Bab 16 – TINJAUAN ATAS BUKU BERJUDUL ISLAM MILITAN MENCAPAI AMERIKA

TINJAUAN ATAS BUKU BERJUDUL ISLAM MILITAN MENCAPAI AMERIKA

Dr. Daniel Pipes telah menulis suatu peringatan bagi Amerika dalam bukunya yang berjudul Militant Islam Reaches Amerika (Islam Militan Mencapai Amerika). 1 Kutipan-kutipan dari buku tersebut pada suatu hari nanti mungkin akan ditulis pada batu prasasti  di Commemorative hall di Washington, D.C.

Dr. Pipes adalah mantan instruktur  di Universitas Chicago dan di Universitas Harvard. Dia juga membantu Kementerian Pertahanan  dan Kementerian Negara Amerika Serikat. Dia sekarang menjadi direktur Forum Timur Tengah wilayah Philadelphia dan telah menulis 10 buku sebelumnya. Dia juga seorang kolumnis di New York Post dan Jerusalem Post.

Dalam buku tersebut di atas Dr. Pipes tidak menyampaikan kritikan terhadap Alquran sebagaimana yang saya lakukan. Dia juga tidak mencermati perbuatan-perbuatan dan motif-motif Muhammad melakukan perbuatan tersebut.

Dr. Pipes nampaknya tidak menganggap dunia Barat perlu berjuang untuk menghadapi Islam radikal dengan cara mengekspos secara terbuka bahwa Muhammad adalah seorang nabi yang mendiskreditkan dirinya sendiri dan bahwa Alquran adalah kitab yang mendiskreditkan dirinya sendiri..

Dr. Pipes juga tidak menyebutkan tentang puluhan ribu madrasah milik Muslim radikal yang telah menyiapkan banyak  sekali sumber daya manusia untuk menjadi kader-kader pimpinan Islam radikal di masa mendatang, padahal kaum Muslim moderat tidak memiliki sumber daya manusia semacam itu.

Nampaknya Dr. Pipes tidak pernah membaca buku tulisan Bat Ye’or. Maka dari itu dia memuji peradaban Islam pada abad-abad yang lalu  yang dianggapnya sempurna  seolah-olah seperti peradaban taman Eden yang teratur rapi. 2 Dia kelihatannya tidak menyadari tentang kekerasan, penculikan, perdagangan budak, dan penetapan pajak tinggi yang harus dibayar oleh para tawanan Yahudi dan Kristen yang pernah dilakukan oleh Islam pada masa lalu. Dr. Pipes hanya berpikir bahwa Islam menjadi radikal baru-baru ini saja (dulunya tidak demikian).

Dalam pengamatan Dr. Pipes pada jaman moderen ini Umat Muslim radikal memang menindas umat Muslim moderat dan memperlakukan orang-orang non-Muslim sebagai manusia yang lebih rendah derajatnya dari mereka. 3

Dr. Pipes juga tidak menyadari bahwa apa yang dideskripsikannya sebagai Islam moderen sesungguhnya tak lain dan tak bukan adalah para kalifah dan para sultan Muslim masa lalu. Ketika dia menulis tentang “memenangkan peperangan untuk mempertahankan esensi Islam”, 4 seseorang harusnya  menanyainya : “Wahai profesor Pipes, dapatkah anda menjelaskan pada kami kapan dan dimanakah pernah dimanifestasikan secara politis pencapaian (prestasi) Islam yang memperlihatkan sifat- sifat mulia atau luhur budi yang layak dan pantas dijadikan model dari “esensi Islam” untuk  dapat dijadikan panutan ?”

Sungguh sangat disayangkan bahwa ternyata tabiat mulia yang ada dalam penglihatan profesor Pipes tentang Islam tersebut hanyalah merupakan suatu impian saja karena dari 55 negara Islam yang ada saat ini tidak terdapat satupun yang dapat disebut sebagai model yang layak  dijadikan panutan/rujukan bagi sifat mulia dari “esensi Islam” yang dimaksud oleh Dr. Pipes tersebut di atas.

