 : 83.
      QS 43 : 36
      Pemimpin setan setan
      QS 21 : 82
      Sama seperti IBLIS
      QS8 : 24
      Allow swt PENIPU ULUNG Huwallahu khoirul maaqirin
      QS 3 : 54
      QS 8 : 30
      QS 4 : 142
      QS 10 : 21
      QS 27 : 50
      QS 43 : 79
      QS 86 : 16
      Allow pembohong
      QS 42 : 51
      QS 2 : 259
      Allow Pembuat kacau
      QS 6 : 123
      Alow sadis
      QS 9 : 5
      QS 8 : 12
      QS 4 : 89bawa oleh iblis,

  10. argoprameks says:

    TAMBAHAN TENTANG KIBLAT :
    Sejarah peralihan arah Kiblat UMAT ISLAM
    Pada mulanya Kiblat menghadap ke Baitul Maqdis (masjid Al Aqsha) diJerusalem. Masjid al Aqsha dalam kamus Webster On-Line didefinisikan dengan “
    alarge plaza has been cleared in front of It. The main buildings on the platform are two Islamic
    structures: the magnificent, gold-capped Dome of the Rock, completed in691, and the silver-domed Al-Aqsha Mosque, built in the early 8th century”
    (arealkomplek meliputi masjid Qubbah Ash Shakhra’ yang dibangun tahun 691 M dan masjidAl Aqsha yang dibangun sekitar abad ke-8 M)
    10
    . Selama di Madinah Nabi Muhammad SAW menghadap ke Baitul Maqdis selama16 atau 17 bulan. Beliau menghadap ke Baitul Maqdis dengan tujuan agar orang-orangyahudi dan nasrani berminat masuk Islam karena para rabbi dan pendeta tahu bahwa NabiMuhammad SAW adalah Nabi akhir zaman yang disebutkan dalam Taurat dan Injil
    11
    ,mereka tahu hal itu melebihi pengetahuan mereka terhadap anak mereka sendiri. Tetapimereka tetap ingkar. Allah berfirman dalam surat al baqarah 144

    Artinya: Sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali-kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan”.

    Masjid Al Aqsha sendiri sekarang menjadi rebutan Palestinadan Israel, padahal PBB sudahmemastikan bahwa Al Aqsha bukanmilik siapa-siapa dan masuk kategoriwarisan dunia. Palestina mengklaimmasjid Al Aqsha adalah milik mereka karena berada di wilayah palestina sedangkan Israel menyatakan bahwa masjid Al Aqsha adalah tanah yang dijanjikan untuk mereka.bangun kuil solomon diatasnya.

    Israel menyatakan bahwa masjid Al Aqsha adalah tanah yang dijanjikan untuk mereka bangun kuil solomon diatasnya.Masjid Al Aqsha adalahmasjid tertua kedua di duniasetelah masjidil Haram, dimasjidinilah Nabi Muhammad SAWdiangkat (mi’raj) ke SidratulMuntaha untuk menerima perintah shalat 5 waktu dan dimasjid ini pulalah Nabi SAW di daulat menjadi imam shalat oleh para nabi sebelum Mi’raj ke Sidratul Muntaha. Adapun Dome of Rock atau masjid Qubbah Ash Shakhra’ adalah masjid yang dibangun oleh khalifahUmar bin Khattab RA pada tahun 691 M.

    Ayat diatas menegaskan bahwa menghadap shalat ketika shalat hukumnya wajib.Tidak tanggung-tanggung Allah menegaskankannay sebanyak tiga kali.Ada 2 alasan kenapa Nabi Muhammad menginginkan Kiblat dipalingkan ke Baitullah di Mekkah:
    1.Rasul sering diejek orang yahudi karena beragama Islam namun tidak memiliki Kiblat alias masih mengikuti Kiblat orang yahudi yakni menghadap Baitul Maqdis diPalestina yang merupakan Kiblat nabi-nabi Bani Israil, Yahudi sendiri adalah sebutan bagi keturunan nabi Ya’qub AS.
    2.Rasul ingin mengikuti jejak leluhurnya yakni Nabi Ibarahim AS yang telah menjadikan Kiblat sebagai tempat shalat. Nabi Muhammad SAW telah melakukan 3 kali perubahan arah Kiblat :1.Shalat mulai di syariatkan pada waktu fajar yakni 27 rajab tahun -1 H atau tahun10 tahun (ada yang menyatakan 12 tahun) setelah beliau diangkat sebagai Nabi. Saat itulah shalat 5 waktu pertama kali disyariatkan. Shalat yang pertama Nabi kerjakan adalah shalat Zhuhur. Sebelum turun perintah shalat 5 waktu Nabi SAW biasamengerjakan 2 rakaat menjelang terbit dan terbenam matahari. Para ulama berbeda pendapat mengenai Kiblat shalat pada awal pensyariatan shalat 5 waktu ada yangmenyatakan menghadap ke Ka’bah dan ada yang menyatakan menghadap BaitulMaqdis.
    2.Jum’at 16 juli 622 M (versi accurate times) Nabi SAW hijrah ke Madinah. Saatitu Nabi SAW shalat menghadap ke Baitul Maqdis dengan maksud menarik simpatiorang yahudi agar mau memeluk agama Islam.
    3.16 atau 17 bulan berikutnya turun wahyu surat Al Baqarah yang memerintahkan agar Kiblat dialihkan ke Ka’bah Baitullah.

  11. argoprameks says:

    semua surat – surat dalam ALQURAN yang turun kepada nabi Muhammad SAW turun secara berangsur – berangsur sesuai dengan kejadian peristiwa yang melatarbelakanginya. jadi tidak serta merta turun langsung menjadi kitab. dan setiap ayat – ayat yang turun pun pasti ada kejadian yang menyebabkan turunnya ayat tersebut. turunnya ayat / surat pasti melalui perantara, yaitu malaikat jibril dengan berbagai cara. ada yang melalui mimpi, dibisikkan ketelinga nabi , dimasukkan kedalam hati sanubari Nabi dan lain – lain. dan Nabi Muhammad pun hafal tiap ayat dan surat yang diturunkan kepadanya karena hafalan ayat maupun surat (wahyu Allah) selalu dijaga oleh ALLAH SWT melalui perantaranya MAlaikat jibril yang selalu mengecek hafalan ayat maupun surat2 yang diturunkan kepada nabi.

    • Pengikut Yesus says:

      SURAT 3 AL MAAIDAH 82“……..Dan sesungguhnya kamu dapati yang paling dekat persahabatannya dengan orang-orang yang beriman (Islam) ialah orang-orang yang berkata : “Sesungguhnya kami ini orang Nasrani…….”
      SURAT 98 AL BAYYINAH 6 “……Sesungguhnya orang-orang Kafir yakni Ahli Kitab (yang dimaksudkan adalah orang Nasrani dan orang Yahudi) dan orang-orang yang musyrik akan masuk ke neraka jahanam dan mereka kekal di dalamnya, karena mereka itu adalah seburuk-buruknya mahluk…….”

      Berarti bener dunk Allah yg di sembah muhammad itu plin plan..??

      • SATANIC says:

        AHHHHHHHHHHHHH KONTOLLLLL…..LLLLLLLLL SEMUA AGAMA ADALAHHH KONTOLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLL PARA PENYEMBAHHHHH ANIMIMUS

  12. qutil says:

    yang nulis rahasia quran terungkap adalah orang bego, tolol, bodoh, mengambil cuma sepotong-sepotong tidak melihat selanjutnya ayat tersebut juga tidak melihat dasar turunnya ayat2 tersebut.
    “diberitahu atau tidak diberitahu tetap saja tidak beriman”. itulah ciri khas orang kafir yang selalu memutar balikkan fakta yang tetap tidak mengakui islam.

