BUKTI HISTORIS QURAN
Sebelum 750 AD (sekitar 100 tahun setelah wafatnya Muhamad) tidak ada satupun dokumen yang dapat memberikan gambaran tentang perioda pembentukan Islam. Tidak ada sedikitpun keterangan/kesaksian dari masyarakat Islam selama 150 tahun pertama mereka, antara masa penjajahan Arab pertama pada permulaan abad ke 7, sampai timbulnya literatur pertama Islam abad ke 8 (Riwayah SIRA-MAGHAZI). Satu2nya hal yang kita miliki sebelum tahun 750 itu terdiri dari ‘hampir seluruhnya pernyataan yang tidak jelas asalnya’ (’almost entirely of rather dubious citations in later compilations” (Humphreys)). Memang luar biasa bahwa Islam tidak dapat menunjukkan satupun bukti sejarah buku suci mereka bahkan dalam waktu 100 tahun setelah kelahiran nabi mereka.
Sejumlah cerita dalam Quran berasal dari abad ke 2 literatur Yahudi:
Cerita2 Cain & ABel (Kain dan Habil) dalam dalam Surah 5.31-32 dipinjam dari Targum Jonathan ben Uzziah dan Mishnah Sanhedrin 4.5;
Cerita Abraham, berhala dan penghancuran mereka dalam Sura 21.51-71 adalah dari Misdrash Rabbah;
Cerita Solomon dalam Sura 27.17-44, tentang burung yang dapat berbicara dan ratu Sheba yang mengangkat gaunnya karena menyangka lantai mengkilap sebagai air, diambil dari Targum kedua cerita Esther. Continue reading