Meskipun tidak ada satupun negara Islam yang ada saat ini yang dapat dijadikan model atau panutan bagi “esensi Islam”, Dr. Pipes tetap bersikeras memukul gong yang menyuarakan tentang model “esensi Islam” tersebut di atas. Dia mendokumentasikan ancaman Islam yang melanda seluruh Amerika saat ini dengan pernyataan-pernyataan yang bergemuruh seperti hujan salju yang disertai dengan hempasan badai. Dalam bab ke-11 saya pernah menyebutkan tentang Ibn Warraq yang telah mengutip pernyataan Kalim Siddiqui yang adalah direktur dari Institut Muslim di London. Berikut ini Dr. Pipes juga memberikan komentar-komentar yang hampir serupa dengan Ibn Warraq tetapi terhadap pengajaran dari seorang aktivis Muslim Amerika yang bernama Shamim A. Siddiqi :

 

Siddiqi berargumentasi bahwa bagi Islam mengendalikan Amerika Serikat lebih penting daripada mempertahankan revolusi Iran atau menghancurkan Israel karena pengendalian terhadap Amerika akan memberi pengaruh yang lebih besar bagi masa depan Islam. 5

Pendapat Siddiqi lainnya yang dikutip oleh Pipes adalah : Membiarkan Islam mencapai posisinya yang benar berarti bahwa “ideologi Islam memenangkan cakrawala mental orang-orang Amerika”. ……………………………….. Membangun Islam militan di Amerika dapat menjadi tanda kemenangan Islam militan  ………… atas musuh-musuhnya yaitu paham kekristenan dan liberalisme  yang menjadi cikal bakal  peradaban Barat. 6

Manakala berbicara tentang musuh-musuh yang harus dikalahkan oleh Islam,  Siddiqi menganggap kekristenan dan liberalisme Barat perlu mendapat  perhatian sangat serius, sedangkan Hinduisme, Budhisme, dan Taoisme tidak perlu dianggap seserius itu.

Umat Muslim Amerika ……………memiliki tanggungjawab yang sangat besar dalam rangka menjadikan Islam berdaulat di Amerika. 7

Siddiqi meramalkan umat Islam akan berdaulat  di Washington  sebelum 2020. 8

Dr. Pipes menyebutkan tiga sarana utama yang dapat dimanfaatkan  oleh umat Muslim di Amerika untuk mewujudkan impian mereka yaitu imigrasi, reproduksi, dan masuknya orang-orang  Amerika menjadi  Islam.9

Ketika juri Mahkamah Agung Amerika yang bernama Harry Blackmun bersama dengan juri-juri senegaranya  yang lain serta para juri dari negara-negara Barat mulai mengambil keputusan yang semacam Roe v. Wade pada tahun 1960-an dan 1970-an, mereka tidak memikirkan sama sekali tentang akan berkurangnya jumlah penduduk negara-negara Barat.  Ketika mereka akan mengambil keputusan radikal semacam itu, mereka pasti yakin benar – benar  bahwa  wanita yang ingin melakukan aborsi dengan kemauan sendiri hanya sedikit sekali jumlahnya. Mereka pasti meyakini bahwa sebagian besar wanita memiliki naluri alamiah untuk mencintai bayi-bayi mereka dan mereka lebih suka menyusui dan merawat anak-anak, sehingga pertumbuhan penduduk khususnya penduduk negara-negara Barat akan terjamin kelestariannya.

Namun apa yang ternyata terjadi ?  Keyakinan mereka itu ternyata salah. Justru sebagian besar kaum wanita Barat lebih suka melakukan aborsi atas satu, dua, tiga, atau empat kali kehamilan (maksudnya mereka bahkan siap melakukan aborsi secara berulang-ulang). Hal inilah yang  menyebabkan sangat minimnya pertambahan jumlah penduduk ,untuk tidak menyebut, tidak ada pertambahan penduduk sama sekali bahkan jumlah penduduk makin lama makin berkurang karena adanya kematian penduduk.