    • ungke says:

      jangan mencelah orang bego padahal sebenarnya andalah yang “sangat dungu”, kalo anda pandai pasti akan sangat jelas dan masuk diakal penjelasan di atas, karena disertai bukti/referensi yang jelas ,

  13. pratama74 says:

    aku yakiiiiiin quran benar firman Tuhan

    • PRO Eddy says:

      aku yakiiiiiin quran benar firman tuhan yg didapat dari GUA Sira melalui iblis yg menyamar malaikat jibril gua tempatnya Jin iblis dan saiton itulah yg aku yakini

    • pemimpi says:

      Bagaimana karakter IBLIS, dapat anda simak dan anda pahami sesuai dengan karakter ALLOW SWT:
      Allow swt Penyesat
      Sendiri
      QS 04 : 143
      QS 04 : 88
      QS 05 : 41
      QS 06 : 39
      QS 07 : 178
      QS 13 : 27
      QS 14 : 4
      QS 16 : 93
      QS 18 : 17
      QS 30 : 29
      QS 35 : 8
      QS 39 : 23
      QS 39 : 36
      QS 40: 74
      QS 40 : 34
      QS 42 : 44
      QS 42 :46
      QS 45 : 23
      QS 47 : 1
      QS 74 : 31
      Berbagi tugas dengan setan setan
      QS 04 : 118
      QS 15 : 39.
      QS 38 : 82
      Mengutus setan setan
      QS 19 : 83.
      QS 43 : 36
      Pemimpin setan setan
      QS 21 : 82
      Sama seperti IBLIS
      QS8 : 24
      Allow swt PENIPU ULUNG Huwallahu khoirul maaqirin
      QS 3 : 54
      QS 8 : 30
      QS 4 : 142
      QS 10 : 21
      QS 27 : 50
      QS 43 : 79
      QS 86 : 16
      Allow pembohong
      QS 42 : 51
      QS 2 : 259
      Allow Pembuat kacau
      QS 6 : 123
      Alow sadis
      QS 9 : 5
      QS 8 : 12
      QS 4 : 89

  14. Honest MAN says:

    Salam utk semua..
    Ni Artikel copypaste-an, di situs2 laen sama juga, sumbernya jelas misionaris kristen yg buat. Mereka yang mengarangnya jelas tidak memiliki pengetahuan tentang Al-qur’an..hanya mencari celah-celah di dalamnya utk menyesatkan manusia…, mereka sudah putus asa untuk menjelekkan Islam sampai2 melakukan kebohongan yg nyata…
    Walaupun mereka mencoba menggunakan ayat-ayat Allah untuk membenarkan kebohongan mereka, orang2 yg memiliki ilmu tentang Islam sudah pasti tidak terpengaruh oleh kebohongan mereka.
    Kaum kristen menggunakan segala cara untuk menjelekkan dan menyesatkan Islam.
    Namun mereka tidak sadar, semakin mereka melakukan kebohongan tentang Islam, semakin kebenaran Islam akan bersinar, dan orang2 yang mau berfikir akhirnya akan menyadarinya dan menemukan kebenaran bahwa Islam adalah jalan yang lurus dan benar..
    Orang2 kafir itu mengetahui kebenaran namun menutupinya, menukar yg halal menjadi haram, berusaha membuat yg baik itu kelihatan buruk dan sebaliknya.
    Ingatlah semua usaha mereka itu akan sia-sia, karena kebenaran yg datang dari Allah tidak akan bisa ditutup-tutupi dan dihilangkan, walau sekuat apapun mereka mencoba.

    ”Fi quluubihim maradh, fazaadahumullaahu maradhan walahum ‘azaabun aliim, bimaa kaanuu yakdzibuun” :Dalam hati mereka ada penyakit, lalu Allah menambah penyakitnya itu; dan mereka mendapat azab yang pedih, karena mereka berdusta.(Al-Baqarah :10)

    • ungke says:

      Mas kalau cuma mencari cari celah pasti hanya satu dua saja , tapi yang ini sampai ribuan mas masakan celah bisa sampai ribuan itu bukan celah namanya tapi “Bolong besar”

  15. SATANIC says:

    YANG BEGINI INI….SELALU MEMPERDEBATKAN SOAL AGAMA…..MAU AGAMA MANA PUN DIPELUK SAHHH AJA….JANGAN SALING ADU ARGUMEN SERASA AGAMANYA PALING BENAR….SADAR KITA ORANG TIMUR SALING HORMAT MENGHORMATI SALING MENJAGA
    BUKAN BEGINI BERSATU WOIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII BUKAN MEMPERDEBATKAN KITAP ATAU AGAMA
    FUCK LOOOO SEMUA………………………

    • Menurut guwe, Otak Lo yg paling realistis (atau mmg lo Atheis/Komunis??) sehingga gak mau di bego2in olh pelopor & Eksportir AGAMA-AGAMA saduran utk kepentingan Org2 Arab-Yahudi yang aslinya adalah karya ILMI-ah dari ALLAH.Sebagai contoh, Din-Islam yg aslinya Sistim Penataan-hidup Islam (seperti dgn sistim2 lainnya Kapitalis & Komunis) olh Muawiyyah yg org arab itu menggantinya dengan Agama Islam (Urusan ahirat /langit semata). Tapi sesama anak bangsa seharusnya kita sama2 saling menghormati, begitu jg dalam memberi pendapat atau menegur sekiranya ada yg dianggap salah dengan kata & bahasa2 yg santun sebagai sikap dewasa. Intinya, Anda bisa lebih terpandang bila bahasa/perkataan anda lebih sopan.

      • Ella says:

        setuju! tiada yang baik dtg dari yg buruk kecuali asalnya buruk terlahirlah perkataannya yang buruk dan suka mencerca, berbohong dan menipu. Orang jahat selalu menutur yang kurang sopan dan suka mengatakan kecelakaan orang lain, suka menuduh dan sok tahu! orang jahat memiliki sakit hati yang kuat, suka menjelek2 orang lain, mendoakan kecelakaan orang lain ke neraka, orang2 jahat suka mengatakan dia sendiri sempurna dari orang lain, suka membunuh dengan kata-kata pedih, membalas dendam dan suka bertengkar. orang-orang jahat terlihat dari tutur katanya, perilakunya yang mementingkan diri sendiri, keinginan manusiawi melebihi rohani. orang jahat, nabi jahat, kuasa jahat, iblis jahat emang suka menyumpah seranah orang lain dan mengharapkan orang lain masuk neraka! nyahlah kejahatan!

  16. Usman says:

    Ah sudah kuno. Dari dulu aku sudah tahu kalau Alquran itu tidak bisa dipercaya.

    • Siapa Yg suruh lo percaya? gk perlu.. percaya atau tdk itu gk pnting, yg penting itu prilaku kita sbgai sesama manusia. Kebencian org2 Kristen trhadap Muslim & Quran menunjukkan tbagaimana Prilaku lo yang sangat arogan & angkuh, semuanya sudah disebutkan di Quran bhw, Kaum Kristen & Yahudi tidak akan berhenti menggoda(memprovokasi) kalian hingga kalian(Muslim) mengikuti jalan hidup mereka. Untung saja Indonesia ini mayoritas org muslim, coba kalau mayoritsnya kaum kristen.. bisa lebih parah & keos bangsa & Negara ini.

    • aisyah says:

      kita liat saja nanti..di akhir zaman siapa yg benar.

  17. Anonymous says:

    aduh laper nih, ada indomie rebus ngga

  18. King RODERIC says:

    simple aja ,sebenarnya kristen ngak punya bahan, kitab aslinya dah ngak ada, yng ada bhasa yunani,mana ada nabi orang eropa, lagian ka;bah kan di bangun oleh abraham, moyangnya yesus dari anak ishak n muhammad dri anak ismail, trnyata yng mewarisi keturunan ismail, bukan israil, doa salawat, bahasanya aja dah salah, mana ada salawat itu doa,dan hukum islam ketinggalan jaman,entar dulu, kejahatan dan bunuh diri di negara kriten seperti USA jauh lebih tinggi di banding di arab saudi, Isa nabi Mulia tapi yesus,paulus iiiii enggak la yau

  19. SAFARI says:

    ANDA MURTAD.’ TUHAN ANDA BERTERIAK DIKAYU SALIB ” ELLI ELLI LAMA SABAKTANI ” ( tuhan tuhan janganlah engkau tinggalkan aku ) SEHARUSNYA YESUS BERTERIAK ” HALELLUYA ” atau . IMANUIL ” ajalah.itulah buktinya kalao udah sakaratul maut apapun diteriakin….semaunya.asal selamat,

    • soetoyo says:

      YESUS juga manusia , wajar dong manusia minta tolong kepada ALLAH Bapa di sorga , karna yesus itu anak ALLAH, dan buktinya setelah YESUS berseru , dunia menjadi gelap , bait ALLAH terbelah dua , bahkan seorang dari tentara romawi itu berkata ” sungguh Ia anak ALLAH ” , setelah melihat semua yang terjadi .

      • Firman says:

        Hah yesus manusia? Katanya tuhan? sudahlah anda tidak perlu memaksakan diri untuk MENGHASUT ORANG MUSLIM menjadi golongan seperti ANDA (KRISTEN)!!

  20. koleksiduit says:

    solawat, solat, tawaf, zakat, hajj, malaikat, ihsan, ikhlas, dan banyak lagi yang lain.. itu semua istilah-istilah dalam bahasa Arab… hanya orang yang ahli dalam bahasa itu yang bisa menerangkan maksud sebenar… sama juga dengan bahasa asing yang lain seperti bahas penjajah Belanda.. ada banyak istilah2 dalam bahasa Belanda dimana hanya mereka yang pakar saja bisa menerangkan… apa pun solawat ke atas Nabi Muhammad SAW BUKAN bermaksud dia masih tidak selamat jadi perlu didoakan suipaya selamat….tujuan dan sebab kita bersolawat adalah sebagai tanda hormat dan ucapan terima kasih kerana agama dan tamaddun/ peradaban yang dibawa olehnya… sejarah membuktikan kalau pun non muslim menolak agama Islam yang dibawa tetapi tamaddun /peradaban sangat diterima baik.. “tidak diutuskan Dia (Muhammad SAW) melankan sebagai rahmat sekelian alam (maksud al Quran)… siapakan bangsa anda di Nusantara sebelum datang Islam? .. siapakah bangsa Eropah sebelum Islam masuk ke Spanyol? … cuba anda cerita apa yang ada pada bangsa anda sebelum datngnya Islam di Nusantara ataupun Eropah dulu?

    • Salah satu Kelemahan Islam yg disengaja oleh Org2 Arab (Sejak Era & Kudeta sahabat Ali oleh Muawiyyah) dimana seluruh isi Quran & Hadis telah di Makar (maknanya diputar 180 derajat) utk kpentingan politiknya. Quran yg sebenarnya isinya Quranan Arabiyyun & bukan Arabbun yakni Berbahasa-Jannah-Nur / Rasul2 & Mukmin (yg hnya serumpun dgn bahasa Arab) mngakibatkan seluruh maknanya menjadi rusak trmasuk dalam menerjemahkan Shalawat yg inti sebenarnya adalah : ” Selamatkanlah diri saya sebagaimana Anda telah menyelamatkan atas diri Muhammad/Rasulullah” menjadi ummatnya yg memohon agar Muhammad minta diselamatkan..,padahal beliau sudah dipastikan selamat Dunia ahirat. Disinilah kekeliruan yg Luar-biasa dalam menerjemahkan Quran dgn memakai standar Tata-bahasa Arab ( Nahwu-syaraf&balagha), padahal dalam Quran sendiri segalanya (Tata-bahasa, Kamus,Enseklopedi s/d teori-rumusan Ilmu tlah dilengkapi rarangkagfvvvvmenerjemahkan Quran

    • pemimpi says:

      Bagaimana karakter IBLIS, dapat anda simak dan anda pahami sesuai dengan karakter ALLOW SWT:
      Allow swt Penyesat
      Sendiri
      QS 04 : 143
      QS 04 : 88
      QS 05 : 41
      QS 06 : 39
      QS 07 : 178
      QS 13 : 27
      QS 14 : 4
      QS 16 : 93
      QS 18 : 17
      QS 30 : 29
      QS 35 : 8
      QS 39 : 23
      QS 39 : 36
      QS 40: 74
      QS 40 : 34
      QS 42 : 44
      QS 42 :46
      QS 45 : 23
      QS 47 : 1
      QS 74 : 31
      Berbagi tugas dengan setan setan
      QS 04 : 118
      QS 15 : 39.
      QS 38 : 82
      Mengutus setan setan
      QS 19 : 83.
      QS 43 : 36
      Pemimpin setan setan
      QS 21 : 82
      Sama seperti IBLIS
      QS8 : 24
      Allow swt PENIPU ULUNG Huwallahu khoirul maaqirin
      QS 3 : 54
      QS 8 : 30
      QS 4 : 142
      QS 10 : 21
      QS 27 : 50
      QS 43 : 79
      QS 86 : 16
      Allow pembohong
      QS 42 : 51
      QS 2 : 259
      Allow Pembuat kacau
      QS 6 : 123
      Alow sadis
      QS 9 : 5
      QS 8 : 12
      QS 4 : 89

    • Islam bukan rahmat sekalian alam tapi BENCANA bagi kemanusiaan…

      Bangsa yg lil alamin adalah Yahudi karena banyak sumbangan pemikiran dan penemuan mereka memajukan dan sangat bermanfaat bagi dunia….. tapi karena mereka orang pintar dan beretika jadi mereka tidak mengklaim diri mereka adalah rahmat itu….

      Ini berbanding terbalik dengan bangsa arab dan agama islam yg bebal tapi tidak tau malu ngaku sebagai rahmat semesta alam…

      Hal baru apa yg disumbangkan islam bagi dunia selain, teror, rampok halal asal untuk islam, zinah beredok agama (nikah mut’ah), bunuh orang halal asal untuk islam.. islam, muhammad, allah swt dan muslim adalah sampah peradaban moderen.

  21. koleksiduit says:

    ke lima2 persoalan yang dijadikan alasan oleh pelulis blog kemudian diulas dengan panjang lebar bukanlah alasan Islam tidak benar lantas jadi murtad…kita boleh menjawabnya atau membincangkan satu persatu…dengan syarat dialog mersti teraatur ….anda tidak perlu terburu2 membuat andaian atau kefahaman sendiri tentang Islam lantas adu domba dalam blog anda seperti ini,,,sebenarnya ramai bijak pandai Islam boleh dibuat dipertanyakan atau rujukan bagi permasalahan dalam pemikiran di zaman ini yang moderen malah lebih mudah… anda bila2 boleh chat atau mesej di internet dengan orang2 yang mahir tentang Islam di dalam atau di luar negara… satu perkara yang paling penting al Quran itu dan agama Islam itu seluruhnya WAJIB dipelajari dengan orang yang mahir TIDAK CUKUP hanya membaca TERJEMAHANnya saja….sebab itu dulu ada pihak melarang terjemahan al Quran dalam bahasa Indonesia … anda pun sedia tahu kalau mahu baiki komputer yang rosak mesti jumpa orang yang pakar iaitu di kedai komputer bukan di kedai membaiki kereta atau lainnya…. “belajar Islam / al Quran tanpa guru ertinya belajar dengan iblis” (maksud Hadis).. jadi kalau mahu belajar al Quran bagus tapi kepada yang ahli dan HATI kena bersihhh

  22. SYUKRI says:

    SYA KIRA YG PUNYA BLOK INI AHLI BATIL

    • pemimpi says:

      Bagaimana karakter IBLIS, dapat anda simak dan anda pahami sesuai dengan karakter ALLOW SWT:
      Allow swt Penyesat
      Sendiri
      QS 04 : 143
      QS 04 : 88
      QS 05 : 41
      QS 06 : 39
      QS 07 : 178
      QS 13 : 27
      QS 14 : 4
      QS 16 : 93
      QS 18 : 17
      QS 30 : 29
      QS 35 : 8
      QS 39 : 23
      QS 39 : 36
      QS 40: 74
      QS 40 : 34
      QS 42 : 44
      QS 42 :46
      QS 45 : 23
      QS 47 : 1
      QS 74 : 31
      Berbagi tugas dengan setan setan
      QS 04 : 118
      QS 15 : 39.
      QS 38 : 82
      Mengutus setan setan
      QS 19 : 83.
      QS 43 : 36
      Pemimpin setan setan
      QS 21 : 82
      Sama seperti IBLIS
      QS8 : 24
      Allow swt PENIPU ULUNG Huwallahu khoirul maaqirin
      QS 3 : 54
      QS 8 : 30
      QS 4 : 142
      QS 10 : 21
      QS 27 : 50
      QS 43 : 79
      QS 86 : 16
      Allow pembohong
      QS 42 : 51
      QS 2 : 259
      Allow Pembuat kacau
      QS 6 : 123
      Alow sadis
      QS 9 : 5
      QS 8 : 12
      QS 4 : 89

  23. pdt says:

    yg nulis tuch hrs dicari kebebanaran KTP/asasl usulnya gw jamin dia org kristen sendiri yg ngaku2 islam murtad, rahasia umum ngaku2 islam trus murtad, klo gw percaya klo muslim2 murtad dikrnkan miskin trus diiming2i bea siswa, super mie dll jd murtad,
    mrk sdh pny misi cari2 keslahan2 Alquran tp bnyk conto misionaris yg msk islam tp klo yg ini mmg blm dpt hidayah ato mmg hatinya msh busuk dan licik jd blm kebuka….