Untuk mengatasi kekurangan penduduk tersebut negara-negara Barat harus menerima ratusan juta imigran dari negara-negara lain baik dari Timur Tengah maupun dari negara-negara dunia ketiga.  Sebagian kaum imigran yang  membanjiri negara-negara Barat adalah orang-orang Muslim. Dengan demikian kelompok Islam supremasi hanya tinggal menunggu waktunya saja untuk mencaplok dunia Barat dan menjadikan Islam sebagai agama mereka. Harry Blackmun  dan para juri yang hadir pada saat keputusan tersebut di atas diambil  benar-benar telah memberikan andil yang besar bagi terjadinya pencaplokan dunia Barat oleh kelompok Islam supremasi.

Program Islam supremasi  seperti inilah yang lebih berbahaya  daripada yang dikerjakan oleh Saddam Hussein dan lain-lain di Timur Tengah. Rue v. Wade tersebut harus segera diganti atau paling tidak direvisi.

Sekarang jelas bahwa budaya yang mendorong para wanita untuk melakukan tugas-tugas keibuan (termasuk melahirkan, menyusui dan memelihara/merawat bayi) harus lebih digalakkan daripada mengurusi  DNA melulu. Dunia Barat harus kembali pada norma-norma budaya yang berlaku sebelumnya atau kami semua menghadapi kepunahan. 10

Dr. Pipes mengutip pernyataan Siraj Wahhaj sebagai berikut :

 

“Jika kami bersatu dan kuat, kami dapat memilih pimpinan kami sendiri dan bersumpah setia padanya ……………Percayalah, jika 6 – 8 juta orang Muslim di Amerika bersatu, negara tersebut akan kita kuasai”. Jika umat Muslim lebih pandai dalam berpolitik, mereka  dapat mengambil alih  Amerika Serikat dan menggantikan pemerintahan konstitusional dengan pemerintahan seorang kalifah. 11

 

Dalam salah satu bab di bawah judul “Pemerintahan Amerika Serikat: Patron Islam”, yang terdapat dalam buku karangannya, Dr. Pipes menyatakan bahwa hal pertama adalah mendengarkan pernyataan- pernyataan pro-Islam yang disampaikan oleh pejabat-pejabat pemerintah selama 10 tahun terakhir, kemudian mengumpulkan, memilah-milah , dan mempertimbangkan  pernyataan-pernyataan tersebut …………… .12

 

Dr. Pipes menambahkan bahwa dengan cara menolak anggapan adanya koneksi antara Islam dengan terorisme, dengan cara menyampaikan keluhan tentang distorsi media, dan dengan  cara mengklaim bahwa Amerika perlu Islam yang diterapkan oleh pemerintah Amerika, kami menyimpulkan bahwa juru bicara resmi pemerintah telah membelokkan arah pemerintahan Amerika Serikat ke arah pemantapan (penyebaran) Islam  ……………. 13

 

Dr. Pipes juga berkomentar :

 

Beberapa waktu yang lalu orang-orang  Barat masih dapat secara  bebas dan terbuka mengemukakan pendapat mereka mengenai Muhammad, Islam, Muslim, dan Islam militan seperti halnya mereka berbicara tentang masalah-masalah kekristenan.  Tidak lagi sekarang ………………  kekerasan dan intimidasi telah menyebabkan diskusi secara terbuka dan terus terang tentang Islam menjadi sirna. Perkembangan yang aneh terjadi di Amerika yang merupakan suatu negara sekuler dengan mayoritas penduduk beragama Kristen dimana  para penulis riwayat hidup Yesus bebas menghujat Yesus sementara itu para penulis riwayat hidup Muhammad harus memperlakukan Muhammad sebagai seorang nabi yang saleh (tidak boleh dihujat). Kenyataan ini telah mengindikasikan adanya suatu langkah awal bagi diberlakukannya hukum Islam di Amerika. 14

 

Selanjutnya Dr. Pipes secara tidak pada tempatnya  mempercayai bahwa Islam moderat adalah ksatria-ksatria yang harus melakukan peperangan ideologi melawan Islam radikal demi untuk mempertahankan  “esensi Islam” yang dicetuskannya. Dia mengakui : “Walaupun kaum Muslim moderat nampaknya lemah, mereka sesungguhnya memiliki peran penting karena mereka dapat menjadi juru damai (penengah) antara Islam dengan kemoderenan”.15

Namun dalam kesempatan lain Dr. Pipes juga mengakui : “Internet mendata ratusan situs Islam militan sementara itu hanya beberapa situs Islam tradisional yang terdata “. 16 Situs  yang dilaksanakan oleh Islam moderat, yang berbeda dengan Islam militan maupun Islam tradisional , justru tidak terdata sama sekali. Apakah situs Islam yang disebut moderat tersebut  memang benar-benar ada atau tidak ?