    • pemimpi says:

      Bagaimana karakter IBLIS, dapat anda simak dan anda pahami sesuai dengan karakter ALLOW SWT:
      Allow swt Penyesat
      Sendiri
      QS 04 : 143
      QS 04 : 88
      QS 05 : 41
      QS 06 : 39
      QS 07 : 178
      QS 13 : 27
      QS 14 : 4
      QS 16 : 93
      QS 18 : 17
      QS 30 : 29
      QS 35 : 8
      QS 39 : 23
      QS 39 : 36
      QS 40: 74
      QS 40 : 34
      QS 42 : 44
      QS 42 :46
      QS 45 : 23
      QS 47 : 1
      QS 74 : 31
      Berbagi tugas dengan setan setan
      QS 04 : 118
      QS 15 : 39.
      QS 38 : 82
      Mengutus setan setan
      QS 19 : 83.
      QS 43 : 36
      Pemimpin setan setan
      QS 21 : 82
      Sama seperti IBLIS
      QS8 : 24
      Allow swt PENIPU ULUNG Huwallahu khoirul maaqirin
      QS 3 : 54
      QS 8 : 30
      QS 4 : 142
      QS 10 : 21
      QS 27 : 50
      QS 43 : 79
      QS 86 : 16
      Allow pembohong
      QS 42 : 51
      QS 2 : 259
      Allow Pembuat kacau
      QS 6 : 123
      Alow sadis
      QS 9 : 5
      QS 8 : 12
      QS 4 : 89

  24. pdt says:

    kitab kok berubah-ubah menurut jaman, siapa yg ubah? manusia2 berjubah itu sendiri…pdhl umatnya tau tp krn hati mrk keras ky karang makanya otak mrk jadi kaya udang jd ga bs mikir sdh tau ayat satu dg ayat yg laen bertentangan kok msh dipercaya….kitab kok buatan manusia…itu nama UU bego

  25. Anonymous says:

    he he he….
    simple aja, makin baca karangan umat paulus ini, makin ngakak gue….semuanya amburadul ga sesuai dengan yang ane liat dan rasakan selama ini…semua putar balikkan fakta dan tulis ayatnya sepotong2 ga liat awal kisahnya knapa ayat qur’an yang dimaksudkan itu turun..
    jadi bukannya lemah iman, tapi malah kuat iman gue utk meyakini bahwa islam adalah benar2 agama yang diridhoi allah…
    dan ane semakin tau, kebodohan dan tipu daya orang2 misionaris yg ngaku2 murtad dari islam.
    tulisan mencerminkan sifat seseorang !
    ane rasakan, penulis ini adalah PEMBUAL !!!!!

  26. Zoom Buena says:

    Penulis di blog ini menghabiskan begitu banyak waktu untuk menunjukkan KETOLOLAN dan KEDUNGUANNYA. Analisa yang sangat-sangat-sangat dangkal dan tanpa sumber yang jelas. Memutar balik fakta. Sedari jaman jahiliyah perkataan seperti ini sering dilontarkan, akhirnya mereka menyerah sendiri. Marilah saudara2 ku yang muslim yang kebetulan singgah di bloq ini. Jelas blog ini SESAT. Perkuatlah pegangan pada tali agama yang diridhoi oleh ALLAH Subhana hu Wata ‘ala, yaitu satu2nya agama yang diridoi yaitu ISLAM. Semoga kita diberikan limpahan rahmat dan hidayahnya. Amin YRA

  27. Anonymous says:

    alangkah bodoh nya kamu memperdebatkan ISLAM….. ISLAM adalah agama yang benar, mana ada Tuhan koq disalib diam aja…. Katanya Tuhan tu maha kuasa tapi disalib sampai sekarang diem aja…. Domba” dungu…. Apakah km mau disebut domba??????? Manusia apa domba????? Pantesan bandel la bukan manusia tapi DOMBA :P

    • nabi cabul muhamad says:

      berbeda dengan umat kristen, PL digenapi oleh PB.
      nabuat2 tuhan banyak digenapi pada masa PB
      salah satu nabuat tentang YESUS (banyak lagi nabuat tentang yesus di PL)
      YESAYA 9:5-6
      5 sebab seorang anak telah lahir untuk kita, seorang putera telah diberikan untuk kita, lambang pemerintahan ada diatas bahunya,dan namanya disebutkan orang: PENASIHAT AJAIB, ALLAH YANG PERKASA, BAPA YANG KEKAL,RAJA DAMAI.
      6.BESAR KUASANYA, DAN DAMAI SEJAHTERA TIDAK AKAN BERKESUDAHAN DIATAS TAHTA DAUD DAN DIDALAM KERAJAANYA, KARENA IA MENDASARKAN DAN MENGOKOHKANNYA DENGAN KEADILAN DAN KEBENARAN DARI SEKARANG DAN SELAMA-LAMANYA. KECEMBURUAN TUHAN SEMESTA ALAM AKAN MELAKUKAN INI.
      nabi yesaya bernabuat ini jauh sebelum kelahiran yesus, dan pada PB nabuat nabi yesaya digenapi, terpukilah nama TUHAN PENCIPTA ALAM SEMESTA…
      satu lagi, tentang kepalsuan injil oleh kalangan islam sudah tumbang dengan ditemukannya injil kuno di guha laut merah yang disamakan dengan alkitab yang ada sekarang ternyata semuanya sama…. kebesaran tuhan dinyatakan kem

  28. Anonymous says:

    alasan ra mutu

  29. Anonymous says:

    lah anda semua kurang kerjaan, mau murtad ato apa itu urusan masing masing, gak harus diperdebatkan. benar salah adalah pilhan masing masing. nantinya siapa yang akan disurga tinggal dijalanin aja, buat apa diperdebatkan. toh hasil akhir aja belom ada yang tau. gitu aja kog repot

  30. erwin heryanto manalu says:

    haha ..bedebat truss…..bedebat it gx akan menyelesaikan masalah…lebih baik jangan memaki” agama orang lain…sadar sendiri atas agamanya sndiri……

  31. Anonymous says:

    Assalamualaikum
    Bacalah surah Q.S : 68 (Al-Qalam ) dengan sangat bijak dan teliti, barulah Anda faham apa yang dikatakan Allah untuk orang2 seperti Anda yang tak pantas untuk kami (umat Islam) ikuti perdebatannya.
    seperti kata pepatah “Ketika kita memperlihatkan kelebihan kita, maka kekurangan kita dari pun akan nampak”.
    Jadi gunakanlah kelebihan kita hanya untuk hal baik dan bertempat,,
    Wsslm,, :)

  32. martinus witu says:

    Shalom eleikhem. Saudaraku terkasih, kalau kamu mengaku murid Yesus, apakah Yesus mengajarkan mencela, memfitnah dan mendiskreditkan agama lain? Katanya kalau kita ditampar pipi kanan diberikanlah pipi kiri kita. Kok yang terjadi: kita justru hobi menampari pipi orang lain !!!!!!

  33. martinus witu says:

    Shalom eleikhem. Penginjilan dengan memaki-maki agama lain, mengaku mantan juri MTQ yang masuk Kristen dan seabrek pengakuan palsu seperti yang dilakukan Ev. Yusuf Roni adalah penginjilan zaman feodal, nggak laku di zaman ini. Nggak ada manfaatnya samasekali. Sadarlah itu. Lebih baik you buat blog yang bermanfaat bagi banyak orang ! Gereja samasekali tidak mendapat keuntungan apapun, malah merusak citra Putra Allah.

  34. Imam Kuncoro says:

    Setuju Martinus. Mengapa masih ada saja yang menciptakan kebencian antrar agama… Bukankah agama pun mengajarkan kelembutan kehalusan dan mengajak berbuat baik, saling mencintai. Seandainya itu mempengaruhi keluarga yang beragam agama pasti jadi bencana besar bagi kami,

  35. martinus witu says:

    Shallom eleikhem. Kalau kebohongan demi kasih Allah, apa salahnya? Begitu petuah Rasul Paulus. Ajaran ini kemudian dilembagakan oleh berbagai Evangelis: Josias Lengkong, Yusuf Roni, Amos Winangun, Jansen Litik, dll. yang membuat berbagai lembaga dan menerbitkan berbagai publikasi yang mencemooh, menyudutkan, menghina, melecehkan dan mendiskreditkan agama yang dianut 1 milyar lebih umat-Nya di seluruh dunia. Terus terang saya kadang malu sendiri. Umat Islam begitu berkhitmat dgn tulus menjalankan ibadahnya sementara kita membanggakan diri seakan-akan dengan pergi ke gereja seminggu sekali menenteng Madah Bakti kita sudah merasa paling Kristen, kita merasa sebagai anak-anak Allah, kita merasa telah memahami kasih Kristus. Jangan-jangan orang-orang yang kita lecehkan lebih “kristen” daripada kita sendiri. Haleluya la’olam. Haleluya al hakol, halelu al machar ve’etmol !

    • nabi cabul muhamad says:

      anda kristen atau islam , banci loe lempar batu sembunyi tangan
      loe pikir jadi orang kristen itu lebih mudah…… orang kristen itu mempunyai beban untuk memikul salib yesus artinya harus mengikuti ajaran kristus, harus menjadi terang dunia, menjadi garam dunia, apakah menurut anda mudah, sulit deh, lebih sulit dari sekedar ajaran taurat, karena ajaran kristus justru adalah hukum tertinggi yang harus dijalankan umat kristian yaitu HUKUM KASIH…………..

  36. Jefry says:

    5 alasan diatas membuktikan bahwa mereka2 yang meninggalkan Islam adalah orang pemalas yang tidak mau beribadah untuk Allah SWT. Sudah diciptakan sedemikian rupa dibumi ini namun menolak semua perintah dan larangan Allah SWT sungguh durhaka.
    5 alasan diatas sangatlah konyol..

  37. kemplu says:

    saudaraki setanah air….,setelah baca semuanya saya jadi punya kesimpulan bahwa setelah kita hidup di dunia ada kehidupan lagi (entah surga atau neraka)dan apabila kita masuk neraka-nya orang kristen berari secara otomatis masuk surganya orang islam dan sebaliknya…..jadi aneh ya…yuk kita buktikan bersama-sama dengan mati bersama-sama toh kita juga akan hidup lagi….salam indonesia salam kebinekaan

  38. Anonymous says:

    KRITEN YANG GOBLOK SUNGGUNG KASIAN KALIAN PARA KRISTIANI

    • Jhon Haloho says:

      lbih kasihan lo tolol
      da tau agama lo agama palsu masih lo bela
      dasar orang tolol
      wkwkkw

      • ocon says:

        jhon haloho yang tolol loho
        lu yang bego pikirannya kaya anjing, yang sering lu makan………..
        udah tahu islam agama yang lurus masih di bantah juga hehehehehehheheheheheheh
        hidup kedamaian

  39. MODERN ART says:

    Gak usah memperdebatkan yang jelas gini:
    1.ORANG KRISTEN MENGANGGAP nABI MUHAMMAD SAW MESIAS/NABI PALSU
    2.ORANG ISLAM MENGANGGAP NABI ISA ADALAH SEORANG NABI MANUSIA BIASA YANG DI TUHANKAN OLEH SEBAGIAN PENGIKUTNYA.
    Mana yang bener tergantung keyakinan kita masing2lah….yang Goblok ya yang Nulis artikel di atas menyudutkan agama orang lain,sama kayak teroris dengan mengambil sepotong2 ayat dari Al-Qur’an demi tujuan pribadinya saja,sedangkan al Qur’an tuh satu kesatuan ada arti yang tersurat maupun tersirat kalau di artikan secara sempit ya kayak teroris.

  40. sieklp says:

    Kita akan tahu, mana yang benar, setelah kita kembali dipanggil pulang oleh sang pencipta. masing masing harus mempertanggungjawabkan sendir dan menerima akibatnya.
    Yang pasti, ajaran yang benar pasti menghasilkanpikiran yang benar juga, ajaran yang mengajarkan kasih, pasti tidak mengeluarkan kata kata cacian dan makian, tetapi sebaliknya, ajaran yang salah akan menghasilkan yang salah juga, ajaran yang mengajarkan unsur kekerasan, maka pengikutnya juga akan membunyai karakter yang keras juga. Maing masing sudah bosa dilihat dan dirasakan dan dinilai. Instrospeksi masing masing lah. apakah saya bisa menjadi org yang mempersatukan, mendamaikan, mengasihi atau justru saya menjadi orang yang memisahkan, timbul rasa dendam, kebencian. Jujur saja pada diri sendiri. Pohon apel akan menghasilkan buah apel lagi, pohon mangga akan menghasilkan buah mangga lagi. Ajaran yang benar akan membawa org pada kebenaran, sedangkan ajaran yang salah membawa orang pada kemunafikan/kebohongan. Sekali lagi, introspeksi diri masing masing lah. Anda dan saya termasuk yang mana ? hati yang kudus, mengahsilkan kesabaran, kelamah lembutan, kasih. hati yang kotor akan mengahsilkan dendam, perpecahan, kebencian

  41. Anonymous says:

    hehehehehehehehe …………………. sungguh bodoh jika ada orang yang percaya dengan tulian ini…..

  42. Anonymous says:

    harus dengan cara apa yah jelasin sama si pengarang bebas ini???
    udah byk yg kasih komentar bahwa Hajar aswad atau Batu hitam itu BUKAN sekali lagi BUKAAAAN yang kami sembah atau yg kami agungkan, masih aja di jadikan alasan!! mencium batu hitam BUKAN KEWAJIBAN muslim! dan yang di maksud dengan “kami memenuhi panggilan mu ya Allah” itu bukan di ucapkan saat mencium batu hitam, tetapi memenuhi panggilan ibadah haji! IBADAH HAJI bukan panggilan mencium batu hitam.. dan batu Hitam Bukan lah Allah kami!
    pesan saya, jika anda ingin mengetahiu islam lebih dalam,, jangan setengah2 begini ya mas bro.. yang komplit, bukan cari tau ujung ujung Ayat nya saja, kayak anak TK baru belajar ngomong deh anda :)

  43. Anonymous says:

    Agama bikinan VOC…….budak

  44. Latika says:

    @Animos:admind bukan tidak tahu ttg apa yg ditulisx tp mang admind sengaja menyajikan cuplikan alqur’an hadist hanya untuk memenuhi nafsu jahatx agar pengikutx yg pd bimbang dgn ajaranx,terpuaskan bahwa bukan hanya ajaranx yg carut marut,,,tp ajaran islam jg spt itu(maksud siadmind) ,,,tp sayang dan sy yakin umat islam yg paling lemah pemahaman ttg alqur’an dan hadist mis: yg hanya lulus MI(madrasah Ibtidaiyah)/setara SD aja pasti tahu bahwa postingan admind,sangat jauh dr kebenaran alqur’an hadist sesungguhx dan sangatlah tak cukup untuk menggoyahkan iman muslim dgn derajat paling rendah sekalipun…tp tentu tidak untuk yg sepaham dgn admind,,,pasti mereka akan semakin jauh terperangkap dalam pemahaman yg keliru ttg ajaran islam yg lurus…Sungguh kasian akan semakin jauh dr Hidayah.. sangat tampak kegusaran hati siadmind melihat kesempurnaan ajaran alqur’an hadist shg dia sibuk merusakx…sungguh perbuatan hina…

    • Jhon Haloho says:

      wkwkkw
      tu yg nulis mantan orang islam bro
      dan smua pembahasan mang benar
      coba kalian bantah mana yg gak benar??
      ada gak??
      mang kalian kaum munafik da salah masih keras kepala sesuai dgn ajaran agama kalian

      contoh tu pelaku jihad

      • nn says:

        kau baca dulu alquran kami , lihat terjemahannya apa emang sama persis dengan yang dia tulis.