Pada akhir buku karangannya yang tebal tersebut, Dr. Pipes merekomendasikan bahwa negara-negara  demokrasi Barat harus mencurahkan harapannya kepada Turki dengan cara membantu Turki sebagai suatu negara Muslim yang paling demokrasi  agar dapat dijadikan model (percontohan atau panutan) bagi pembentukan pemerintahan-pemerintahan demokrasi di kalangan dunia Muslim lainnya. Namun demikian dia juga memperingatkan bahwa Turki mungkin tidak akan  bersedia menerima bantuan dari Barat dalam soal ter sebut.

 

 

Kita harus mempelajari dan mengerti tentang ayat-ayat Alquran agar dapat dimanfaatkan untuk memahami latar belakang keyakinan umat Muslim kepada Muhammad dan tulisan-tulisan atau perintah-perintahnya.

 

 

Namun sekalipun Turki menerima bantuan kita,  dan kaum Muslim radikal  menghapuskan agenda-agenda militan mereka, serta mereka menerima usulan-usulan Amerika yang disampaikan Dr. Pipes, Alquran tetap ada dan tetap menyampaikan perintah-perintah  anti-kafirnya kepada generasi-generasi penerus berikutnya dan ayat-ayat tersebut tetap berpotensi besar untuk mengilhami orang-orang seperti Osama bin Laden di masa-masa mendatang.

Kita tidak punya alternatif lain.  Kita harus menerima solusi yang disampaikan kepada kita yaitu perintah-perintah Muhammad dan catatan-catatan riwayat historis Muhammad sendiri untuk  mengungkapkan bahwa Muhammad sesungguhnya mendiskreditkan dirinya sendiri. Kita harus belajar mengerti ayat-ayat Alquran agar dapat memahami latar belakang keyakinan umat Muslim kepada Muhammad serta tulisan-tulisan  atau perintah-perintahnya. Perlihatkan pada umat Muslim bahwa meninggalkan Muhammad akan membebaskan mereka agar dapat bertemu dengan Tuhan dalam kebenaran yang sejati. Hal tersebut mengajak kita untuk bersama-sama berusaha mengadakan pembahasan  di kalangan umat non-Muslim secara internasional. Kami secara bersama-sama harus membantu berjuta-juta orang Muslim untuk dapat membuktikan kepada mereka bahwa apa yang dibenci Islam yang disebut Rumah Perang itu sesungguhnya  adalah keluarga besar manusia dimana mereka merupakan bagian di dalamnya.

Muhammad telah menjauhkan umat Muslim dari keluarga besar manusia yang lain. Marilah kita ajak mereka kembali ke pangkuan keluarga besar manusia  ini.

Catatan :

1.               Daniel Pipes, Militant Islam Reaches America (New York: W.W. Norton and Company, 2002).

2.               Ibid., pp. 4, 74.

3.               Ibid., p. 13.

4.               Ibid., n.p.

5.               Ibid., p. 114.

6.               Ibid., p. 114.

7.               Ibid., p. 115.

8.               Ibid., p. 122.

9.               Ibid., p. 118.

10.            Patrick  J. Buchanan, The Death of the West (New York: Thomas Dunne Books, 2002) pp. 1-49.

11.            Pipes, Militant Islam, p.112

12.            Ibid., p. xv.

13.            Ibid., pp. xv-xvi.

14.            Ibid., pp. xvii-xviii

15.            Ibid., p. xix

16.            Ibid., p. 15.

About siapmurtad

Siap memaparkan kesalahan alquran
This entry was posted in BUKU and tagged , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s