  45. mujahidin says:

    Al-qur’an kami adalah kitab terakhir dan kitab penyempurnaan dari kitab terdahulu!

  46. Anonymous says:

    Untukmu agama mu untukku agama ku….

    • pemimpi says:

      Bagaimana karakter IBLIS, dapat anda simak dan anda pahami sesuai dengan karakter ALLOW SWT:
      Allow swt Penyesat
      Sendiri
      QS 04 : 143
      QS 04 : 88
      QS 05 : 41
      QS 06 : 39
      QS 07 : 178
      QS 13 : 27
      QS 14 : 4
      QS 16 : 93
      QS 18 : 17
      QS 30 : 29
      QS 35 : 8
      QS 39 : 23
      QS 39 : 36
      QS 40: 74
      QS 40 : 34
      QS 42 : 44
      QS 42 :46
      QS 45 : 23
      QS 47 : 1
      QS 74 : 31
      Berbagi tugas dengan setan setan
      QS 04 : 118
      QS 15 : 39.
      QS 38 : 82
      Mengutus setan setan
      QS 19 : 83.
      QS 43 : 36
      Pemimpin setan setan
      QS 21 : 82
      Sama seperti IBLIS
      QS8 : 24
      Allow swt PENIPU ULUNG Huwallahu khoirul maaqirin
      QS 3 : 54
      QS 8 : 30
      QS 4 : 142
      QS 10 : 21
      QS 27 : 50
      QS 43 : 79
      QS 86 : 16
      Allow pembohong
      QS 42 : 51
      QS 2 : 259
      Allow Pembuat kacau
      QS 6 : 123
      Alow sadis
      QS 9 : 5
      QS 8 : 12
      QS 4 : 89

  47. udin al imam mahdi says:

    apa yang telah dituliskan oleh para kristener,sungguh,menggelikkan hati,pertama aku baca judulnya,aku pengen murtad,tapi setelah saya baca saya penge muntah,,dikarenakan kebodohan penulis,dan para penolongnya,,,yang saya tdk bayangkan ada orang kristen belum selesai baca ayat kur an langsung berkesimpulan,,amat dangkal,,contohnya dalam hubungan nasrani dgn mukmin didalam al maidah,,anehh,,sekali yang menyatakan kebenaran kristen menggunakan ayt itu,,saya malas diskusi diblog ini,,sebab semua kristener bododh,,ooh iya,,aku pengen tanya,,kata allah didalam bible itu,,diambil dari mana,,katanya bahasa asli perjanjian lama adalah ibrani,,tapi kok ada kata allah,,oh iya bahasa indonesia tdk aada kata allah coba dehh lihat sana..tapi kok bibleeee dlm bahasa indonesia ada kata allah,,eeeee ayooowww siapa yang ngikut bahasa orang aneh yaa,,,,,

  48. ocon says:

    kita sebagai orang muslim tolong jangan terpancing dengan segala isu-isu yang berbau sara, kita berdoa dan berharap kepada allah swt semoga allah swt memberikan hidayah kepada penulis di blog ini, paling tidak kita bareng-barang berdoa semoga penulis blog ini mati ketabrak mobil dan masuk ke neraka………………………………………………..
    amin

    • pemimpi says:

      Bagaimana karakter IBLIS, dapat anda simak dan anda pahami sesuai dengan karakter ALLOW SWT:
      Allow swt Penyesat
      Sendiri
      QS 04 : 143
      QS 04 : 88
      QS 05 : 41
      QS 06 : 39
      QS 07 : 178
      QS 13 : 27
      QS 14 : 4
      QS 16 : 93
      QS 18 : 17
      QS 30 : 29
      QS 35 : 8
      QS 39 : 23
      QS 39 : 36
      QS 40: 74
      QS 40 : 34
      QS 42 : 44
      QS 42 :46
      QS 45 : 23
      QS 47 : 1
      QS 74 : 31
      Berbagi tugas dengan setan setan
      QS 04 : 118
      QS 15 : 39.
      QS 38 : 82
      Mengutus setan setan
      QS 19 : 83.
      QS 43 : 36
      Pemimpin setan setan
      QS 21 : 82
      Sama seperti IBLIS
      QS8 : 24
      Allow swt PENIPU ULUNG Huwallahu khoirul maaqirin
      QS 3 : 54
      QS 8 : 30
      QS 4 : 142
      QS 10 : 21
      QS 27 : 50
      QS 43 : 79
      QS 86 : 16
      Allow pembohong
      QS 42 : 51
      QS 2 : 259
      Allow Pembuat kacau
      QS 6 : 123
      Alow sadis
      QS 9 : 5
      QS 8 : 12
      QS 4 : 89

  49. ocon says:

    saya berpendapat bahwasanya orang yg punya blog ini punya skill dan kemampuan di atas kita2, tapi sayang alangkah baik dan bagusnya bila ilmu yang kita punya malah di salah gunakan seperti blog ini,
    saya semakin yakin dgn keteguhan iman saya, bahwa islam adalah agama yang sempurna
    dan saya yakin sekali yang buat blog ini adalah orang yang sakit ……………..mungkin sakit jiwa kali ya……………

  50. yohanes says:

    banyak tulisan yang ngawur dan menyesatkan :
    contoh :
    Juga ditetapkan bahwa setiap orang Islam yang mengaku dirinya “MUKMIN” diwajibkan melaksanakan IBADAH HAJI ke Mekkah dengan kewajiban mengelilingi KAABAH + BATU HITAM yang ada di dalamnya sebanyak 7 X putaran dan pada setiap selesainya satu putaran harus Ruku dan Sujud menyembah serta mencium BATU HITAM di Kaabah itu sembari mengucapkan doa “ALLAHUMA LABAIK BISMILLAHILAHU AKBAR” yang artinya: “KAMI MEMENUHI PANGGILANMU YA ALLAH !!!.

    Bahwa doa yang benar adalah :
    Labbaika Allahumma labbaika.
    Labbaika la syarika laka labbaika.
    Innal hamda wanni’mata laka wal mulka.
    laa syarika laka.
    Artinya :
    Ya Allah, aku datang karena panggilanMu.
    Tiada sekutu bagiMu.
    Segala ni’mat dan puji adalah kepunyanMu dan kekuasaanMu.
    Tiada sekutu bagiMu

    dan masih banyak penafsiran2 yang menyesatkan penulis tulis. jadi untuk semuanya jangan sampe tertipu oleh kebohongan2 dan dusta penulis di blog ini.

  51. pramuka says:

    hahahahahaha dasar bodoh sekli kalian kristen kalian punya kitap tu udah d ubah jd injil yg kalian pegang tuh bukan injil asli jd jangan sok tau deh ogh iya apa pernah ada keajaiban yg membuktikan yesus itu ada mn ngak ada kan kalau allah bnyk ada keajaiban d awan,d telur,dan lain” dan juga udah pernah neil amsrong pergi ke bulan dan ia mendengar azan apakah pernah neil amsrong pergi ke bulan la dapat dengar teriakan halleluya ngak ada kan hehehehehehehehhehehehehe kalian ini perlu belajar dulu suatu kelak kalian akan menyesal sendiri keluar dari islam

  52. onani says:

    ya loco dan hisap penis q dulu kalau yg blog ny blng btl

  53. Ezra Yohanes says:

    Apa yang kamu tulis ini tidak benar . Bermaksud kamu sudah salah faham . Hanya menulis mengikut fikiran dan pena Syaitan saja . Sudahkah berguru dengan alim ulama / ustaz untuk mendapatkan kepastian . Sudahkah setiap baris disahihkan / mendapat rujukan mana-mana kamus yang diiktiraf ? Nyata tulisan ini hanya menunjukkan kebodohan orang yang menulis . Rujuk http://www.islam.religion.com untuk mempelajari comparative religion

  54. Anonymous says:

    YA ALLAH… sadarkanlah orang yang GOBLOOK ini….!!!!!

  55. Akidah says:

    Bukan kah sdh ada ribuan fakta dan bukti bahwa agama islam bukan agama damai.
    Teroris lebih faham dan lebih mengerti alquran beserta tafsir2x drpd muslim2 yg berkomentar diblog ini.
    Coba aja bantah,kamupun akan dibunuhx klw membantah yg ada dalam al-quran.
    Seribu ayat alquran dan haditz akan dimasukkan dlm kerongkonganmu jika anda membantah apa yg anggap salah mnrt alquran yg teroris lakukan (jihad).
    Alquran (jihad) berlaku sampai dunia kiamat tak terbantahkan dan kalimat Allahu Akbar melengkapi jihad mereka jg tdk terbantahkan.
    Dimana hadir Islam maka di situ pula akan hadir kekacauan..tak terbantahkan.

  56. abdullah says:

    AL-QUR’AN TETAP UTUH..MANA ADA INJIL YG ASLI…FAKTA TAK TER BANTAHKAN

  57. Anonymous says:

    hhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

  58. syabirin says:

    Isi Injil Barnabas yang Memuat Berita Kedatangan Nabi Muhammad SAW | Assalamualaikum, di postingan sebelumnya, saya sudah sharing mengenai Misteri Injil Kuno Yang Mengungkap Kerasulan Muhammad SAW
    , Nah di postingan kali ini saya mau sharing mengenai isi dari injil barnabas tersebut.

    Dalam Injil Barnabas memang diungkapkan tentang akan datangnya Rasul bernama Muhammad SAW, setelah Nabi Isa. Berikut ini isi Injil Barnabas yang menyebut tentang Nabi Muhammad:

    Bab 39 Barnabas: ”Terpujilah nama-Mu yang kudus, ya Allah Tuhan kita… Tiada Tuhan Selain Allah dan dan Muhammad adalah utusan-Nya”.

    Masih pada bab 39 yang mengisahkan tentang Nabi Adam, nama Nabi Muhammad SAW juga disebut dalam dialog antara Nabi Adam dengan Tuhan. ”…Apa arti kata-kata, Muhammad utusan Allah, apakah ada manusia sebelum aku?”

    Bab 41 Barnabas: “Atas perintah Allah, Mikael mengusir Adam dan Hawa dari surga, kemudian Adam keluar dan berbalik melihat tulisan pada pintu surga ‘Tiada Tuhan Selain Allah dan Muhammad adalah Rasul Allah…”

    Bab 44 Barnabas: Pada bab ini Yesus atau Nabi Isa menyebut nama Nabi Muhammad. ”Oh, Muhammad Tuhan bersamamu…”

    Bab 97: Yesus menjawab, “Nama Mesias sangat mengagumkan, karena Allah sendiri yang memberinya nama, ketika menciptakan jiwanya dan menempatkannya di dalam kemuliaan surgawi. Allah berkata: ‘Tunggu Muhammad; karena kamu Aku akan menciptakan firdaus, dunia, dan banyak makhluk… Siapa pun yang memberkatimu akan diberkati, dan barangsiapa mengutukmuu akan dikutuk..”

    Bab 112: Dalam bab ini Nabi Isa (Yesus) bercerita kepada Barnabas bahwa dirinya akan dibunuh. Namun, kata Nabi Isa, Allah aka membawanya naik dari bumi. Sedangkan orang yang dibunuh sebenarnya adalah seorang pengkhianat yang wajahnya diubah seperti Nabi Isa. Dan orang-orang akan percaya bahwa yang disalib itu adalah Nabi Isa. ”Tetapi Muhammad akan datang… Rasul Allah yang suci,” kata Nabi Isa. Nama Nabi Muhammad juga disebut pada Bab 136, 163, dan 220. Isi Injil Barnabas di atas dikutip dari barnabas.net.

  59. syabirin says:

    NASA Menyembunyikan Misteri Di Sebalik Kota Mekah

    Firman Allah Ta’ala yang bermaksud: “Allah telah menjadikan Kaabah, rumah suci itu sebagai pusat bagi manusia.” (Surah Maa’idah: 97)
    “Neil Amstrong telah membuktikan bahwa kota Mekah yang terletaknya Kaabah adalah pusat kepada planet Bumi.”
    Sebenarnya di dalam Al-Quran terlebih dahulu membicarakan perkara ini, sebagai hamba Allah yang diberikan akal fikiran perlulah meneliti dan berfikir disebalik rahsia-rahsia yang terkandung didalam ayat-ayat suci Al-Quran Al-Karim.
    Diantara Kalam-kalam Allah Ta’ala mengenai Mekah Pusat Bumi
    Firman Allah yang bermaksud:
    “Demikianlah Kami wahyukan kepadamu al-Quran dalam bahasa Arab supaya kamu memberi peringatan kepada Ummul Qura (penduduk Mekah) dan sekalian penduduk dunia di sekelilingnya (negeri-negeri di sekelilingnya).” (asy-Syura: 7)
    Kata “Ummul Qura” bererti induk bagi kota-kota lain, dan kota-kota di sekelilingnya, menunjukkan Mekah adalah pusat bagi kota-kota lain, dan yang lain hanyalah berada di sekelilingnya.
    Lebih dari itu, kata “ummu” (ibu) mempunyai erti yang cukup penting dan luas di dalam peradaban Islam. Sebagaimana seorang ibu adalah sumber dari keturunan, maka Mekah juga merupakan sumber dari semua negeri lain serta keunggulan di atas semua kota.

    Allah berfirman lagi yang bermaksud:
    “Wahai jin dan manusia, jika kamu sanggup menembusi (melintasi) penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusinya kecuali dengan kekuatan (ilmu pengetahuan).” (ar-Rahman: 33)
    Kata “aqthar” adalah bentuk jamak dari kata “qutr” yang bererti diameter, dan ia mengacu pada langit dan bumi yang mempunyai banyak diameter.
    Berdasarkan ayat ini dapat difahami bahawa diameter lapisan-lapisan langit itu di atas diameter bumi (tujuh lempengan bumi). Jika Mekah berada di tengah-tengah bumi, dengan itu bererti bahawa Mekah juga berada di tengah-tengah lapisan-lapisan langit.
    Selain itu ada hadis yang menerangkan bahawa Masjidil Haram di Mekah, tempat kaabah berada itu ada di tengah-tengah tujuh lapisan langit dan tujuh lapisan yang membentuk bumi.
    Nabi Muhammad SAW bersabda maksudnya: “Wahai orang-orang Mekah, wahai orang-orang Quraisy , sesungguhnya kamu berada di bawah pertengahan langit.”
    Berdasarkan penelitian di atas, bahawa Mekah berada pada tengah-tengah bumi (pusat dunia), maka benar-benar diyakini bahawa Kota Suci Mekah, bukan Greenwich, yang seharusnya dijadikan rujukan waktu dunia. – (Dipetik dari Eramuslim “Makkah Sebagai Pusat Bumi” Oleh Dr. Mohamad Daudah)

    Neil Amstrong membuktikan bahwa kota Mekah yang terletaknya Kaabah adalah pusat kepada planet Bumi, sedangkan Al-Quran sejak 1400 tahun yang lalu telah berbicara mengenai kota Mekah dan kaabah adalah pusat bumi ini.
    Ketika kali pertama Neil Amstrong melakukan perjalanan ke luar angkasa dan mengambil gambar planet Bumi, dia berkata, “Planet Bumi ternyata bertumpu di area yang sangat gelap, dan di manakah ia berpusat?.” Fakta ini telah diteliti melalui sebuah penelitian Ilmiah.
    Para angkasawan telah menemui bahawa planet Bumi itu mengeluarkan satu radiasi, secara rasmi mereka mengumumkannya di Internet, tetapi sayangnya 21 hari kemudian website tersebut hilang dan seperti ada alasan tersembunyi di sebalik penghapusan lama web tersebut.
    Setelah melakukan penelitian lebih lanjut, ternyatalah radiasi tersebut berpusat di kota Mekah, dan tepatnya berasal daripada Kaabah. Yang mengejutkan adalah radiasi tersebut bersifat infinite (tidak berakhir). Perkara ini terbukti ketika mereka mengambil foto planet Mars, radiasi tersebut masih berlanjutan. Para peneliti Muslim mempercayai bahawa radiasi ini memiliki karakteristik dan menghubungkan antara Kaabah di planet Bumi dengan Kaabah di alam akhirat.

    Di tengah-tengah antara kutub utara dan kutub selatan, terdapat suatu area yang bernama ‘Zero Magnetism Area’, di mana apabila kita mengeluarkan kompas di kawasan tersebut, maka jarum kompas tersebut tidak akan bergerak sama sekali kerana daya tarikan yang sama besar antara kedua kutub .
    Itulah sebabnya jika seseorang tinggal di Mekah, maka dia akan hidup lebih lama, lebih sihat, dan tidak banyak dipengaruhi oleh banyak kekuatan graviti. Oleh sebab itu lah ketika kita mengelilingi Kaabah, maka seakan-akan diri kita dicas oleh suatu tenaga misteri yang menyebabkan kita bertenaga ketika mengelilingi kaabah dan ini adalah fakta yang telah dibuktikan secara ilmiah.
    Penelitian lainnya menyatakan bahawa batu Hajar Aswad merupakan batu tertua di dunia dan juga boleh terapung di air. Di sebuah muzium di negara Inggeris, terdapat tiga buah potongan batu tersebut (dari Kaabah) dan pihak muzium juga mengatakan bahawa bongkahan batu-batu tersebut bukan berasal dari sistem suria kita.
    inysa allah islam ngaxx salah,,,,,,,,,,,,,,,,,,,

  60. nn says:

    cieeeee yang ngumbar kata roh kudus ,, kalo bikin blog yang netral dong ,, jelasin semua terjemahannya , masa yang diambil yang kontra. padahal diayat selanjutnya dijelasin lebih lanjut.
    artinya ini , yang diambil yang itu. bisa baca nggak ??

  61. Kasian sekali penulisnya…
    Sama sekali menunjukkan kebodohan dirinya dalam menilai Al Quran..
    Tidak hanya itu… tentunya sebagai manusia juga demikian….
    Sungguh kasian… karena dg tulisan ini…
    tidak akan ada orang yang kemudian membenci ISLAM…
    Karena apa yang penulis lakukan dari seluruh situs ini, semakin MEBUKTIKAN BENARNYA AL QURAN…

  62. Anonymous says:

    ketahuilah bahwa
    “sesungguhnya agama yang diridhai di sisi Allah adalah agama islam”

  63. Anonymous says:

    ketahuilah bahwa muslim sangat ditipu quran dan muhammad juga allah swtnya, sadarlah klik internet cari dan bandingkan jng amin amin saja mumpung waktu anda masih ada Gbu all

  64. Anonymous says:

    Assalamua’laikum..
    Nggak usah saling menjelekan satu dengan yang lain yang megakibatkan perpecahan bangsa, setiap orang punya keyakinan sendiri2. Pernahkan kita membayangkan orang kehidupannya dihutan belantara yang belum mengenal agama, apakah mereka masuk surga / neraka? ,hanya Tuhan yang tahu. Kita sebagai manusia cuma bisa yakin dan percaya bahwa Tuhan itu ada dan kita senantiasa berbuat baik pada sesama. wasalam.

  65. Anonymous says:

    naudzubilah. ampuni lah dosa penulis ini ya Allah.

  66. pemimpi says:

    Bagaimana karakter IBLIS, dapat anda simak dan anda pahami sesuai dengan karakter ALLOW SWT:
    Allow swt Penyesat
    Sendiri
    QS 04 : 143
    QS 04 : 88
    QS 05 : 41
    QS 06 : 39
    QS 07 : 178
    QS 13 : 27
    QS 14 : 4
    QS 16 : 93
    QS 18 : 17
    QS 30 : 29
    QS 35 : 8
    QS 39 : 23
    QS 39 : 36
    QS 40: 74
    QS 40 : 34
    QS 42 : 44
    QS 42 :46
    QS 45 : 23
    QS 47 : 1
    QS 74 : 31
    Berbagi tugas dengan setan setan
    QS 04 : 118
    QS 15 : 39.
    QS 38 : 82
    Mengutus setan setan
    QS 19 : 83.
    QS 43 : 36
    Pemimpin setan setan
    QS 21 : 82
    Sama seperti IBLIS
    QS8 : 24
    Allow swt PENIPU ULUNG Huwallahu khoirul maaqirin
    QS 3 : 54
    QS 8 : 30
    QS 4 : 142
    QS 10 : 21
    QS 27 : 50
    QS 43 : 79
    QS 86 : 16
    Allow pembohong
    QS 42 : 51
    QS 2 : 259
    Allow Pembuat kacau
    QS 6 : 123
    Alow sadis
    QS 9 : 5
    QS 8 : 12
    QS 4 : 89

  67. avi says:

    Setelah saya baca tulisan diatas terutama pada pembahasan penolakan ke 2, saya meyakini bahwa penulis bukanlah seorang Ɣğ pernah menjadi muslim, karena jelas terlihat penafsiran dalam surat All jinn ayat 6 dan 16, sangat terlihat sekali bahwa penulis tidak memahami sama sekali, bahkan seorang muslim ktp pun akan sangat mudah menangkap maksud dari surat tsb
    Jadi kesimpulan saya adalah, bahwa penulis kemungkinan adalah OKNUM dari ajaran Ɣğ mengagungkan cinta kasih atau salah seorang Ɣğ tidak menginginkan adanya kerukunan umat beragama di negara kita. Dan penulis terlihat jelas bermaksud untuk memberikan kebencian kepada umat beragama, Ɣğ menjadi pertanyaan,,, apakah untungnya menanggapi dari tulisan2an diatas? Selain menghasilkan permusuhan diantara umat beragama, jika kita benar2 percaya akan Tuhan kita, serahkan semuanya pada Tuhan kita untuk menentukan seseorang memeluk Ɣğ diyakininya masing2, bagiku agamaku dan bagimu agamamu.

  68. avi says:

    Setelah saya baca tulisan diatas terutama pada pembahasan penolakan ke 2, saya meyakini bahwa penulis bukanlah seorang Ɣğ pernah menjadi muslim, karena jelas terlihat penafsiran dalam surat All jinn ayat 6 dan 16, sangat terlihat sekali bahwa penulis tidak memahami sama sekali, bahkan seorang muslim ktp pun akan sangat mudah menangkap maksud dari surat tsb
    Jadi kesimpulan saya adalah, bahwa penulis kemungkinan adalah OKNUM dari ajaran Ɣğ mengagungkan cinta kasih atau salah seorang Ɣğ tidak menginginkan adanya kerukunan umat beragama di negara kita. Dan penulis terlihat jelas bermaksud untuk menebar kebencian kepada umat beragama, Ɣğ menjadi pertanyaan,,, apakah untungnya menanggapi dari tulisan2an diatas? Selain menghasilkan permusuhan diantara umat beragama, jika kita benar2 percaya akan Tuhan kita, serahkan semuanya pada Tuhan kita untuk menentukan seseorang memeluk Ɣğ diyakininya masing2, bagimu agamamu dan bagiku agamaku.

  69. Mr.Nunusaku says:

    Muhammad sekarang ada di neraka, anda gak percaya, selahkan lihat di YOUTUBE;
    Muhammad speaks form hell..
    Anda umat islam lagi berdoa Syhlawat nabi Muhammad agar dia terlepas dari api neraka.

  70. Anonymous says:

    Mazmur 5:8 Tetapi aku berkat kasih setiamu yang besar, ku kan masuk ke rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu, yang kudus dengan takut akan Engkau.

    • Anonymous says:

      coba hafalin satu ayat ini saja jika kamu mampu menghafalkanya sampai akhir hayat.. gak usah 1 juz atau 30 juz (sbgmana anak muslim 7 tahun) sudah hafal 6236 ayat.. aku lagi nyoba ngukur kemukjizatan kitab masing-masing..

  71. hamba Allah says:

    ni yang nulis artkel ni dasarnya ga kuat. lo ga usah bacot mengenai islam kalo lo ga ngerti soal islam, mending diam aja. tunggu ajalah kalo emang lo yakin sama kepercayaan lo. kita liat nanti di akhir zaman, apa yang benar, ga usah bawa-bawa nabi Muhammad kekasih Allah, gue pribadi ni orang islam, enggan ngina yesus coz yesus itu sebenernya nabi gue juga nabi Isa, cuman mazhab kita beda. nol banget artikel lo!

  72. Anonymous says:

    Setuju artikelya nol baget tak ada isi apapun

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s